Begini Cara Musik 'Menentukan' Kepribadianmu

Esti Utami

Sabtu, 28 November 2015 | 13:01 WIB
Begini Cara Musik 'Menentukan' Kepribadianmu
Ilustrai pertunjukan musik. (Reuters/Pilar Olivares)

Suara.com - Kita terpapar musik selama hampir seperlima waktu dari keseharian kita. Tapi masih banyak pengalaman musik yang menjadi misteri. Misalnya mengapa musik tertentu membuat kita menangis, sementara bagian musik lain 'memaksa' kita menari?

Atau mengapa musik yang kita sukai justru membuat orang lain gelisah atau marah? Dan mengapa beberapa orang tampaknya memiliki kemampuan alami untuk memutar musik sementara yang lain mengalami kesulitan membawa sebuah lagu? Ilmu pengetahuan mulai menunjukkan bahwa perbedaan individu ini tidak terjadi secara acak, tetapi sebagian karena kepribadian seseorang.

Kandidat doktor dari Universitas Cambridge, David Greenberg dan timnya telah menerbitkan laporan penelitian yang menunjukkan bahwa preferensi musik seseorang terkait dengan tiga kelompok gaya pemikiran.

Kelompok pertama, disebut 'Empathisers atau Tipe E, memiliki minat yang kuat dalam pikiran dan emosi orang. Sedangkan kelompok kedua disebut 'Systemisers atau tipe S, memiliki minat yang kuat dalam pola, sistem dan aturan-aturan yang mengatur dunia. Sementara orang-orang yang memiliki kecenderungan yang relatif sama ke Tipe E dan Tipe S diklasifikasikan sebagai Tipe B.

Penelitian dari dekade terakhir telah menunjukkan bahwa 95 persen dari manusia dapat diklasifikasikan ke dalam salah satu dari tiga kelompok ini. Dan pengelompokan ini bisa membantu memprediksi perilaku manusia. Misalnya, untuk memprediksi apakah seseorang sebaiknya menekuni ilmu pasti atau humaniora.

"Untuk pertama kalinya, kita telah menunjukkan bahwa mereka dapat memprediksi perilaku musik juga," tulis Greenberg dalam tulisannya.  

Untuk mempelajari fenomena ini, Greenberg meneliti lebih dari 4.000 peserta. Kami, ujarnya, mengambil data pada gaya berpikir para peserta dan meminta mereka untuk mendengarkan dan menunjukkan preferensi mereka hingga 50 kutipan musik, yang mewakili berbagai genre.

"Kami menemukan bahwa kelompok empathisers menyukai musik mellow yang memiliki energi rendah, emosi sedih, dan kedalaman emosional, seperti yang banyak terdengar di lagu-lagu R&B, slow rock, dan genre penyanyi-penulis lagu," terangnya.

Greenberg mencontohkan, Tipe E ini menyukai lagu "Come Away With Me" oleh Norah Jones dan rekaman "Hallelujah" dari Jeff Buckley.

Di sisi lain, systemisers menyukai musik yang lebih keras seperti yang terdengar di hard rock, punk dan genre heavy metal. Systemisers juga menyukai musik dengan kedalaman intelektual dan kompleksitas sebagai terdengar di genre klasik avant-garde macam "Etude opus 65 no 3" dari Alexander Scriabin.

Lantas musik seperti apa yang disukai mereka yang masuk dalam Tipe B. Mereka cenderung memilih musik yang mencakup kisaran dari dua gaya yang sudah disebutkan sebelumnya.

Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan di "Journal of Research of Personality", Greenberg dan timnya juga menemukan bahwa ciri-ciri kepribadian orang juga dapat memprediksi kemampuan musik mereka, bahkan jika mereka tidak memainkan alat musik.

Untuk itu Greenberg dan timnya bekerja dengan Laboratorium BBC Inggris merekrut lebih dari 7.000 peserta dan menilai mereka dengan lima dimensi kepribadian yang berbeda, keterbukaan, kesadaran, ekstroversi, keramahan, dan stabilitas neurotisisme/emosionalitas. Para peserta juga diminta untuk melakukan berbagai tugas untuk mengukur kemampuan musik mereka, seperti  mengingat melodi dan memilih irama.

"Kami menemukan bahwa di samping pelatihan musik, kepribadian yang terbuka adalah prediktor terkuat dari kemampuan bermusik seseorang. Orang yang mendapat skor tinggi untuk keterbukaan imajinatif, memiliki rasa ketertarikan dan terbuka untuk cara berpikir yang baru dan perubahan di lingkungan mereka," terang Greenberg.

Sebaliknya, mereka yang mendapat skor rendah pada keterbukaan lebih teratur dalam cara mereka menjalani keseharian, dan cenderung konvensional.
"Kami juga menemukan bahwa ekstrovert yang seringkali lebih banyak bicara, tegas, dan pencari kegembiraan memiliki kemampuan menyanyi yang lebih besar," Greenberg menambahkan.

Menurit Greenberg, (aturan) ini bisa diterapkan bahkan kepada orang-orang yang tidak bermain musik. Ini artinya ada orang yang sebenarnya memiliki potensi di bidang musik tetapi tak menyadari hal itu. (theweek.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya

Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Reyhan dan Rafie Suarakan Semangat Persatuan Lewat Lagu Kita Satu Indonesia

Reyhan dan Rafie Suarakan Semangat Persatuan Lewat Lagu Kita Satu Indonesia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Cari Talenta Musik Terbaik, Icon Records Buka Audisi Besar-besaran di Bandung 19 Agustus 2026

Cari Talenta Musik Terbaik, Icon Records Buka Audisi Besar-besaran di Bandung 19 Agustus 2026

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan

Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bak Bidadari, Potret Cantik dan Elegan Mina TWICE Saat Berkunjung ke Jakarta

Bak Bidadari, Potret Cantik dan Elegan Mina TWICE Saat Berkunjung ke Jakarta

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×