Kaki Sakit, Mengapa Perempuan Masih Kepincut "High Heels"?

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:22 WIB
Kaki Sakit, Mengapa Perempuan Masih Kepincut "High Heels"?
Ilustrasi kaki nyeri akibat memakai sepatu hak tinggi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap musim, tren fesyen selalu berubah, tak terkecuali pada sepatu. Ini membuat perempuan di seluruh dunia merasa antusias tentang tren sepatu terbaru yang akan mereka beli.

Sepatu-sepatu ini dirancang untuk membuat kaki terlihat seksi, cantik dan menciptakan rasa bangga yang tinggi di diri kaum Hawa. Tapi kenyataannya, sepatu-sepatu ini tidak dirancang untuk membuat kaki menjadi nyaman atau sesuai dengan kaki agar tak terasa menyakitkan.

Inilah yang kemudian membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa perempuan masih saja membeli sepatu itu. Padahal mereka tahu bahwa sepatu hak tinggi akan sangat menyakitkan untuk kaki mereka?

Jawabannya adalah, karena setiap perempuam ingin terlihat luar biasa, baik untuk gaun malamnya, perjalanan bisnisnya atau hanya koleksi pribadi di lemarinya. Intinya, mereka tak bisa hidup tanpa sepatu-sepatu itu.

Ada banyak alasan mengapa sepatu hak tinggi sering terasa tidak nyaman. Misalnya saja, hak tinggi 3 sentimeter dengan 6 sentimeter, akan menentukan jenis masalah kaki yang berbeda yang akan Anda dapatkan.

Kaki seseorang tidak dirancang untuk memakai hak setinggi 6 sentimeter, sehingga dia harus beradaptasi dengan ketinggian yang berbeda.

Sepatu berhak dirancang dengan kemiringan yang cukup curam. Ini akan membuat kaki Anda menyimpan semua berat badan dan pada akhirnya akan membuat tekanan pada kaki Anda.

Lemak alami pada tumit kaki akan melayang maju menuju jaring jari kaki dan membuat kepala tulang metatarsal terekspos ke tapak sepatu. Sepatu-sepatu untuk Anda bergaya ini tidak memberikan cukup bantalan di daerah kotak kaki, mereka juga tidak dirancang dengan dukungan lengkungan yang memadai untuk mengambil tekanan dari kaki Anda.

Beberapa sepatu bahkan dibuat dengan kulit yang sangat tipis di bagian luar. Ini membuat sol pada kaki terasa sangat sakit ketika berjalan, atau berdiri di lantai dengan permukaan keras untuk jangka waktu yang lama.

Alasan lain mengapa jenis sepatu dapat menjadi tidak nyaman dan menyebabkan masalah kaki adalah karena rentang gerak pada sendi ibu jari yang terbatas dan perkembangan deformitas bunion atau tulang taji yang membentuk di sekitar sendi.

Jika kaki tidak memiliki gerak secara leluasa dan fleksibel, ini tidak akan membuat sendi berputar dengan lancar. Ibu jari tidak dapat mentolerir  sepatu yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan di sendi.

Kurangnya dukungan dalam sepatu terus menjadi alasan utama mengapa perempuam sering merasakan nyeri, kram kaki, kaki lelah dan kelelahan saat memakainya. Perempuan yang memiliki kaki datar lebih rentan terhadap jenis masalah karena otot lengkungan di kaki yang tidak stabil dan mudah lelah.

Sulit untuk menemukan sepatu dengan kemiringan sempurna atau jumlah yang tepat dari dukungan lengkungan yang akan menampung tipe kaki semua orang. (Huffington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run

Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:36 WIB

4 Sepatu Sekolah Anak Skechers Perekat, Praktis Dipakai dan Nyaman untuk Aktivitas Seharian

4 Sepatu Sekolah Anak Skechers Perekat, Praktis Dipakai dan Nyaman untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:10 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:10 WIB

3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal

3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:03 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review

5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:05 WIB

10 Sepatu HYROX Terbaik 2026, Stabil untuk Lari dan Functional Fitness

10 Sepatu HYROX Terbaik 2026, Stabil untuk Lari dan Functional Fitness

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×