Santap 6 Menu Sarapan Ini, Awas Tubuh Bisa Tambah Melar!

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 03 April 2017 | 08:10 WIB
Santap 6 Menu Sarapan Ini, Awas Tubuh Bisa Tambah Melar!

Suara.com - Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam satu hari. Tidak hanya memberikan Anda dorongan energi untuk memulai hari baru, sarapan juga terkait dengan begitu banyak manfaat kesehatan — termasuk pengendalian berat badan dan mempersempit risiko diabetes serta penyakit jantung.

Tapi jika makin hari lingkar pinggang terasa makin melar, menu sarapan Anda mungkin penyebabnya.

Tak hanya itu, dilansir dari Men’s Fitness, Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD, seorang ahli gizi olahraga terdaftar, mengatakan: “Jika Anda memulai hari dengan konsumsi makanan yang sarat dengan gula, terigu putih, dan lemak tak sehat, Anda akan merasa lebih cepat lemas, baik secara mental dan fisik.”

Lantas, menu sarapan apa saja yang bisa bikin tubuh makin gemuk? Berikut enam menu sarapan yang bisa membuat bobot tubuh semakin bengkak yang dihimpun hellosehat.com.

1. Sereal manis
Banyak orang yang berpikir bahwa sereal sarapan kemasan adalah pilihan yang bergizi untuk anak-anak dan orang dewasa. Sereal sarapan komersil sering mencantumkan jargon-jargon kesehatan klise, seperti “mengandung biji-bijian utuh”. Padahal, sereal ini sangat terproses rumit dalam pabrik sehingga hanya mengandung sedikit sisa dari gandum utuh.

Sereal sarapan juga mengandung banyak gula. Bahkan, gula merupakan bahan yang biasanya berada di urutan pertama atau kedua dalam daftar komposisi.

Semakin tinggi urutan suatu bahan dalam daftar komposisi, semakin besar kuantitas yang digunakan. Sereal sarapan kemasan pada umumnya bisa mengandung hingga sekitar 20 gram atau lebih gula dalam satu porsi penyajian. Sereal sarapan “sehat”, seperti granola dan energy bar kemasan, juga tak luput dari sasaran.

Asupan gula tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.









2. Pancake
Pancake adalah pilihan favorit keluarga untuk menu sarapan akhir pekan. Pancake mengandung susu dan telur, yang jika diolah dengan tepat dapat membantu upaya pemangkasan lemak sekitar perut. Namun pancake diolah dengan cara yang agak berbeda, dalam rangka mencapai bentuk dan tekstur uniknya.

Meskipun kadar protein dalam protein masih lebih tinggi daripada menu sarapan lainnya, bahan utama pancake adalah tepung terigu putih. Banyak peneliti percaya bahwa terigu halus prosesan berperan penting terhadap resistensi insulin dan diabetes.

Selain itu, pancake biasa ditemani dengan guyuran sirup gula atau selai cokelat dan taburan gula halus, yang berisi sirup jagung tinggi fruktosa. Sirup jagung berfruktosa tinggi dapat menyebabkan peradangan yang mendorong resistensi insulin, yang juga dapat menyebabkan kondisi pradiabetes atau diabetes tipe 2.


3. Omelet
Telur adalah salah satu makanan sehat yang Anda bisa makan tanpa rasa bersalah. Telur kaya protein berkualitas tinggi, lemak sehat, serta banyak vitamin dan mineral penting. Telur juga sangat mengenyangkan namun begitu rendah kalori, membuat telur sebagai pilihan menu makan yang sangat baik untuk diet Anda.

Tapi omelet dapat dengan cepat berbalik mengkhianati rencana penurunan berat badan Anda ketika Anda mengisinya dengan bersendok-sendok mentega, parutan keju, dan irisan daging berlemak.

Isi omelet Anda dengan irisan berbagai macam sayuran segar sebagai gantinya, yang bisa menambahkan asupan serat dan nutrisi.

4. Roti panggang dan sandwich
Roti panggang yang diolesi margarin saja mungkin tampak seperti pilihan menu sarapan yang baik jika dibandingkan dengan menu-menu lain di atas karena tidak mengandung gula maupun lemak jenuh. Namun, roti putih biasa pun dapat menjadi menu sarapan yang bisa bikin pinggang tambah melar karena dua alasan penting.

