Kemenpar Kebut Pembangunan Wisata Anambas

Madinah

Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:31 WIB
Kemenpar Kebut Pembangunan Wisata Anambas
Menpar Arief Yahya. [Dok. Kemenpar]

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menyatakan, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang terletak di Kepulauan Riau (Kepri) adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Ini berarti, kawasan tersebut membutuhkan percepatan pembangunan di sektor pariwisata, sehingga investor akan masuk, infrastruktur akan dikerjakan, akan adannya insentif fiskal dan pajak, dan membuat daerah tersebut hidup.

“Saat ini sedang dibangun akses, berupa airport, agar bisa didarati pesawat-pesawat komersial,” ujar Menpar, dalam diskusi publik “Formulasi Strategi Kebijakan Pengembangan Wilayah Batam dan sekitarnya, sebagai Wilayah Berdaya Saing Tinggi secara Ekonomi”, yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Anambas terletak di Laut China Selatan yang menjorok ke utara, dekat dengan Pahang dan Terengganu, Malaysia. Jika kelak ada direct flight atau penerbangan langsung, maka Ho Chi Mihn-Vietnam, Bangkok-Thailand, Kamboja, Laos, dan kota-kota di semenanjung Malaysia harus dipertimbangkan, karena jaraknya relatif dekat dengan Anambas.

Setelah airport bisa beroperasi, perlu dipertimbangkan adanya costume, immigration, quarantine, port (CIQP) di Anambas.

“Dengan begitu, wisatawan mancanegara bisa langsung terbang dan dilayani di Anambas. Tidak perlu mampir dulu ke Batam atau Bintan, terlalu jauh. Jaraknya lebih dari 150 mil atau delapan jam dengan perahu cepat,” kata Arief.

Untuk memenuhi rumusan destinasi atraksi, akses, dan amenitas (3A), Menpar menilai, Anambas masih sulit dalam hal akses dan fasilitas penunjangnya (amenitas).

“Kalau soal atraksi dan wisata baharinya, sangat bagus. Berani bersaing dan sudah level dunia. Saya tidak merasa khawatir akan keindahan baharinya,” katanya, sambil menampilkan slide bergambar Jemaja, sebuah pulau di Anambas.

Mantan Dirut PT Telkom ini membagi atraksi wisata bahari menjadi tiga kategori besar. Pertama, coastal zone atau wisata bentang pantai. Anambas memiliki banyak pulau yang memiliki hamparan pasir putih yang indah, yang tercipta oleh butiran pulau karang yang tergerus ombak, lalu hanyut terdorong ombak ke tepian.

“Banyak pulau. Jika dilihat dari udara seperti terbungkus beberapa layers, dari warna putih, bening, biru muda, kemudian birunya laut,” kata Menpar.

Kedua, underwater atau wisata bawah laut, yang menjadi objek wisata selam atau diving serta snorkeling (menikmati pemandangan bawah laut). Di sini banyak biota dan jenis ikan laut dalam habitatnya.

Ketiga, sea zone atau wisata antarpulau, yang biasa menjadi objek para yachters dari satu pulau ke pulau yang lain.

“Saya membawa dua orang ini untuk membantu wisata bahari yang bakal dikembangkan di Kepri, yakni motivator Tung Desem Waringin dan Sudirman Saad, mantan Dirjen Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan. Mereka akan membantu capaian 2 juta wisman setahun menjadi 3 juta setahun, atau naik 50 persen,” lanjut Arief.

Pariwisata Merupakan Penyumbang PDB Nasional

Menurut Menpar, pariwisata adalah penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan penyumbang devisa yang mampu membuka lapangan kerja paling mudah dan murah.

“Kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional atau product domestic bruto adalah 10 persen. Ini merupakan nominal tertinggi di ASEAN. Jarang kita punya angka tertinggi di ASEAN dalam hal yang positif seperti ini,” katanya.

Arief menambahkan, PDB pariwisata nasional tumbuh 4,8 persen, dengan tren naik sampai 6,9 persen. Itu artinya jauh lebih tinggi daripada industri agrikultur, manufaktur otomotif, dan pertambangan.

Devisa pariwisata sebesar US$ 1 juta, mampu menghasilkan PDB sebesar US$ 1,7 juta atau 170 persen. Ini merupakan jumlah yang tinggi bila dibandingkan dengan industri lainnya.

“Pariwisata disebut memiliki multiplying effect yang besar, angkanya bisa sampai 1,7 kali,” jelasnya.

Pariwisata juga merupakan penyumbang terbesar bagi devisa negara, berada di peringkat ke-4, yaitu sebesar 9,3 persen jika dibandingkan industri lainnya.

Pertumbuhan penerimaan devisa pariwisata tertinggi adalah 13 persen, jika dibandingkan industri minyak gas bumi, batubara, dan minyak kelapa sawit yang turun drastis.

“Biaya marketing sektor pariwisata cuma 2 persen dari proyeksi devisa yang dihasilkan. Ini sangat kecil dibandingkan dengan pertambangan,” ungkapnya.

Arief mencontohkan, kilang minyak blok Masela yang akan dibangun di darat (onshore) membutuhkan delapan tahun untuk eksplorasi. Itu artinya, jika investasinya saat ini, maka devisanya akan didapat delapan tahun lagi.

“Padahal harga minyak dunia, dari US$ 100, menjadi US$ 50, dan turun lagi sekarang tinggal US$ 36 per barel. Gaduhnya juga luar biasa,” ucapnya.

Diskusi ini juga diikuti oleh Gubernur BI, Agus Martowardjojo, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, dan Kepala Badan Pengusahaan (BP), Hatanto Reksodipoetro.

Bagaimana dengan ketenagakerjaan?

Pariwisata menyumbang 9,8 juta lapangan kerja, atau sebesar 8,4 persen secara nasional. Itu artinya menempati posisi ke-4 dari seluruh sektor industri. Dalam penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata tumbuh 30 persen dalam kurun waktu 5 tahun.

“Pariwisata juga pencipta lapangan kerja termurah, hanya US$ 5.000 per satu pekerjaaan, dibanding rata-rata industri lainnya, yang besarnya US$ 100.000 per satu pekerjaan," kata Menpar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Luncurkan Sayembara Desain Homestay

Kemenpar Luncurkan Sayembara Desain Homestay

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:40 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba

Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:16 WIB

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:40 WIB

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Terkini

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:05 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:10 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×