Lekat Bawa Tenun Badui ke London Fashion Week

Ardi Mandiri, Dinda Rachmawati

Jum'at, 10 Februari 2017 | 05:31 WIB
Lekat Bawa Tenun Badui ke London Fashion Week
Lekat siap bawa tenun Badui ke London Fashion Week. [suara.com/Dinda]

Suara.com - Konsistensi Desainer Amanda Indah Lestari, mengeksplorasi tenun Badui selama empat tahun terakhir semakin menunjukkan hasil yang membanggakan. Hal ini ia perlihatkan dengan membawa label Lekat miliknya ke panggung London Fashion Week (LFW) 2017.

Gelaran fashion bergengsi di dunia yang akan diselenggarakan pada 14-25 Februari mendatang ini menjadi kali pertama Amanda membawa Lekat ke panggung international. Menurutnya, ajakan ini datang dari kerjasamanya dengan British Council.

"Kita apply di LFW 2017 untuk Fashion Scout dan International Fashion Show Case. Di Fashion Scout kita bisa mendekor, kita arahin modelnya seperti apa," jelas desainer yang kerap disapa Mandy ini.

Nantinya, Lekat akan membawa koleksi Spring Summer 2017 bertajuk Moments: Reserved yang terinspirasi dari perjalanan Lekat dari awal hingga sekarang. Ada 24 look yang akan ia tampilkan di show pada tanggal 20 Februari 2017 ini, 13 di antaranya merupakan kolaborasi dari Billie Jacobina, salah seorang desainer asal Inggris.

Seperti biasa, koleksi terbaru ini akan ditampilkan dengan banyak permainan warna, yang mencerminkan ciri khas tenun Badui sendiri. Beberapa pattern geometris juga akan dihadirkan dalam panggung LFW 2017 melalui koleksinya bersama Billie.

Tidak hanya itu, Lekat juga akan tampil di International Show Case mamerkan koleksinya pada tanggal 17-21 Februari 2017. Tujuannya, kata Amanda, ingin lebih memperkenalkan Lekat ke media dan calon pembeli di London.

"London pusatnya mode dunia. Pengen tau gimana tanggapan konsumen London tentang Lekat. Mungkin akan bawa sekitar 50-60 piece, bisa langsung dibeli di sana. Saya nggak ada target mau terjual berapa, yang penting coba dulu, walaupun gak dapet buyer nggak apa-apa, yang penting udah dapet pengalaman," ungkapnya.

Pengalaman tampil di LFW 2017 nantinya juga akan didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter fashion yang diarahkan oleh Nia Dinata. Satu bulan setelah kembali dari London, film ini akan dipertontonkan di hadapan publik Indonesia.

Menuriut Nia, sangat disayangkan jika momen bahagia ini tidak diabadikan, untuk bisa dinikmati bersama-sama di Indonesia. Ia berharap, melalui film dokumenter ini, banyak generasi muda yang ingin menjadi desainer terinspirasi dan tahu seperti apa perjuangan yang dihadapi untuk bisa menjadi seorang desainer.

"Sesuatu yamg bisa dibawa pulang, kita semua bisa belajar dari prses yang mandy alami. Ini harus bisa ditonton semua orang," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Desainer Lokal Usung Busana Muslim ke "London Fashion Week"

Lima Desainer Lokal Usung Busana Muslim ke "London Fashion Week"

Lifestyle | Sabtu, 13 Februari 2016 | 08:05 WIB

Wow, Puting Payudara Bakal Ngetren Tahun 2015

Wow, Puting Payudara Bakal Ngetren Tahun 2015

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2014 | 16:24 WIB

Terkini

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Surakarta | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

×