Siswi SMP Bikin Keripik dari Pare Tanpa Rasa Pahit

Tomi Tresnady

Sabtu, 04 Februari 2017 | 23:31 WIB
Siswi SMP Bikin Keripik dari Pare Tanpa Rasa Pahit
Buah pare. [shutterstock]

Suara.com - Berawal dari hobi masak, Ananda Putri Zulkaranaen (14) siswi SMP Madania, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil mengembangkan buah pare menjadi cemilan kerupuk yang renyah tanpa rasa pahit.

Hasil kreatifitas siswi kelas IX tersebut dipamerkan dalam ajang "Student of the years' Festival Madania yang diselenggarakan oleh Sekolah Madania, Parung, Sabtu (4/2/2017).

"Idenya dari aku sendiri, karena ada tugas sekolah untuk membuat 'project' yang harus dipresentasikan sebelum ujian sekolah," kata Ananda.

Ananda membuat sendiri keripik pare tersebut, dengan melakukan eksperimen dan penelitian agar pare bisa menjadi keripik yang enak untuk dinikmati sehari-hari.

"Banyak yang suka pare karena rasa pahitnya, dan pare punya khasiat anti kanker juga. Tapi saya tidak suka pare, tertantang supaya bisa mencicipinya tanpa rasa pahit," katanya.

Ia menceritakan ide awal munculnya keripik pare, selain karena hobi masak juga belajar dari kerupuk emping yang juga pahit tetapi setelah dijadikan kerupuk rasa pahit pada emping hilang.

Selama enam minggu atau dua bulan, Ananda melakukan percobaan, mencari cara menghilangkan rasa pahit dari pare, sebelum diolah menjadi kerupuk krispi yang gurih dan renyah.

"Saya riset sendiri, selain bertanya dengan guru dan mama, juga bikin percobaan dengan sampel dari teman-teman sekolah," katanya.

Untuk menghilangkan rasa pahit pada pare, Ananda berhasil menemukan formula tersendiri yang didapat dari ibunya, yakni merendam pare dengan air garam, lalu merendam kembali dengan kapur sirih.

baca juga

"Setelah direndam, lalu direbus, setelah itu baru dikeringkan," katanya.

Irisan daging pare yang sudah hilang rasa pahitnya lalu digoreng menggunakan tepung. Tepung yang ia gunakan juga diolah sendiri, tidak menggunakan tepung olahan yang sudah ada di pasar.

Tepung goreng yang digunakan Ananda berasal dari campuran tepung terigu yang dicampur bumbu masak seperti merica, garam dan bawang, lalu dicampur tepung roti untuk menciptakan rasa krispy pada keripik pare.

Ananda juga berkreasi dengan menciptakan tiga rasa keripik pare yang dicampur dengan bumbu perasa yakni keju, pedas manis dan original.

"Kalau rasa saya tentukan sendiri berdasarkan selera, karena banyak yang suka keju, serta pedas manis. Kalau original untuk mempertahankan rasa aslinya," kata Ananda.

Ananda berencana, untuk menjadi 'pengusaha' dengan memasarkan keripik Pare ciptaannya dengan harga berkisar antara Rp10 ribu sampai Rp12 ribu dengan kemasan yang menarik. Ia juga sudah mendapat banyak pesanan dari teman-teman sekolah, dan juga kerabat yang tau tentang keripik pare miliknya.

"Sudah ada yang pesan, saya juga kebingungan belum bisa bikin, karena harus menyelesaikan tugas sekolah dulu," katanya.

Menurut Ananda, jika keripik parenya laku di pasaran dan dapat disukai banyak orang, sebagian dari keuntungan penjualan akan ia donasikan untuk kegiatan amal di sekolahnya.

Rina Santi, guru pembimbing Studen of Year Sekolah Madania mengatakan, setiap akhir tahun ajaran baru, seluruh siswa diwajibkan menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk membuat perencanaan kerja yang disesuaikan dengan minatnya masing-masing.

Kegiatan tersebut, lanjutnya bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa untuk melakukan sebuah penelitian, mengolah dana, menyajikannya dalam bentuk karya serta mempresentasikannya kepada orang-orang.

"Student of the years ini mengasah kemampuan siswa untuk melakukan penelitian, mengolah data, survei ke lapangan, dan berkomunikasi. Manfaat kegiatan ini selain sebagai penilaian di sekolah, juga mendidik anak menjadi pengusaha muda," katanya.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Bikin Keripik Kentang Sendiri

Yuk, Bikin Keripik Kentang Sendiri

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2015 | 13:45 WIB

Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Keripik Kentang

Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Keripik Kentang

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2015 | 08:39 WIB

Pare Baik Untuk Turunkan Gula Darah?

Pare Baik Untuk Turunkan Gula Darah?

Health | Jum'at, 29 Mei 2015 | 17:44 WIB

Terkini

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

×