Array

Empat Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bersihkan Rumah

Minggu, 19 Maret 2017 | 07:00 WIB
Empat Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bersihkan Rumah
Ilustrasi membersihkan rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Bisa jadi Anda menghabiskan berjam-jam menggosok lantai dan menyemprotkan disinfektan pada permukaan dapur, tetapi bukan tak mungkin hal tersebut menjadi tindakan yang sia-sia dan hanya membuang energi.

Menurut para ahli bersih-bersih, ada sejumlah kesalahan penting yang membuat kotoran enggan meninggalkan rumah dan konon bisa meninggalkan keluarga pada risiko terkena infeksi.

Rune Sovndahl, co-founder dan CEO dari Fantastic Services, mengungkapkan empat kesalahan umum saat melakukan pembersihan yang harus dihindari. Mau tahu apa saja? Berikut penjelasan lebih lengkap tentang kebersihan rumah yang luput dari pantauan dilansir Daily Mail.

1. Tidak membersihkan wastafel
Wastafel adalah lingkungan yang sempurna untuk bakteri seperti E coli untuk berkembang dan kebanyakan orang tidak berpikir untuk membersihkannya sesering sebagaimana mestinya. Membiarkan kuman bercokol di wastafel dapat menyebabkan keluarga sakit karena bakteri yang menyebar ke salah satu item yang singgah di wastafel.

Gunakan sabun lembut dan air hangat untuk membersihkan wastafel dengan spons segar setiap kali selesai mencuci piring.

2. Tidak membersihkan mesin cuci piring
Hal ini mungkin tampak seperti tugas kontra-produktif, tapi bahkan membersihkan mesin perlu sanitasi. Mesin pencuci piring merupakan tempat sempurna bagi buih sabun untuk tersumbat dan sisa makanan yang dapat membusuk hingga mengerak. Kerak makanan busuk sendiri dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti iritasi tenggorokan, batuk dan masalah pernapasan.

3. Mengabaikan hal yang paling sering disentuh
Ketika melakukan kegiatan bersih-bersih, banyak orang lupa pada beberapa tempat yang harus diperhatikan seperti lampu, gagang pintu dan bahkan remot tv.

Ini adalah beberapa item yang paling banyak disentuh saat di rumah. Sehingga masuk akal bahwa barang-barang tersebut adalah 'pelabuhan' kuman dan bakteri. Membersihkan item-item tersebut harus menjadi bagian dari rutinitas bersih-bersih dengan kain dan semprotan pembersih.

4. Tidak memanggil ahli profesional 'bersih-bersih' sesering yang dibutuhkan
Untuk memastikan semuanya bersih dengan benar dan jika Anda tidak memiliki energi untuk melakukannya sendiri, memanggil profesional dibidang bersih-bersih sepertinya diperlukan.

Dengan begitu rumah akan benar-benar bersih dan akan lebih mudah bagi Anda untuk menjaga rumah dari kuman dan bakteri yang bersembunyi disetiap sudut.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI