Ini Jadinya Jika Anda Tak Mencuci Denim Anda

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 28 Juli 2016 | 17:05 WIB
Ini Jadinya Jika Anda Tak Mencuci Denim Anda
Ilustrasi celana jeans. (shutterstock)

Suara.com - CEO, Levi's Chip Bergh menyarankan orang untuk tidak mencuci celana jeans mereka, agar lebih awet sekaligus bagus untuk lingkungan karena menghemat air dan energi.

"Jika Anda berbicara dengan penggemar sejati denim nyata, maka saya memberitahu Anda untuk tidak mencuci celana jeans biru Anda," kata Bergh dalam sebuah wawancara di majalah Fortune Brainstorm Hijau konferensi pada 2014 lalu.

Argumen lama untuk mencuci denim dengan air panas dan deterjen ternyata dapat membuat warna celana jeans cepat memudar. Tapi sebenarnya, apa yang terjadi jika denim tidak pernah dicuci?

Ya, saran untuk tidak mencuci denim mungkin terdengar aneh. Tapi sebenarnya, selain sedikit berbau, tidak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan dari perspektif kesehatan jika Anda tidak pernah mencuci jeans Anda.

Tidak ada bukti bahwa tidak mencuci celana jeans berbahaya untuk kesehatan Anda. Dan, menurut Bernhard Redl, seorang profesor di departemen biologi molekuler University of Innsbruck di Austria
kondisi ini berlaku ketika denim Anda dikenakan dalam kondisi normal di mana kondisi lingkungan tidak terlalu kotor.

"Bakteri, sel-sel kulit, dan keringat yang ditransfer ke celana kita dari tubuh kita serta "mikroorganisme kulit umumnya tidak berbahaya untuk kita sendiri," kata Rachel McQueen, seorang profesor ekologi manusia di University of Alberta di Kanada. McQueen banyak melakukan penelitian yang fokus pada pengembangan dan retensi bau di tekstil.

"Ada lingkungan di mana memiliki pakaian steril itu penting. Itu akan menjadi kenyataan di rumah sakit, misalnya, di mana pakaian dapat mentransfer infeksi. Namun, sanitasi tangan Anda akan menjadi isu yang lebih penting di sini daripada mencuci jeans Anda," katanya.

Beberapa tahun yang lalu, salah satu mahasiswa McQueen mengenakan celana jins selama 15 bulan berturut-turut tanpa mencucinya dan kemudian diuji tingkat bakteri yang ada pada celan aitu. Mc Queen dan timnya dibuat terkejut ketika menemukan bahwa jumlah bakteri yang ditemukan sama dengan celana yang telah dicuci dan kemudian dipakai selama 13 hari.

"Apa yang saya temukan hanya flora kulit normal. Jumlah yang benar-benar mirip dan bakteri yang  hampir sama," terang McQueen kepada The National Post pada tahun 2011. Masalahnya apakah kondisi yang sama juga berlaku untuk daerah tropis yang lembab seperti Indonesia? (independent.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI