Mereka Tularkan Hidup Damai Lewat Meditasi

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2016 | 09:10 WIB
Mereka Tularkan Hidup Damai Lewat Meditasi
Kegiatan meditasi yang dilakukan rutin oleh Komunitas Tergar Indonesia. (Foto: Dok. Komunitas Tergar)

Suara.com - Hidup di kota besar seperti Jakarta, sudah harus siap menanggung risiko stres. Bagaimana tidak, jalanan macet dan tuntutan pekerjaan yang tak kenal waktu jadi hal yang harus dihadapi masyarakat urban sehari-hari.

Wajar jika banyak kaum urban yang memilih untuk lari dari keruwetan kota dengan berlibur atau melakukan hal-hal yang dapat menurunkan stres. Seperti yang dilakukan komunitas meditasi di Jakarta, yang bernama Tergar ini.

Pengurus Komunitas Tergar Indonesia Linda Wijaya mengatakan, banyak orang mengenal meditasi hanya bisa dilakukan di tempat yang tenang dan membutuhkan konsentrasi berjam-jam lamanya. Padahal meditasi sejatinya bisa dilakukan dimanapun, kapanpun dalam kondisi apapun.

Ini pulalah yang mendasari dirinya dan pengurus Tergar lainnya untuk mendirikan komunitas yang diketuai oleh guru meditasi asal pegunungan Himalaya, Yongey Mingyur Rinpoche sejak 2011.

"Kita melihat kebutuhan dari beberapa anggota yayasan kami untuk belajar meditasi. Kebetulan kami sangat percaya dengan karma baik. Begitu mengenal Mingyur Rinpoche, kami percaya beliau adalah guru yang bisa mengajar meditasi yang bisa diaplikasikan pada masyarakat zaman modern sekarang ini," ujar Linda saat ditemui di Tergar Center, bilangan Daan Mogot, Jakarta Barat, belum lama ini.

Biksu Yongey Mingyur Rinpoche pendiri Komunitas Tergar. (Suara.cm/Firsta Nodia)

Sebelum bergabung dalam komunitas meditasi ini, ia kerap mengalami insomnia karena beban pikiran yang banyak atas permasalahan sehari-hari. Linda pun berusaha mencari obat untuk meredakan permasalahan yang menurunkan kualitas hidupnya.

"Bertemulah saya dengan mahaguru yang selalu memancarkan kebahagiaan. Saya tidak mudah marah dengan orang di sekeliling dan bahkan sistem imunitas saya kebal, karena tak pernah lagi sakit-sakitan," tambah dia.

Bermula dari Kisah Hidup Biksu Rinpoche
Linda mengisahkan, Rinpoche adalah seorang biksu yang lahir pada 1975. Ia mendalami meditasi sejak usia anak-anak, tepatnya saat berusia 9 tahun.

Kepribadiannya yang tenang dan damai ini membuatnya dijuluki sebagai 'The Happiest Man on Earth'. Baru-baru ini bahkan, Rinpoche baru pulang dari retret di balik Pegunungan Himalaya selama 4.5 tahun, tanpa membawa barang-barang duniawi.

Dalam kesempatan yang sama, Rinpoche mengatakan bahwa perjalanannya menjadi pakar meditasi berawal dari perasaan gelisah dan khawatir yang sering dialaminya sejak kecil. Kegelisahan yang mengganggu inilah, sehingga mendorong Mingyur Rinpoche mendalami praktik meditasi.

Kegiatan meditasi yang dilakukan rutin oleh Komunitas Tergar Indonesia. (Foto: Dok. Komunitas Tergar)

Melalui praktik meditasi yang tekun dan didasari pengalaman, Rinpoche berhasil mengubah rasa cemas berlebih, menjadi bekal untuk membantu orang lain mengatasi kondisi yang sulit serta menuntunnya menjadi seorang Mahaguru yang ceria.

Ia pun mendirikan komunitas Tergar di Kathmandu, Nepal yang akhirnya menjalar hingga ke negara lain termasuk Indonesia. Di Indonesia, anggota Komunitas Tergar telah mencapai 2800 orang.

Melatih Sistem Pernapasan
Pada prinsinpnya, lanjut Rinpoche, meditasi adalah melatih sistem pernapasan, seperti menarik dan membuang napas. Namun dilakukan dengan lebih rileks dan Anda harus menghitung berapa kali jumlah napas selama hitungan tertentu.

"Ketika kita fokus menghitung jumlah napas, maka pikiran yang bersliweran akan hilang dengan sendirinya. Karena pada dasarnya meditasi bukan menghilangkan isi pikiran kita," tambah dia.

Kegiatan meditasi yang dilakukan rutin oleh Komunitas Tergar Indonesia. (Foto: Dok. Komunitas Tergar)

Rinpoche menambahkan, meditasi yang rutin dan berkualitas akan mendatangkan manfaat bagi pelakunya. Antara lain, meningkatkan fungsi otak yang berperan memproduksi hormon bahagia sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dan hal itu telah dirasakan oleh Linda dan anggota komunitas Tergar lainnya.

Anggota komunitas Tergar rutin mengadakan kegiatan meditasi pada minggu pertama setiap bulan selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu. Pada pertemuan ini, anggota akan diajarkan 10 teknik meditasi yang berhubungan langsung dengan aktivitas sehari-hari.

"Dewasa hingga anak-anak boleh bergabung, asalkan bisa keep awereness dan mengikuti jalannya acara dengan baik. Bahkan untuk lansia yang sudah tidak bisa duduk bersila, kita sediakan bangku untuk duduk," sambung Linda.

Jika Anda tertarik untuk belajar meditasi dari pakarnya langsung, bisa mendaftar melalui akun sosial media mereka di Tergar Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Lestarikan Kopi Nusantara Lewat "Latte Art"

Mereka Lestarikan Kopi Nusantara Lewat "Latte Art"

Lifestyle | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 08:41 WIB

Ini Wadahnya Para Pejuang Leukimia Granulositik Kronis

Ini Wadahnya Para Pejuang Leukimia Granulositik Kronis

Lifestyle | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 15:16 WIB

Yuk, Gabung di Komunitas "Calsic"

Yuk, Gabung di Komunitas "Calsic"

Lifestyle | Minggu, 18 September 2016 | 05:08 WIB

Terkini

Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?

Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:05 WIB

Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah

Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:05 WIB

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:45 WIB

Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya

Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:33 WIB

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya

Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:35 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:50 WIB

Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:25 WIB

Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya

Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:05 WIB