Landasan Bandara di Wakatobi Segera Diperpanjang Jadi 2.500 Meter

Arsito Hidayatullah

Selasa, 01 Desember 2015 | 07:52 WIB
Landasan Bandara di Wakatobi Segera Diperpanjang Jadi 2.500 Meter
Peta wilayah Wakatobi. [Google Maps]

Suara.com - Landasan pacu bandara Matahora, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) segera diperpanjang menjadi 2.500 meter dan lebar 45 meter.

Bupati Wakatobi, Hugua, di Wangiwangi, Selasa, mengatakan Kementerian Perhubungan segera memperpanjang landasan pacu bandara Matahora sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pariwisata Wakatobi.

"Sebagai salah satu dari 10 daerah destinasi wisata unggulan Indonesia, Wakatobi membutuhkan berbagai sarana penunjang, salah satunya fasilitas bandara," katanya.

Menurut dia, Kementerian Perhubungan memperpanjang landasan pacu bandara Matahora tersebut mengantisipasi membludaknya jumlah wisatawan masuk ke Indonesia termasuk Wakatobi setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan bebas visa masuk ke Indonesia bagi warga dari 90 negara.

Kebijakan pemerintah tersebut, kata dia, hampir dapat dipastikan akan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia, termasuk ke Wakatobi.

"Nah, Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, harus menangkap peluang itu, dengan mempersiapkan fasilitas pendukung pariwisata termasuk bandara Matahora," katanya.

Menurut dia, kebijakan pemerintah membebaskan visa bagi warga negara dari 90 negara masuk Indonesia, merupakan peluang sekaligus tantangan bagi daerah-daerah tujuan wisata di Indonesia.

Wakatobi sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan Indonesia, kata dia, bertekad akan merebut para wisatawan dari 90 negera tersebut untuk berkunjung atau berlibur di daerah yang memiliki obyek wisata alam bawah laut itu.

"Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan terutama dari negara-negara yang bebas visa masuk Indonesia, maka mulai sekarang kami membenahi segala fasilitas pendukung pariwisata, terutama hotel, restoran, bandara, pelabuhan marina dan dermaga pelabuhan kapal pesiar (cruise)," katanya.

Menurut dia, dengan memperpanjang landasan pacu bandara Matahora dari 2.000 meter menjadi 2.500 meter dan lebar 45 meter, maka pesawat berbadan lebar jenis boeing sudah bisa mendarat di Wakatobi.

"Kita harapkan, setelah landasan pacu bandara Matahora selesai diperpanjang, sudah ada maskapai penerbangan yang melayani rute Wakatobi - Bali atau Wakatobi Manado dengan menggunakan pesawat jenis Boeing," katanya.

Saat ini, kata dia, bandara Matahora baru dilayani pesawat Wings Air dengan kapasitas 72 kursi setiap hari dan Avia Star berkapasitas 12 kursi satu kali seminggu," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Keamanan Meningkat, Bandara Batam Perketat Pengawasan

Ancaman Keamanan Meningkat, Bandara Batam Perketat Pengawasan

News | Kamis, 26 November 2015 | 00:08 WIB

Perpanjangan Bandara Sorong Dimulai Tahun Depan

Perpanjangan Bandara Sorong Dimulai Tahun Depan

Bisnis | Sabtu, 21 November 2015 | 20:49 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×