'Panawijyan' Ada di Prasasti Tamraprasasti Wurandungan Kanyuruhan

Adhitya Himawan

Kamis, 06 April 2017 | 17:18 WIB
'Panawijyan' Ada di Prasasti Tamraprasasti Wurandungan Kanyuruhan
Seni Tari Topeng di Kampung Budaya Polowijen, Malang, Jawa Timur. [Dok Panitia]

Pada sarasehan Kampung Budaya Polowijen bertajuk' 'Mencari Hari Jadi Polowijen' yang digelar di Polowijen, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (2/4/2017), arkeolog Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono mengungkapkan, setelah lebih dari satu milenium tak diperoleh informasi mengenai kesejarahan Polowijen, pada abad X Masehi, hadir data epigrafis yang menyinggung tentang ‘Panawijyan’. Data tersebut adalah prasasti Tamraprasasti Wurandungan Kanyuruhan B bertarikh Saka 865 (943 Masehi), yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Pu Sindok.

"Diantara tujuh lempeng Prasasti Kanyuruhan B tersebut, ada sebuah lempeng yang menyebut Panawijyan, yaitu lempeng IV sisi belakang (recto)," kata Dwi dalam keterangan tertulis di Malang, Kamis (6/4/2017).

Menurut Dwi, lempeng tersebut informasinya berkenaan dengan penetapan sima sawah di Panawijyan, yang meliputi tiga bagian. Pertama,  13 jong untuk sawah yang dinamai “kingkaburing”, yang diukur dengan tepat dari Kanuruhan. 

Kedua, sawah untuk jenis padi gaga seluas 2 jong pada sebelah barat Parhyangan.

"Dan ketiga, sawah untuk jenis padi gaga di sebelah barat Gurubhaki," kata Dwi.

Dwi menjelaskan, sebagaimana disebutkan Zoetmulder, dengan disebutnya kata “Parhyangan”, berarti pada Panawijyan terdapat tempat pemujaan kepada dewa. Sayang, tanpa disertai keterangan tentang dewa siapakah yang dipuja. Selain itu, terdapat kata “guru bhakti”, yang berarti tempat berbakti kepada guru.

“Istilah ini memberi gambaran tentang tempat pembelajaran, khususnya pembelajaran agama di bawah bimbingan seorang guru (brahmacarin)”, atau lazimnya disebut dengan ‘mandalakadewagurwan’,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Sejarah Kuno Kampung Budaya Polowijen di Malang

Inilah Sejarah Kuno Kampung Budaya Polowijen di Malang

Lifestyle | Kamis, 06 April 2017 | 17:13 WIB

Tarian Kolosal Topeng Grebeg Jowo Warnai Peresmian Polowijen

Tarian Kolosal Topeng Grebeg Jowo Warnai Peresmian Polowijen

Lifestyle | Minggu, 02 April 2017 | 12:47 WIB

DPRD Berharap Kampung  Polowijen Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif

DPRD Berharap Kampung Polowijen Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 12:40 WIB

Wayang Topeng Malang Meriahkan Peresmian Kampung Polowijen

Wayang Topeng Malang Meriahkan Peresmian Kampung Polowijen

Lifestyle | Minggu, 02 April 2017 | 12:27 WIB

Rayakan HUT Malang ke 103, Polowijen Tampilkan Seni Budaya

Rayakan HUT Malang ke 103, Polowijen Tampilkan Seni Budaya

Lifestyle | Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:43 WIB

Kesenian Topeng Malang Ada Sejak Raja Kertanagara

Kesenian Topeng Malang Ada Sejak Raja Kertanagara

Lifestyle | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:53 WIB

Gotong Royong Sukseskan Pagelaran Gebyak Topeng Glagah Dowo

Gotong Royong Sukseskan Pagelaran Gebyak Topeng Glagah Dowo

Lifestyle | Rabu, 22 Maret 2017 | 13:55 WIB

Ini 3  Rekomendasi DPRD untuk Kemajuan Kampung Budaya Polowijen

Ini 3 Rekomendasi DPRD untuk Kemajuan Kampung Budaya Polowijen

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:58 WIB

Peradaban Besar Tanah Jawa Ada Di Kampung Polowijen Malang

Peradaban Besar Tanah Jawa Ada Di Kampung Polowijen Malang

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:51 WIB

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2017 | 19:10 WIB

Terkini

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:37 WIB

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:32 WIB

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Health | Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:27 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:23 WIB

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:20 WIB

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

×