Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Puncak Meningkat 30 Persen

Ardi Mandiri

Minggu, 10 Juli 2016 | 20:17 WIB
Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Puncak Meningkat 30 Persen
Ilustrasi hotel [Shutterstock]

Suara.com - Tingkat hunian hotel di kawasan Puncak-Cianjur, Jabar, sepanjang libur panjang Lebaran 2016, meningkat 30 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Humas Palace Hotel Cianjur, M Chusnul saat dihubungi, Minggu, mengatakan, tercatat sejak beberapa hari menjelang Lebaran dari ratusan kamar yang dimiliki 95 persen hingga H+3 masih terisi dan hingga Minggu kamar yang masih terisi mencapai 60 persen.

"Dibandingkan tahun lalu, ada peningatan hingga 30 persen dibandingkan tahun lalu. Hampir seratusan kamar yang ada terisi sampai Sabtu dan Minggu ini masih ada puluhan kamar yang terisi sampai beberapa hari kedepan," katanya.

Sementara sebaliknya sejumlah pengelola hotel di kawasan yang yang sama mengeluhkan turunnya tingkat hunian dibandingkan lebaran tahun lalu, meskipun tidak begitu besar.

Mereka menduga berkurangnya tingkat hunian karena beberapa faktor salah satunya jarak tempuh untuk sampai ke wilayah Cipanas dari Bogor yang lama karena macet parah di jalur tersebut.

"Untuk tahun ini memang ada penurunan tapi tidak terlalu besar, tingkat hunian mencapai 75 persen dibandingan libur lebaran tahun lalu yang mencapai 80 persen. Faktor macet membuat pelancong memilih hotel di wilayah lain untuk menghabiskan libur hari raya," kata Dadeng staf hotel berbintang di Jalan Raya Cipanas.

Dia menjelaskan, meskipun telah menawarkan sejumlah diskon untuk pelancong yang datang, padatanya antrean untuk sampai ke wilayah Cipanas, membuat pelancong memilih hotel terdekat dimana mereka terjebak antrian tepatnya di kawasan Bogor.

"Harapan kami pengusaha ada solusi dari pemerintah daerah maupun pusat, atas kemacetan yang selalu terjadi di Jalur Bogor-Cianjur, setiap musim libur. Ada Puncak II yang kami nilai sangat efektif untuk mengatasi macet di Jalur Puncak dan mengembalikan kawasan Puncak-Cianjur, sebagai daerah wisata yang harus dikujungi tanpa macet," katanya.

Dia menambahkan, sejak dibukanya tol Cipularang, pariwisata di kawasan utara Cianjur seperti "mati suri" karena pelancong harus menghabiskan waktu berjam-jam terjeba macet untuk sampai ke wilayah Cipanas dan memilih kota lain untu menghabiskan liburan."Kami berharap Cipanas bisa menjadi daerah kujungan wisata wajib seperti dulu," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaga Arus Balik, 218 Petugas Amankan Terminal Kampung Rambutan

Jaga Arus Balik, 218 Petugas Amankan Terminal Kampung Rambutan

Ramadan1437h | Minggu, 10 Juli 2016 | 11:13 WIB

Arus Balik Mudik Semakin Padati Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Mudik Semakin Padati Terminal Kampung Rambutan

Ramadan1437h | Minggu, 10 Juli 2016 | 11:04 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×