Kebun Jeruk, Rendang dan Rumah Gadang di Kaki Kerinci

Esti Utami

Jum'at, 09 September 2016 | 12:38 WIB
Kebun Jeruk, Rendang dan Rumah Gadang di Kaki Kerinci
Ilustrasi rumah gadang. (shutterstock)

Suara.com - Wisata agro kini makin banyak diminati. Itu sebabnya sejumlah daerah di Indonesia ramai-ramai menawarkan wisata agro.  Salah satunya adalah menikmati manisnya jeruk Siam Gunung Omeh yang dipetik langsung dari kebun petani sembari memandang keindahan Gunung Kerinci, di Sumatera Barat. Dan, pengalaman ini patut dicoba saat berkunjung ke Solok Selatan.

Sebagai salah satu sentra jeruk, daerah pemekaran Kabupaten Solok pada 2004 ini terus berupaya mengembangkan budidaya jeruk, baik dari segi perluasan lahan maupun peningkatan kualitas buah agar mampu bersaing di pasar.

Budidaya jeruk di kabupaten yang berjarak sekitar 135 kilometer dari Kota Padang ini, pertama kali dikembangkan secara swadaya oleh petani di daerah Pekonina, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Paun Duo pada 2001 dengan luas mencapai sembilan hektare.

Melihat potensi tersebut pemerintah ikut andil dalam pengembangan budidaya jeruk di kabupaten bagian timur Sumatera Barat (Sumbar) ini melalui program penguatan modal usaha kelompok (PMUK) pada 2006.

Pada tahun awal, pemerintah menggelontorkan bantuan dalam bentuk bibit jeruk seluas 48 hektare yang dipusatkan di Pekonina dan sebagian di Kecamatan Sangir.

"Pengembangan budidaya jeruk pada tahun-tahun awal tidak semudah membalikkan telapak tangan," kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan, Vera Septaria.

Selain sumber daya manusia petani yang belum memiliki cukup ilmu dalam membudidayakan jeruk, saat itu penyuluh pertanian yang memiliki keilmuan di bidang hortikultura juga tidak ada.

Namun keterbatasan tersebut bukannya menjadikan pemerintah daerah dan petani setempat patah arang, ini dibuktikan bahwa pada 2012 jeruk asal Pekonina mulai dikenal pasar karena memiliki kekhasan dari segi rasa.

Bukan saja pasar lokal sejumlah pedagang asal Jakarta mulai memesan jeruk dari Pekonina tersebut.

"Waktu itu ada pedagang asal Jakarta minta dikirim setiap minggu, karena tidak sanggup ya akhirnya batal," ujarnya.

Penambahan luas budidaya jeruk terus dilakukan pemerintah hingga kini. Luas kebun jeruk di daerah pemekaran tersebut sudah mencapai 400 hektare yang tersebar pada empat kecamatan, yakni Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, Pauh Duo dan Sangir.

Wisata Petik Solok Selatan mencoba memberikan nilai lebih kepada petani buah yang ada di daerah itu dengan mengemasnya menjadi destinasi wisata petik.

Pengembangan wisata petik ini untuk mendukung tujuan wisata yang sedang dikembangkan, seperti objek wisata budaya Kawasan Seribu Rumah Gadang, air terjun Tangsi Ampek, dan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui daerah itu yang kini tengah dibuka oleh kelompok pecinta alam bersama Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Wisata petik buah ini melengkapi sensasi tidur di rumah gadang dan menikmati pemandangan alam.

"Solok Selatan telah memiliki objek wisata yang spesifik, namun dengan dikembangkan wisata petik pengunjung diharapkan juga bisa membawa oleh-oleh dari Solok Selatan," katanya.

Tak hanya jeruk, sejumlah petani juga mulai mengembangkan buah naga atau manggis berada di lokasi yang pemandangan alam indah, seperti kebun jeruk yang berada Karang Putih, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir.

Lokasi kebun tersebut berada di perbukitan. Pengunjung bisa menikmati pesona gunung kerinci dari ke jauh dan asrinya Hutan Nagari Simancuang serta bisa melihat matahari terbit dan tenggelam saat langit cerah. (ANtara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 19:27 WIB

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 09:00 WIB

Cara Mengatasi Kulit Belang akibat Jalan-jalan Seharian saat Liburan, Bisa Pakai Bahan Alami

Cara Mengatasi Kulit Belang akibat Jalan-jalan Seharian saat Liburan, Bisa Pakai Bahan Alami

Lifestyle | Minggu, 28 Desember 2025 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Futsal yang Bisa Dipakai untuk Jalan-Jalan, Harga Mulai Rp300 Ribuan

5 Rekomendasi Sepatu Futsal yang Bisa Dipakai untuk Jalan-Jalan, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:22 WIB

Liburan Keluarga Hemat, Ini 5 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Muat Banyak, Irit Bensin

Liburan Keluarga Hemat, Ini 5 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Muat Banyak, Irit Bensin

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:46 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×