Hutan Top Selfie Pinusan di Magelang Memang "Wow"

Tomi Tresnady

Selasa, 01 Maret 2016 | 08:38 WIB
Hutan Top Selfie Pinusan di Magelang Memang "Wow"
Matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/2/2015).

Sebanyak 13 warga Kragilan memanfaatkan peluang kepariwisataan setempat dengan membuka warung-warung dari bambu yang menyediakan minuman hangat seperti kopi, teh, dan susu, menu makan seperti nasi goreng, ayam penyet, ayam goreng, dan mi, serta camilan seperti gorengan tahu, tempe, dan pisang.

"Kalau Sabtu dan Minggu lebih ramai, lebih banyak yang datang. Kami 'kelarisan' (Dagangan laku keras, red.)," kata Ngatirah, salah satu pemilik warung, dengan berbahasa jawa.

Selama ini, wisatawan yang berkunjung ke "Top Selfie Pinusan" berasal dari berbagai kota, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Klaten, Salatiga, Boyolali, Kota Magelang, Kudus, Jepara, dan Kendal. Wisman yang telah melawat ke tempat itu, berasal dari beberapa negara di Eropa.

"Bahkan sekarang menjadi pilihan untuk foto 'pre-wedding' (Sebelum hari pernikahan, red.). Rata-rata dalam seminggu ada tiga pasangan 'pre-wedding' di sini. Untuk mereka juga belum kami tarik biaya khusus. Masih tetap tarif parkir kendaraannya," ucapnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Magelang dan seorang anggota DPR RI, katanya, juga pernah datang untuk melihat langsung lokasi tersebut. Bahkan, dengan mengendarai mobil pribadi, Bupati Magelang Zaenal Arifin yang kampung halamannya di salah satu desa di Kecamatan Pakis, terkesan secara diam-diam juga berkunjung ke "Top Selfie Pinusan".

"Waktu itu, Pak Bupati 'nyetir' mobil sendiri. Dua kali ke sini. Tetap kami minta uang parkir. Kami tidak tahu kalau beliau Pak Bupati," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Magelang Edy Susanto menyambut positif inisiatif warga menjadikan kawasan hutan tersebut sebagai tempat wisata yang dikelola secara mandiri dengan tetap mempertahankan ekosistem dan kelestarian lingkungan alam.

Masyarakat mencurahkan energi kreatifnya untuk mengelola seoptimal mungkin tempat itu agar pemanfaatan kepariwisataannya semakin berkembang dan pengunjung bertambah banyak.

"Biasanya malah seperti itu lebih berkembang, karena masyarakat menjadi 'pemain' dan merasa ikut memiliki secara kuat," ujarnya.

Pihak pengelola mengatur warga bergiliran jaga parkir kendaraan pengunjung. "Top Selfie Pinusan" dibuka setiap hari, pukul 06.00-18.00 WIB. Malam hari, warga melarang wisatawan menginap atau berkemah di lokasi yang tak jauh dari Sungai Tumpang dan sumber air Kragilan yang memasok air bersih untuk rumah tangga dan pertanian sayuran warga di 13 dusun di bagian yang lebih rendah daripada Kragilan.

Mereka yang berkunjung ke tempat itu, umumnya para remaja, rombongan keluarga, dan pelajar setelah pulang sekolah. Pihaknya melarang pelajar datang ke tempat itu, ketika masih jam-jam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Setiap satu jam sekali, petugas dilengkapi radio komunikasi berpatroli di kawasan "Top Selfie Pinusan" untuk mencegah tempat itu digunakan pasangan muda-mudi melakukan perbuatan maksiat.

"Jangan sampai hutan wisata kami ini cemar namanya," kata Penasihat Pengelola "Top Selfie Pinusan" yang juga warga setempat, dan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat Desa Pogalan Windu Nugroho.

Setiap Jumat Wage dan Selasa Kliwon, warga menggelar tradisi doa untuk keselamatan dan kenyamanan siapa saja yang berkunjung ke "Top Selfie Pinusan", sedangkan setiap Senin, dua petugas diturunkan secara khusus untuk memunguti sampah dari lokasi tersebut. Sampah yang terkumpul kemudian dibakar.

Suasana hutan "Top Selfie Pinusan" yang tetap terjaga asri, nyaman, sejuk, tenang, dan bersih, setidaknya juga diakui oleh Reni Indarwati dan Neta Kusumaningrum, dua pemudi dari Kota Solo yang berkunjung siang itu.

"Wah memang bagus tempatnya," kata Neta saat bersama sahabatnya itu selesai berswafoto kemudian menikmati teh hangat dan camilan di warung milik Ngatirah.

Kalau "Top Selfie Pinusan" dibilang "wow!", memang demikian pasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Seknas Jokowi" Magelang Syukuran Lewat Pasar Murah

"Seknas Jokowi" Magelang Syukuran Lewat Pasar Murah

News | Rabu, 23 Juli 2014 | 09:30 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×