Mandeh, "Raja Ampatnya" Sumatera

Ririn Indriani

Sabtu, 06 Agustus 2016 | 15:12 WIB
Mandeh, "Raja Ampatnya" Sumatera
Keindahan alam Mandeh, salah satu wisata bahari yang ada di Sumater Barat. (Antara)

Suara.com - Sebelum membuka Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, sempat meninjau kawasan Mandeh, destinasi bahari yang dijuluki Raja Ampat-nya Sumbar. Ia ingin memastikan kemajuan pengembangan kawasan tersebut.

"Saya sudah empat kali menginjakkan kaki di Mandeh," Arief, Padang, Jumat (5/8/2016).

Didampingi Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Menpar juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dan Kepala Cabang PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Padang, Ali Irfan, tentang pengembangan homestay (pondok wisata) di kawasan Mandeh.

"Saya berharap segera menjadi quick win. Ingat, bukti lebih kuat dari 1.000 kata-kata," kata Menpar lagi.

Arief  menyatakan tidak ragu akan keseriusan dan kecepatan Sumbar menjadikan Mandeh sebagai Raja Ampatnya Sumatera. Saat menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan, Nasrul merupakan salah satu kepala daerah yang diusulkan mendapatkan penghargaan dari Indonesia Marketing Association (IMA) dua tahun yang lalu.

"Dua Bupati yang hebat, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dan Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit," puji Arief.

Pada kesempatan itu, kembali Menpar mengingatkan soal CEO commitment. Menurutnya, bila gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kotanya berkomitmen memajukan pariwisata, maka semuanya akan terwujud. Begitu pun sebaliknya, jika tidak punya komitmen, semuanya akan mandek.

Tur Singkarak Dibuka Nidji
TdS 2016 sendiri dimulai Jumat (5/8/2016). Pada acara pembukaan, ada penampilan grup band, Nidji. "Memang sebelumnya direncanakan NOAH, tapi dari hasil klarifikasi teknis, NOAH digantikan Nidji. Jadi, yang kita pilih adalah Nidji," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti, Padang, Jumat (5/8/2016).

Meski ada sedikit pergeseran pengisi acara, Esthy menjamin, kemeriahan TdS 2016 tidak akan berkurang. Popularitas grup yang memiliki hits Liberty Victoria ini dinilai mumpuni, karena lagu itu digunakan Manchester United sebagai anthem klub pada 2013.

Musiknya pun pernah digunakan dalam promo Asia Tenggara untuk serial TV, Heroes. “Kegiatan kita kan, sport dan tourism, jadi kita butuh orang yang gerak cepat. Nidji pas untuk itu. Musiknya bisa memberi semangat mencapai kemenangan," tambahnya.

Sebelumnya, Nidji juga tampil di George Town Festival 2016, Penang, Malaysia, akhir pekan silam. Di salah satu festival seni budaya terakbar di Asia Pasifik itu, Nidji sukses menghibur kawasan kota tua, George Town. Ribuan penonton Malaysia dibuat bergoyang dengan tembang-tembang hitsnya.

Saat ini, Nidji memiliki banyak fans yang tergabung dalam Nidjiholic. Jumlahnya mencapai ratusan ribu orang. Di akun Twitter saja, follower Niidji mencapai 882.000 orang. Mereka selalu berada di garis depan, saat Nidji bernyanyi.

“Keseruannya dijamin tak kalah dengan NOAH. Silakan datang dan tonton opening ceremony Tour de Singkarak,” timpal Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya.

Para peserta TdS 2016 akan melintasi delapan etape di 17 kabupaten dan kota.

Etape 1 digelar Sabtu (6/8/2016). Start-nya dimulai dari Dermaga Danau Singkarak, Kabupaten Solok dan finish di Ngalau, Kota Payakumbuh, dengan panjang rute 96,6 kilometer (km).

Etape 2, Minggu (7/8/2016), dari Lembah Harau Waterfall, dan finish di Istano Basa Pagaruyung, Tanahdatar, dengan panjang rute 119,5 km.

Etape 3, Senin (8/8/2016), dimulai dari Equator Bonjol, Kabupaten Pasaman, dan finish di Kantor Bupati Pasaman Barat, dengan panjang rute 122,8 km.

Etape 4, Selasa (9/8/2016), start dari Markas Secata Padangpanjang, dan finish di Lawang Adventure Park, Agam, Padangpanjang, dengan panjang rute 150 km.

Etape 5, Rabu (10/8/2016), dimulai dari Pantai Carocok Kabupaten Pesisir Selatan, dan finish di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, dengan panjang rute 152,6 km.

Etape 6, Kamis (11/8/2016), dimulai dari Pantai Tiram dan finish di Taman Satwa Kandih Sawahlunto, sejauh 149 km.

Etape 7, Jumat (12/8/2016), start dari Gedung Pertemuan Pancasila, Sijunjung, dan finish di Sport Centre Dharmasraya, sejauh 133,4 km.

Sedangkan Etape 8, Minggu (14/8/2016), dimulai dari Istana Bung Hatta Bukittinggi, dan finish di Tugu Perdamaian Kota Padang, dengan panjang rute 146,5 km.

“Hari Sabtu, sehari sebelum melanjutkan balapan etape 8, semua rider dan offisial tim beristirahat dan mengikuti city tour ke destinasi wisata yang ada di Kota Bukittinggi,” tambah Raseno.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

×