Inilah Sejarah Kuno Kampung Budaya Polowijen di Malang

Adhitya Himawan

Kamis, 06 April 2017 | 17:13 WIB
Inilah Sejarah Kuno Kampung Budaya Polowijen di Malang
Arkeolog Dwi Cahyono dalam sarasehan Kampung Budaya Polowijen, Malang, Jawa Timur. [Dok Panitia]

Arkeolog Universitas Negeri Malang, M.Dwi Cahyono mengatakan, dalam sejarahnya, Panawijyan adalah desa yang pada abad X Masehi telah menyandang status ‘sima’ (swatantra)‘, yakni sebuah desa agraris yang terbilang maju pada jamannya.

Bahkan, menurutnya, memasuki akhir abad XII atau awal abad XIII Masehi, desa yang di dalam kitab gancaran Pararaton dinamai dengan ‘Panawijen’ berkembang menjadi Mandala Mahayana Buddhisme yang dipimpin oleh Pu Purwa, yang tiada lain adalah ayahanda Ken Dedes.

Kini, desa kuno tersebut beralih sebutan sedikit menjadi Polowijen, sebuah kelurahan di pinggiran Kota Malang yang tengah bermetamorfosis dari pedesaan (rural) ke perkotaan (urban). Seiring dengan itu, jejak budaya masa lampau, baik artefaktual, ekofaktual ataupun tradisi lisan yang berkenaan dengan sejarah Panawijyan dan Ken Dedes kian terpinggirkan, bahkan nyaris dilupakan.

Pandangan ini dikemukakan Dwi Cahyono pada sarasehan Kampung Budaya Polowijen 'Mencari Hari Jadi Polowijen' yang digelar di Polowijen, Minggu, (2/4/2017)lalu.

Menurutnya, jejak itu menjadi pembukti bahwa Kota Malang adalah wilayah padamana kehidupan Ken Dedes, yakni Sang Strinareswari bermula.

"Beruntunglah, tak jauh daripadanya terdapat Taman Kota, yang kebetulan disertai dengan arca Prajnaparamita (de potrait Ken Dedes) yang berukuran amat besar, yang seakan berelasi dengan kesejarahan Polowijen," terang Dwi sebagaimana keterangan tertulis di Malang, Kamis (06/04/2017).

Anggota tim cagar budaya Kota Malang itu bilang, ikon Kota Malang ini menegaskan, siapapun orang yang hidup pada masa sekarang, bahwasanya ‘basis edukasi’ telah tertanam jauh di Bhumi Malang semenjak Masa Hindu-Buddha," tegas dia.

“Arca Prajanaparamita (Dewi Ilmu Pengetahuan Tertinggi) serta adanya Mandala Buddhis di Panawijen pada masa lalu menjadi fakta bahwa Malang adalah ‘Basis Pendidikan’ dalam lintas masa,” ujarnya. *

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarian Kolosal Topeng Grebeg Jowo Warnai Peresmian Polowijen

Tarian Kolosal Topeng Grebeg Jowo Warnai Peresmian Polowijen

Lifestyle | Minggu, 02 April 2017 | 12:47 WIB

DPRD Berharap Kampung  Polowijen Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif

DPRD Berharap Kampung Polowijen Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 12:40 WIB

Wayang Topeng Malang Meriahkan Peresmian Kampung Polowijen

Wayang Topeng Malang Meriahkan Peresmian Kampung Polowijen

Lifestyle | Minggu, 02 April 2017 | 12:27 WIB

Rayakan HUT Malang ke 103, Polowijen Tampilkan Seni Budaya

Rayakan HUT Malang ke 103, Polowijen Tampilkan Seni Budaya

Lifestyle | Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:43 WIB

Kesenian Topeng Malang Ada Sejak Raja Kertanagara

Kesenian Topeng Malang Ada Sejak Raja Kertanagara

Lifestyle | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:53 WIB

Gotong Royong Sukseskan Pagelaran Gebyak Topeng Glagah Dowo

Gotong Royong Sukseskan Pagelaran Gebyak Topeng Glagah Dowo

Lifestyle | Rabu, 22 Maret 2017 | 13:55 WIB

Ini 3  Rekomendasi DPRD untuk Kemajuan Kampung Budaya Polowijen

Ini 3 Rekomendasi DPRD untuk Kemajuan Kampung Budaya Polowijen

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:58 WIB

Peradaban Besar Tanah Jawa Ada Di Kampung Polowijen Malang

Peradaban Besar Tanah Jawa Ada Di Kampung Polowijen Malang

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:51 WIB

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2017 | 19:10 WIB

Inilah Sosok Mbah Kari, Tokoh Penari Topeng Gunungsari

Inilah Sosok Mbah Kari, Tokoh Penari Topeng Gunungsari

Lifestyle | Kamis, 23 Februari 2017 | 07:23 WIB

Terkini

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:37 WIB

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:32 WIB

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Health | Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:27 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:23 WIB

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:20 WIB

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

×