Kepri Siap "Go Digital"

Madinah

Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:46 WIB
Kepri Siap "Go Digital"
Objek wisata Pulau Bintan di Kepulauan Riau. [Shutterstock]

Suara.com - Hastag #KepriGoDigital merangsak ke papan atas daftar trending topic Twitterland. Hampir setengah hari, netizen memperbincangkan tema “Go Digital Be the Best”, yang diangkat dalam diskusi di Ballroom Pacific Palace Hotel, Batam, Kepulauan Riau.

“Kami sedang berkumpul dengan para stakeholder dan industri pariwisata untuk menyongsong era digital,” kata Guntur Sakti, Kadispar Provinsi Kepri, Batam, Selasa (4/10/2016).

Rupanya, Guntur sedang menindaklanjuti platform go digital, yang sedang getol-getolnya dibangun  Menpar Arief Yahya. Konsep baru dalam marketing pariwisata itu sudah diluncurkan saat Rakornas Kemenpar pada 15-16 September 2016, di Econvention, Ecopark, Ancol, Jakarta.

“Kami yakin, program yang diluncurkan menpar ini harus segera disambut dengan percepatan implementasi di daerah. Kepri menjadi provinsi nomor satu yang langsung follow up sampai ke level industri,” ujarnya.

Prinsip digital adalah more digital more personal, more digital more global dan more digital more professional. Jika ingin menjadi pemain global, maka harus menggunakan standar global.  Kepri, yang menjadi pintu utama masuk 20 persen wisatawan mancanegara (wisman) harus mengambil langkah cepat, karena tren ke depan menuju digitalisasi.

“Saya ingat kata-kata menpar, dalam persaingan masa depan, bukan yang besar menggilas yang kecil, namun yang cepat mengalahkan yang lambat,” tegas Guntur.

Lima unsur pentahelix, yaitu academician, business, community, government dan media, atau yang biasa disingkat ABCGM, langsung diajak berdiskusi. Guntur pun menghadirkan tiga narasumber yang bisa mempercepat pemahaman go digital yang dimaksud Kemenpar, yaitu Samsriyono Nugroho, Staf Khusus Menpar Bidang IT, Muh Noer Sadono, Staf Khusus Menpar Bidang Media, dan Claudia, Direktur Indonesia Travel Exchange (ITX) ke forum diskusi tersebut.

Sosialisasi digital tourism ini disambut serius oleh para undangan yang didominasi oleh pelaku industri, yang terdiri dari distributor, tur operator, tour agency, dan pemandu wisata. Ada juga para supplier seperti hotel, resort, restoran, produsen dan penjual suvenir, dan lainnya. Beberapa dari UMKM, agen travel konvensional, yang bersemangat untuk maju.

Kejar Target 20 Juta Kunjungan Wisman pada 2019

Samsriyono, yang mantan Dirut Lintas Arta itu menjelaskan gambaran umum tentang go digital, yang dirancang untuk mengejar target 20 juta kunjungan wisman pada 2019. Ia juga menjelaskan, tanpa digital, proyeksi tersebut seperti mimpi di siang bolong.

Semua negara yang sektor pariwisatanya maju pasti menggunakan teknologi untuk look or search, book, and pay ke dalam satu platform online.

“Maka kami membuat Digital Market Place (DMP), yang nantinya bisa mewadahi paket-paket pariwisata yang dibuat oleh para pelaku industri,” ujarnya.

Sementara itu, Claudia menjelaskan teknis DMP. Jika sudah memiliki website yang real up date atas paket-paketnya, maka sudah bisa disebut digital?

“Kalau bayarnya masih harus ke ATM dulu, maka itu belum digital. Kalau booking-nya masih telepon ke operator atau ke kantornya, itu juga belum bisa disebut digital. Yang dimaksudkan dengan digital adalah looking, booking, sampai payment harus dalam satu platform, di satu website dan online. Semuanya sudah diurus mesin dan akurat,” jelasnya.

Secara khusus, Claudia membagi kelas di forum itu menjadi dua. Pertama, kelas supplier. Mereka diajarkan cara melakukan registrasi di ITX, berikut syarat dan ketentuannya.

Kedua, kelas distributor, tentang bagaimana tour operator dan tour agent membuat paket dengan bahan-bahan dari supplier. Ia juga memaparkan soal keamanan dalam sistem pembayaran, notifikasi sebelum proses pembayaran, hak dan kewajiban industri yang hendak bergabung dalam ITX.

Lalu apa yang membuat forum itu heboh dan mengguncang media sosial dengan hastag #KepriGoDigital?

“Saya mendapat tugas untuk menghidupkan official website kami. Pertama harus real up date news tentang destinasi baru, amenitas baru, akses baru, dan lainnya. Kedua, kami harus sudah bisa memastikan calender of event selama satu tahun penuh, lengkap dengan tanggal dan bulan, serta deskripsi singkat even tersebut,” kata Guntur.

Ketiga, lanjutnya, ia akan menghidupkan komunikasi melalui media sosial, sekaligus memasarkan produk terbaru, destinasi unggulan, amenitas baru dan akses yang perlu diketahui publik, agar mereka mau berwisata ke Kepri.

Semua industri disarankan memiliki tim media sosial, sehingga bisa saling berkicau di Twitterland, Facebook, Instagram, Youtube, Pinterest, WeChat, dan lainnya.

“Nah, #KepriGoDigital adalah pendahuluan kami. Sekadar tes sinyal saja bahwa Kepri sangat siap go digital,” tandasnya.

 

 

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seni Budaya Dominasi Festival Mahakam 2016

Seni Budaya Dominasi Festival Mahakam 2016

Lifestyle | Kamis, 06 Oktober 2016 | 00:40 WIB

Kejar "International Award", Menpar Siapkan 19 Calon Jawara

Kejar "International Award", Menpar Siapkan 19 Calon Jawara

Lifestyle | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Korpri Bakal Dirikan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum

Korpri Bakal Dirikan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:47 WIB

"Wonderful Indonesia" Sabet Dua Penghargaan di Johannesburg

"Wonderful Indonesia" Sabet Dua Penghargaan di Johannesburg

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2016 | 18:03 WIB

Terkini

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:33 WIB

×