Apakah Boleh Bayar Utang Puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasannya

Husna Rahmayunita

Selasa, 03 Februari 2026 | 06:58 WIB
Apakah Boleh Bayar Utang Puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasannya
Ilustrasi puasa - (pexels)

Suara.com - Boleh tidaknya bayar utang puasa setelah Nisfu Syaban merupakan salah satu pertanyaan yang banyak dipertanyakan menjelang bulan Ramadan. Utang puasa Ramadan atau puasa Qadha itu sendiri perlu dilakukan untuk mengganti puasa wajib yang tidak dilakukan karena alasan yang dibenarkan syariah. 

Sementara itu, Nisfu Syaban adalah malam pertegahan bulan Syaban. Nisfu Syaban dinilai istimewa oleh umat Muslim dan menjadi waktu penting untuk introspeksi diri. Di tahun 2026 ini, Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 2 Januari 2026 atau Senin malam Selasa. Salah satu anjuran ibadah yang bisa dilakukan di malam Nisfu Syaban adalah puasa sunnah.

Lantas, masih bolehkah membayar utang puasa usia Nisfu Syaban? Berikut penjelasannya.

Apakah boleh bayar utang puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban?

Pertanyaan yang kerap muncul setelah Nisfu Syaban adalah mengenai boleh atau tidaknya melaksanakan puasa qadha pada separuh akhir bulan Syaban. Hal ini terjadi karena sebagian masyarakat memahami bahwa semua bentuk puasa pada paruh kedua bulan Sya’ban tidak diperbolehkan secara mutlak.

Anggapan tersebut bersumber dari hadis Nabi SAW yang menyebutkan larangan berpuasa ketika telah memasuki paruh kedua bulan Syaban, yaitu sejak tanggal 16 hingga akhir bulan. Namun, penafsiran para ulama terhadap hadis ini ternyata tidak tunggal dan tergolong problematik.

Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa jumhur ulama selain dari mazhab Syafi’i berpendapat bahwa puasa pada separuh akhir bulan Sya’ban tetap dibolehkan, karena mereka menilai hadis tersebut berstatus lemah.

Sementara itu, al-Ruyani, seorang ulama dari mazhab Syafi’i, menyatakan bahwa puasa di paruh kedua bulan Sya’ban hukumnya makruh. Adapun puasa yang dilakukan satu atau dua hari terakhir menjelang Ramadan dihukumi haram.

Di sisi lain, mayoritas ulama mazhab Syafi’i memandang bahwa hadis larangan tersebut menunjukkan keharaman puasa sejak tanggal 16 Sya’ban hingga akhir bulan. Meski demikian, keharaman ini tidak bersifat mutlak karena terdapat beberapa pengecualian.

baca juga

Kapan boleh puasa setelah Nisfu Syaban?

Setidaknya ada tiga kondisi di mana puasa pada paruh kedua bulan Syaban tetap diperbolehkan.
Pertama, apabila puasa tersebut disambung dengan puasa sebelumnya. Artinya, jika Anda mulai berpuasa sejak tanggal 15 Sya’ban lalu melanjutkannya pada tanggal 16 dan seterusnya hingga sekitar tanggal 28, maka hal tersebut dibolehkan.

Namun, pada tanggal 29 atau 30 yang termasuk hari syak disarankan untuk tidak berpuasa, karena masih ada keraguan apakah sudah masuk bulan Ramadan atau belum.

Kedua, puasa tetap diperbolehkan apabila sesuai dengan kebiasaan rutin seseorang. Misalnya, Anda terbiasa berpuasa setiap hari Senin dan Kamis, maka puasa tersebut tetap boleh dilakukan meskipun jatuh pada separuh akhir bulan Syaban.

Ketiga, puasa yang dilakukan merupakan puasa nadzar, qadha, atau kafarat. Dalam hal ini, khususnya bagi perempuan yang memiliki kewajiban mengganti puasa Ramadan sebelumnya, puasa qadha di paruh kedua bulan Syaban hukumnya diperbolehkan. (Abu Bakar Syatha ad-Dimiyati, I’anatut Thalibin, juz 2, hlm. 309)

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Syaban 2026 Sampai Tanggal Berapa? Jadi Batas Akhir Bayar Utang Puasa

Bulan Syaban 2026 Sampai Tanggal Berapa? Jadi Batas Akhir Bayar Utang Puasa

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 18:35 WIB

Apakah Ada Libur Awal Puasa 2026? Simak Jadwal Resminya di Sini

Apakah Ada Libur Awal Puasa 2026? Simak Jadwal Resminya di Sini

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 21:05 WIB

Surat Shad Ayat 54 Lengkap Arti dan Cara Mengamalkan agar Rezeki Tidak Terputus

Surat Shad Ayat 54 Lengkap Arti dan Cara Mengamalkan agar Rezeki Tidak Terputus

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×