Geliat Wisata Syariah di Bumi Gora

Esti Utami

Kamis, 21 Januari 2016 | 11:12 WIB
Geliat Wisata Syariah di Bumi Gora
Wisatawan menikmati keindahan alam Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. (Antara)

Kehidupan masyarakat yang religius, dalam budaya bernuansa Islami mewarnai detak kehidupan penduduk Nusa Tenggara Barat yang dikenal dengan julukan bumi "Seribu Masjid". Ini melengkapi eksotis dan indahnya alam Nusa Tenggara Barat yang kini sedang mengembangkan pariwisata syariah.

Ya, beberapa tahun terakhir, industri pariwisata di "Bumi Gora" terus menggeliat. Ini ditandai dengan angka kunjungan wisatawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Data Dinas Kebudayaann dan Pariwisata NTB menyebutkan, pada 2015 tercatat 2,51 juta wisatawan berkunjung ke bumi gora. Dan, pada 2016 ditargetkan 3 juta kunjungan wisatawan ke bumi gora.  

Untuk mewujudkan target itu, branding "Pesona Lombok Sumbawa" diluncurkan sebagai bagian tak terpisahkan dari branding "Wonder Indonesia" yang telah mendunia.

Bumi gora memang telah ditetapkan sebagai salah satu dari 13 tujuan wisata syariah di Indonesia. Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dinilai sebagai salah satu daerah paling siap mengembangkan  wisata dengan konsep syariah.

Konsep wisata syariah, menurut gubernur NTB Zainul Majdi, lebih kepada wisata keluarga dan pendekatan yang mengakomodir nilai-nilai Islami. Oleh karena itu penataan tujuan wisata, termasuk penyiapan seluruh perangkat, seperti sertifikasi halal perlu dikedepankan.

Untuk mendukung konsep tersebut saat ini Pemprov NTB tengah merancang berbagai hal yang diperlukan. Bahkan sudah ada komitmen yang kuat dari pelaku pariwisata bersama pemerintah untuk menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan.

Pengembangan wisata syariah ini sebenarnya dihajatkan untuk memberikan ketenangan, keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan, khusunya wisatawan Muslim, terutama bagi mereka yang berkunjung bersama keluarga.

"Dengan penerapan konsep wisata syariah itu mereka tidak merasa terganggu dengan aktivitas wisatawan lain, misalnya, yang sedang meminum minuman beralkohol," kata gubernur jebolan Universitas Al Azhar Kairo ini.

Setidaknya ada empat bidang yang telah ditetapkan sebagai fasilitas pilihan untuk mendukung wisata syariah, yakni hotel, restoran yang diberikan label halal, biro perjalanan dan spa serta fasilitas lainnya yang dijamin keamanannya akan terus dikembangkan.

Sejumlah peninggalan sejarah perkembangan Islam, seperti masjid kuno Bayan dan Sesait di Kabupaten Lombok Utara berusia ratusan tahun serta bangunan peninggalan kesultanan di Pulau Sumbawa juga merupakan potensi wisata Islami yang juga menjadi daya tarik wisata.

Keberadaan ratusan pondok pesantren di NTB juga menjadi pondasi kuat pengembangan wisata syariah di daerah itu yang didukung oleh keberadaan masjid, kuliner halal, hotel bernuansa syariah dan tentunya keindahan alam dan potensi lainnya.

Menurut Majdi, saat ini ada pemahaman yang keliru terkait konsep wisata syariah, sehingga terkesan menakutkan bagi daerah dan pelaku pariwisata dalam penerapannya. Sejatinya wisata syariah adalah konsep wisata yang di dalamnya mencakup pesona alam, budaya atau objek wisata buatan yang dibingkai dengan nilai-nilai Islam.

Konsep wisata ini juga telah dikembangkan di sejumlah negara yang penduduknya bukan mayoritas Muslim, sebut saja Jepang, Malaysia, Cina, Taiwan, Thailand, Korea, Prancis, Amerika Serikat dan Jerman, tapi dengan istilah berbeda. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×