Festival Baduy Dipadati Pengunjung

Angelina Donna

Sabtu, 05 November 2016 | 19:14 WIB
Festival Baduy Dipadati Pengunjung
Masyarakat suku Baduy. (shutterstock)

Suara.com - Wisatawan domestik dari berbagai daerah di Tanah Air memadati "Festival Baduy" yang menampilkan berbagai produk kerajinan masyarakat suku terasing di pedalaman Kabupaten Lebak itu.

"Kami memperkirakan sejak dua hari terakhir ini pengunjung wisatawan yang datang ke sini mencapai 2.000 orang," kata Ketua "Festival Baduy", Sarpin di Lebak, Sabtu (5/11/2016).

Pelaksanaan "Festival Baduy" kali pertama digelar dan berlangsung 4-6 November 2016 di kawasan hak tanah ulayat masyarakat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Festival itu bertujuan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain itu juga mempromosikan berbagai produk kerajinan masyarakat Baduy antara lain tenun, pakaian batik, golok, samping, lomar, aneka souvenir,gula aren dan madu.

"Kami berharap melalui "Festival Baduy" 2016 lebih dikenal masyarakat luas," katanya menjelaskan.

Menurut Saprin, peserta "Festival Baduy" itu semuanya masyarakat Baduy dengan membangun bale-bale atau galeri untuk menampung produk kerajinan itu.

Pembangunan bale-bale dan rumah warga Baduy sekitar 70 unit sehingga pengunjung wisata bisa membeli langsung.

"Kami ke depan agenda "Festival Baduy" menjadikan tahunan guna mempromosikan produk kerajinan Baduy," katanya.

Ia mengatakan, saat ini produk kerajinan Baduy cukup membantu pendapatan ekonomi masyarakat juga menyerap lapangan pekerjaan.

Untuk itu, pihaknya mendorong perajin masyarakat Baduy menjadikan ikon wisata Kabupaten Lebak.

Sebab, masyarakat Baduy memiliki nilai jual untuk mendatangkan wisatawan domestik hingga mancanegara.

"Kami berharap pelaksanaan festival itu dapat mendongkrak pendapatan ekonomi perajin masyarakat Baduy," katanya.

Sejumlah perajin kain tenun Baduy di kawasan masyarakat ulayat Baduy di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak mengaku dirinya menyambut positif penyelenggaraan "Festival Baduy" untuk membantu pemasaran produk kerajinan masyarakat Baduy.

Festival ini, kata dia, dirinya merasa kewalahan untuk melayani permintaan wisatawan domestik.

"Kami hari ini sudah laku menjual kain tenun sebanyak 15 potong dengan harga Rp300 ribu per potong," kata Neng (45) seorang perajin tenun Baduy warga Kadu Ketug Desa Kanekes Kabupaten Lebak.

Saprudin (40) seorang wisatawan domestik asal Karawang Jawa Barat mengatakan dirinya mengapresiasi Festival Baduy dengan menggelar berbagai produk kerajinan masyarakat terasing itu.

Kelebihan festival itu, mereka pengunjung sambil duduk di bale-bale memilih produk kerajinan Baduy.

Selain itu juga harga produk kerajinan Baduy tidak memiliki label harga yang jelas.

Namun, pembeli dilarang menawar harga jika sudah ditentukan oleh penjual masyarakat Baduy.

"Kami membeli kain tenun seharga Rp250 ribu dan tidak boleh ditawar lagi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebak Mimpi UKM Baduy Tembus Pasar Dunia

Lebak Mimpi UKM Baduy Tembus Pasar Dunia

News | Sabtu, 03 September 2016 | 02:31 WIB

Agar Kampung Adat Baduy Jadi Warisan Dunia

Agar Kampung Adat Baduy Jadi Warisan Dunia

Lifestyle | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 07:37 WIB

Bakal Dikunjungi Jokowi, Ini Harapan Masyarakat Baduy

Bakal Dikunjungi Jokowi, Ini Harapan Masyarakat Baduy

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 19:59 WIB

Kebudayaan Baduy Aset Internasional

Kebudayaan Baduy Aset Internasional

Lifestyle | Sabtu, 14 Mei 2016 | 15:30 WIB

Warga Baduy Minta Sunda Wiwitan Bisa Masuk Kolom Agama KTP

Warga Baduy Minta Sunda Wiwitan Bisa Masuk Kolom Agama KTP

News | Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:00 WIB

Terkini

Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Ini Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu

Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Ini Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!

Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Nggak Kapok, Artis Revaldo Fifaldi Kembali Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sita Sabu dan Bong

Nggak Kapok, Artis Revaldo Fifaldi Kembali Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sita Sabu dan Bong

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:39 WIB

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×