Asyiknya Komunitas Ini, Budayakan Membaca 15 Menit Saja!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Sabtu, 04 Maret 2017 | 12:12 WIB
Asyiknya Komunitas Ini, Budayakan Membaca 15 Menit Saja!
Komunitas Relawan Membaca 15 Menit (REM15). (Foto: Dok. REM15)

Suara.com - Buku adalah jendela dunia, merupakan sepenggal kalimat yang dulu sempat ramai digaungkan.

Namun kini, saat teknologi mengambil alih sendi-sendi kehidupan kita, buku semakin ditinggalkan dan masyarakat lebih memilih ponsel sebagai sumber informasi mereka.

Hingga akhirnya turun satu peraturan baru yaitu Permendikbud 23/2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang diharapkan efektif meningkatkan budaya membaca 15 menit sebelum pelajaran sekolah.

Aturan tinggal aturan. Banyak yang menjalankan, banyak juga yang tidak. Sampai pada satu titik, sebuah komunitas berdiri dan berusaha menjalankan mandat tersebut dengan baik.

Mereka adalah komunitas dari Relawan Membaca 15 Menit atau biasa disingkat REM15. Berdiri pada Februari 2015, komunitas REM15 kini sudah memiliki 600 anggota di 16 provinsi di Indonesia.

"Kami melatih relawan, guru, orangtua bahkan asisten rumah tangga dalam upaya menumbuhkan kembali minat baca pada masyarakat," jelas Gufron Amirullah, pendiri Komunitas Relawan Membaca 15 Menit.

Melalui pelatihan-pelatihan tersebut, ia berharap semua komponen masyarakat dapat bekerja sama membantu anak-anak untuk mencintai buku dengan membuat aktifitas membaca lebih menyenangkan.

Lantas, apa program yang ditawarkan REM15 untuk menumbuhkan kembali minat baca anak-anak? Simak ulasan selanjutnya.

Empat Program Utama
Ada empat Program utama dalam komunitas REM15. Program pertama adalah membaca interaktif. "Bagaimana guru atau relawan membuat anak-anak tertarik membaca," tambahnya.

Menurut Gufron, ia kerap menemukan anak yang tidak mau membaca karena merasa buku membosankan. Oleh karena itu, ia bersama rekan-rekan lain di REM15 berusaha sebisa mungkin membuat kegiatan membaca lebih menyenangkan dengan cara metode yang lebih interaktif.

Program kedua adalah membuat bigbook. Dengan program ini diharapkan para guru yang menjadi sasaran latihan REM15 mampu membuat buku cerita mereka sendiri.

"Ini program favorit guru, mereka bilang ini program yang menyenangkan bisa membuat buku sendiri," terang lelaki yang berprofesi sebagai dosen di Uhamka Jakarta ini.

Cerita tak perlu panjang, cukup cerita sederhana namun bermakna serta mengandung unsur pelajaran kehidupan, alhasil guru, orangtua atau relawan lain dapat membuat bukunya sendiri.

Program ketiga adalah bermain peran. Program ini, kata Gufron, bisa jadi merupakan program favorit anak-anak yang menjadi sasaran kampanye membaca 15 menit. "Setelah membaca buku kita bermain peran, bukan membuat rangkuman, bagi anak merangkum itu sangat membosankan," imbuhnya.

Program keempat atau yang terakhir namun tak kalah penting adalah penjenjangan buku. Dengan program ini REM15 berharap baik guru maupun orangtua tahu mengenai buku-buku yang sesuai dengan usia anak.

"Respon mereka seru sekali, mereka biasa bermain dengan gadget dan menurut mereka membaca buku sangat menyenangkan," cerita Gufron saat ditemui Suara.com di kawasan Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.


Lalu, apa saja manfaat membaca buku bagi anak? Pendiri REM15, Gufron Amirullah menjelaskannya pada bagian berikutnya.

Melatih Imajinasi Anak Lewat Buku
Melalui buku, REM15 percaya anak dapat dilatih imajinasinya dan juga nalar karena harus memprediksikan apa yang terjadi dalam cerita selanjutnya. Belum lagi jika buku tersebut menyimpan hikmah dan pelajaran kehidupan yang baik bagi anak.

Gufron dan REM15 juga pernah menemukan kasus di mana anak-anak dari satu sekolah di kawasan Depok tidak mengerti arti kata cemas. Maka melalui buku yang dibaca hanya 15 menit, anak dapat menambah kosa kata baru yang ia temukan dalam buku.

Saat ini, empat donatur utama komunitas Relawan Membaca 15 Menit adalah Yayasan Literasi Anak Indonesia, YLAI Bali, Gramedia dan KPK. "Kami hingga saat ini belum membuka sumbangan berupa uang, lebih kepada dalam bentuk buku untuk disalurkan ke daerah," jawab Gufron.

baca juga

Beberapa daerah yang menjadi sasaran utama komunitas Relawan Membaca 15 Menit adalah Padang, Lampung, Sorong, Fak-Fak dan Manokwari. "Karena anak-anak Indonesia sebenarnya memiliki minat baca yang tinggi tetapi bukunya tidak ada atau tidak menarik," sambungnya.

Ke depan, Gufron berharap mampu kembali mengumpulkan anggota REM15 untuk acara Kemah Master Literasi Relawan Membaca. Ia sebagai perwakilan REM15 juga berpesan agar orangtua senantiasa membiasakan membaca cerita 15 menit sebelum anak tidur.

"Goal kita hanya satu, membuat anak mencintai buku," tuturnya menutup sesi wawancara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Menginspirasi Lewat Busana Muslim Syar'i Indonesia

Mereka Menginspirasi Lewat Busana Muslim Syar'i Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 25 Februari 2017 | 13:03 WIB

Komunitas Cinta Berkain Gelar Pesta Budaya

Komunitas Cinta Berkain Gelar Pesta Budaya

Lifestyle | Selasa, 14 Februari 2017 | 20:24 WIB

Kolektor Sneaker Bisa Kumpul Disini

Kolektor Sneaker Bisa Kumpul Disini

Lifestyle | Minggu, 12 Februari 2017 | 08:15 WIB

Cari Kawan Lari, Yuk Gabung Komunitas Ini

Cari Kawan Lari, Yuk Gabung Komunitas Ini

Lifestyle | Sabtu, 04 Februari 2017 | 16:36 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:30 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 14:29 WIB

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

×