Komunitas 1001 Buku Sebarkan Virus Membaca Kepada Anak Indonesia

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Sabtu, 26 September 2015 | 11:30 WIB
Komunitas 1001 Buku Sebarkan Virus Membaca Kepada Anak Indonesia
Anak-anak membaca buku di komunitas 1001 di Jl. Menara Air no 19 RT 07/011 Manggarai, Jakarta Selatan. [suara.com/Firsta]

Suara.com - Minimnya minat baca anak-anak salah satunya karena akses kepada bahan bacaan yang sulit. Berangkat dari keprihatinan ini, komunitas 1001 Buku yang digawangi oleh Ida Sitompul, Upik Djalins, dan Santi Soekanto bergerak langsung untuk membuka akses buku-buku mendidik terhadap anak-anak Indonesia.

Berawal dari forum mailing list, kini 1001 Buku menjadi wadah bagi relawan aktif dan sudah lebih dari 3.500 relawan virtual yang dengan sukarela berkontribusi untuk meningkatkan minat dan kesetaraan akses baca di Indonesia.

Komunitas ini berdiri pada Mei 2002. Mereka bertekad terus menyalurkan bahan bacaan anak yang dikumpulkan dari sumbangan masyarakat ke taman bacaan yang tersebar di pelosok Indonesia.

Ketua Komunitas 1001 Buku Dwi Andayani mengatakan, anggapan bahwa anak-anak Indonesia malas membaca tidaklah benar. Berdasarkan pengalamannya membagikan buku bacaan kepada anak-anak, antusiasme mereka ternyata luar biasa untuk melahap isi buku.

"Anak-anak bukannya malas membaca. Tapi mereka hanya kurang akses terhadap buku bacaan berkualitas yang sesuai dengan usia mereka," kata Dwi ditemui di acara bersama Sarihusada, baru-baru ini.

Dwi menuturkan, pada awalnya relawan 1001 Buku mengedarkan drop box di kantor-kantor mereka. Karyawan di perusahaan tersebut bisa menyumbangkan buku bacaan yang masih layak di drop box yang telah disediakan.

Di luar dugaan, para antusias para karyawan menyumbangkan bukunya sangat tinggi. Bahkan, beberapa perusahaan melibatkan komunitas ini dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka dengan memberikan donasi untuk mendirikan taman bacaan atau menyediakan buku-buku mendidik untuk anak-anak Indonesia.

"Ketika misi yang diusung perusahaan tersebut sejalan dengan misi kami mencerahkan anak Indonesia melalui buku bacaan, kami jalin kerja sama," imbuhnya.

Melalui jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, komunitas ini telah mengelola lebih dari 350 taman bacaan. Merka ibarat jembatan untuk menyampaikan ribuan buku dari para donatur untuk anak-anak Indonesia. Buku yang akan membawa anak-anak Indonesia menuju 1001 imajinasi layaknya kisah 1001 malam.

Setelah berdiri hampir belasan tahun lamanya, komunitas ini pun masih tetap aktif menyalurkan buku-buku bacaan kepada anak-anak Indonesia. Markas komunitas yang berlokasi di Manggarai Jakarta Selatan ini bahkan telah menjadi tempat 'nongkrong' baru bagi anak-anak untuk menggali isi bacaan yang tersedia di setiap rak buku.

Tertarik untuk mendonasikan buku bacaan yang Anda punya? Datang saja ke markas komunitas 1001 Buku yang berlokasi di Jl. Menara Air no 19 RT 07/011 Manggarai, Jakarta Selatan. Atau ikuti twitter mereka di @1001buku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membaca Asyik Bersama "Goodreads Indonesia"

Membaca Asyik Bersama "Goodreads Indonesia"

Lifestyle | Sabtu, 20 Desember 2014 | 08:01 WIB

Terkini

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:59 WIB

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×