Pertama, produk roti putih yang dijual di pasaran terbuat hampir seluruhnya dari tepung terigu putih. Roti putih tinggi karbohidrat olahan dan rendah serat, oleh karena itu roti panggang dapat melonjakkan kadar gula darah Anda.

Peningkatan gula darah mengarah pada kebiasaan ngemil sepanjang siang karena membuat Anda lebih cepat lapar, yang dapat membuat Anda memperoleh beberapa kilo tambahan sebagai gantinya.

Kedua, sebagian besar margarin olesan mengandung lemak trans, yang merupakan jenis yang lemak paling tidak sehat. Sampai saat ini belum ada penelitian yang berhasil menunjukkan lemak trans menyebabkan kerusakan tertentu, tapi yang pasti lemak trans sudah dijamin buruk bagi kesehatan. Ada sejumlah besar bukti bahwa lemak trans sangat bersifat meradang dan meningkatkan risiko berbagai jenis penyakit.

5. Kopi
“Kecuali Anda memiliki kepekaan terhadap kafein atau kondisi medis yang membuat Anda diwajibkan untuk tidak mengonsumsi kopi, kopi dapat menjadi menu sarapan yang lezat dan bermanfaat untuk meningkatkan mood dan fungsi otak Anda,” kata ahli kesehatan Dr. Lisa Davis, Wakil Presiden Scientific and Clinical Affairs di Medifast, dilansir dari Shape.

Apa yang Anda tambahkan ke dalam secangkir kopi Anda sangat berpengaruh. Gula, sirup berperisa, whipped cream, krimer dapat mengubah secangkir kopi hitam sederhana menjadi ramuan yang bikin gemuk.

Misalnya, mengonsumsi vanilla latte hangat ukuran grande dengan susu putih biasa berarti Anda akan mendapatkan asupan tambahan 300 kalori dan 15 gram lemak. Dan jika Anda rutin mengonsumsi kopi berperisa tambahan setidaknya satu cangkir (atau lebih) setiap hari, maka jangan keran jika gelambir lemak di sekitar perut semakin menebal.

Eits, tapi jika Anda berpikir krimer non-dairy adalah alternatif pemanis yang lebih sehat, tahan dulu pemikiran itu. Banyak produk krimer non-dairy yang sebenarnya hanya menukar lemak jenuh dengan lemak trans, ditambah gula dan pemanis buatan. Lemak trans meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke dengan meningkatkan kolesterol LDL.

6. Nasi goreng
Nasi goreng adalah menu sarapan sejuta umat. Tapi meski menjadi favorit, nasi goreng adalah sumber kolesterol tinggi. Sepiring nasi goreng kaya akan kalori dan lemak.

Jumlah minyak yang digunakan untuk menggoreng adalah faktor yang berperan besar dalam menentukan kadar lemak akhir. Memasukkan irisan daging berlemak juga meningkatkan kadar lemak, terutama jika daging telah digoreng sebelum dimasukkan dalam nasi.

Sepiring nasi goreng juga dapat dibuat dengan berbagai saus tambahan yang biasanya dibuat dengan minyak. Karena begitu beragamnya metode persiapan, bahan, dan ukuran porsi nasi goreng, kandungan lemaknya dilaporkan dapat bervariasi dari 3 g sampai 40 gram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Fakta Menarik Sarapan Bubur Ayam yang Perlu Anda Tahu

Lima Fakta Menarik Sarapan Bubur Ayam yang Perlu Anda Tahu

Lifestyle | Kamis, 30 Maret 2017 | 07:20 WIB

Sering Makan Tak Tepat Waktu Bisa Berisiko Penyakit Jantung

Sering Makan Tak Tepat Waktu Bisa Berisiko Penyakit Jantung

Health | Rabu, 01 Februari 2017 | 10:16 WIB

Sebaiknya Hindari 6 Buah Ini Saat Sarapan

Sebaiknya Hindari 6 Buah Ini Saat Sarapan

Health | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:35 WIB

Nasi Uduk Ternyata Tak Baik untuk Sarapan

Nasi Uduk Ternyata Tak Baik untuk Sarapan

Lifestyle | Jum'at, 23 Desember 2016 | 07:07 WIB

Ini Dia Buah-buahan Terbaik untuk Sarapan

Ini Dia Buah-buahan Terbaik untuk Sarapan

Lifestyle | Selasa, 20 Desember 2016 | 06:41 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?

Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:35 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?

Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:15 WIB

9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran

9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:08 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:25 WIB

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:00 WIB

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya

10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:55 WIB