Inspiratif! Angkie Yudistia, Tuna Rungu yang Sukses Jadi CEO

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 04 Maret 2017 | 14:54 WIB
Inspiratif! Angkie Yudistia, Tuna Rungu yang Sukses Jadi CEO
Penyandang tunarungu Angkie Yudistia pernah menjadi finalis Abang None Jakarta Barat 2008. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Melihat senyum merona di wajah cantiknya, tentu kita tak pernah menyangka bahwa perempuan bernama Angkie Yudistia ini memiliki kekurangan.

Semua bermula dari demam tinggi yang dideritanya 20 tahun lalu berujung pada penurunan fungsi pendengaran yang kemudian merenggut keceriaannya sebagai remaja.

Ya, Angkie harus menerima kenyataan bahwa dirinya mengalami kesulitan mendengar atau disebut juga dengan istilah tunarungu saat berusia 10 tahun.

Sudah tak terhitung berapa banyak hinaan dari teman-teman sekolahnya dulu karena kekurangannya ini. Bahkan, ia tak pernah berhenti bertanya pada sang pencipta, apa kesalahannya sehingga mendapat ujian ini di dunia.

Angkie sudah mendatangi beberapa dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan untuk mencari kesembuhan. Sayang, bukannya kondisinya semakin membaik, Angkie justru terus mengalami penurunan kemampuan mendengar.

"Setiap 6 bulan sekali diperiksa, eh bukannya tambah bagus malah tambah parah. Apalagi dulu kan perkembangan informasi nggak secanggih sekarang susah mau cari tahu tentang kondisiku," ujarnya di sela-sela peringatan Hari Pendengaran Sedunia di Kemenkes, belum lama ini.

Beruntung, Angkie lahir di tengah-tengah keluarga yang sangat mendukungnya dalam kondisi apapun. Orangtuanya tak putus asa mencari informasi sedetail mungkin dan menyembunyikan kesedihannya di hadapan buah hatinya itu.

"Orangtua aku bukan tipe yang nunjukin drop di depan anak. Jadi, aku juga nggak makin drop dengan kondisi seperti ini," tambah Angkie.

Lelah meratapi nasib, ia merasa menemukan titik baliknya. Momen ini terjadi pada saat Angkie berusia 20 tahun. Ia tak ingin hidupnya hanya dipenuhi dengan kesedihan.

Angkie pun memutuskan bangkit dan menerima kondisinya sebagai seorang tunarungu. "Aku butuh waktu 10 tahun untuk menerima diri sendiri dan itu butuh proses yang panjang sekali," tambah perempuan yang kini memiliki satu orang putri.

Meski memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi, Angkie mantap memilih kuliah jurusan Komunikasi di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Penerimaanya terhadap diri sendiri membuat Angkie mampu menemukan sisi hebatnya.

"Justru di jurusan ini aku belajar menerima dan menemukan jati diri aku sebenarnya," ujar perempuan kelahiran Medan 1987.

Berbagai prestasi ditorehkan Angkie. Ia tak membiarkan kekurangannya menghambat masa depannya. Angkie bahkan tercatat sebagai finalis Abang None Jakarta Barat pada 2008, dan mendapat penghargaan bergengsi sebagai sosok inspiratif dari berbagai pihak setiap tahunnya.

Semangatnya yang membara untuk menembus batas ini membuat Angkie ingin menularkannya pada penyandang tunarungu lainnya. Ia pun memutuskan untuk mendirikan Thisable Enterprise, sebuah program pengembangan skill bagi penyandang disabilitas.

"Aku percaya kita memiliki kesamaan hak untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak teman-teman sesama disabilitas yang butuh kerjaan agar bisa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain," ujar Angkie menyemangati.

Melalui program ini, ia ingin penyandang disabilitas tidak lagi dikasihani saat menjual produk atau jasa mereka, namun karena keberadaan mereka sangat dibutuhkan masyarakat.

"Teman-teman penyandang disabilitas juga dimotivasi sebagai 'self employee' kita kerja sama dengan GOJEK dimana teman-teman bisa terlibat dalam memberikan jasa di fitur Go-Auto, Go-Massage, atau Go-Clean. Mereka juga diajari cara bekerja itu seperti apa," cerita Angkie merinci.

Ia percaya titik baliknya 10 tahun yang lalu mengisyaratkan pesan dari Tuhan agar mampu memperjuangkan keberadaan penyandang disabilitas agar berharga dan mendapat kesetaraan di tengah keterbatasan yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif

Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 15:34 WIB

Fanky Landerson, Kreator Komik Budaya dan Tradisi Minang

Fanky Landerson, Kreator Komik Budaya dan Tradisi Minang

Bisnis | Sabtu, 28 Januari 2017 | 09:01 WIB

Harry Karundeng, Beri Cicilan Tanpa Kartu Kredit via Mise.id

Harry Karundeng, Beri Cicilan Tanpa Kartu Kredit via Mise.id

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:50 WIB

Ajib Hamdani, PNS Pajak yang Bermetamorfosis Jadi Pengusaha

Ajib Hamdani, PNS Pajak yang Bermetamorfosis Jadi Pengusaha

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 18:06 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×