Jauhi 7 Kesalahan Ini saat Menjadi Istri

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 12 April 2016 | 12:00 WIB
Jauhi 7 Kesalahan Ini saat Menjadi Istri
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Kita semua meyakini bahwa perempuan dan laki-laki diciptakan untuk saling melengkapi. Tapi tentu saja yang namanya hubungan pasti memiliki pasang surut.

Namun setidaknya Anda bisa menghindari pertikaian dengan pasangan jika menjauhi beberapa kesalahan berikut, seperti disarankan oleh Psikolog dan Hypnotherapist dari India, Dr Rashi Ahuja seperti dilansir Times of India.

1. Jangan memberikan semua untuk si dia
Memberi memang merupakan hal yang baik untuk dilakukan, terlebih dalam suatu hubungan. Bahkan sudah sepatutnya pasangan saling memberi kasih sayang sehingga hubungan yang langgeng bisa dicapai. Tapi jangan memberikan seluruh yang Anda punyai demi pasangan. Pasalnya, hal ini akan membuat pasangan menjadi seenaknya dan bisa melakukan apa yang mereka inginkan dari hidup Anda.

2. Jangan jadikan pasangan sebagai satu-satunya prioritas hidup Anda
Perempuan yang dimabuk cinta cenderung memberikan terlalu banyak perhatian untuk pasangannya sehingga lupa membagi waktu untuk menyenangkan dirinya sendiri. Bahkan dalam banyak kasus, memprioritaskan pasangan membuat seseorang kehilangan sahabat bahkan keluarganya.

3. Jangan terlalu mudah memaafkan si dia
Anda boleh saja begitu mencintainya, tapi jangan terlalu mudah untuk memberi maaf ketika si dia melakukan kesalahan, apalagi jika diulangi untuk kesekian kali.

4. Jangan habiskan seluruh waktu dengan pasangan
Sebelum menikah, Anda mungkin memiliki seabrek kegiatan positif dan memiliki jadwal rutin bertemu sahabat-sahabat Anda. Pasangan yang baik tak akan keberatan memberi kesempatan bagi Anda untuk terus mengembangkan diri dan bertemu sahabat-sahabat Anda.

5. Jangan berhenti merawat diri sendiri
Menjadi seorang istri atau ibu dari anak-anak Anda dan suami bukan menjadi penghalang bagi Anda untuk terus merawat diri. Anda harus tetap memiliki waktu untuk berolahraga atau sekadar memanjakan diri ke salon. Tubuh Anda yang cantik dan menawan juga akan memuaskan si dia dan tentunya diri Anda sendiri.

6. Jangan menggantungkan finansial Anda hanya dari pasangan
Meski lelaki memiliki tanggung jawab untuk menafkahi istri, namun Anda tak boleh hanya bergantung dengan pasangan. Perempuan sangat dianjurkan untuk mandiri secara finansial sehingga membuat Anda bebas untuk mengembangkan diri.

7. Jangan terlalu emosional dengan pasangan
Jika menghadapi pertikaian dengan pasangan, Ahuja menyarankan agar perempuan menahan diri. Sebaliknya ia menyarankan agar perempuan menjaga komunikasi dengan baik terhadap pasangan sehingga tidak sampai ke pertikaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Harus Lelaki Ketahui Tentang Masa Kehamilan

Yang Harus Lelaki Ketahui Tentang Masa Kehamilan

Lifestyle | Kamis, 18 Februari 2016 | 11:47 WIB

Akhiri Pertengkaran dengan Cara Ini

Akhiri Pertengkaran dengan Cara Ini

Lifestyle | Jum'at, 20 November 2015 | 10:30 WIB

Studi: Bercinta Sekali Seminggu Lebih Bahagia

Studi: Bercinta Sekali Seminggu Lebih Bahagia

Lifestyle | Kamis, 19 November 2015 | 09:33 WIB

Ingin Romantis Lagi? Ini Rahasianya

Ingin Romantis Lagi? Ini Rahasianya

Lifestyle | Senin, 09 November 2015 | 08:00 WIB

Perhatikan Ini Bila Anda Ingin Punya Anak

Perhatikan Ini Bila Anda Ingin Punya Anak

Lifestyle | Rabu, 09 September 2015 | 09:21 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×