Pets.id Luncurkan "Pet Tag" Berteknologi "Passive GPS"

Fabiola Febrinastri

Rabu, 12 April 2017 | 15:53 WIB
Pets.id Luncurkan "Pet Tag" Berteknologi "Passive GPS"
Pet Tag

Suara.com - Kehilangan hewan peliharaan adalah hal yang menyedihkan. Bagi sebagian besar pemilik anjing atau kucing peliharaan, kehilangan hewan kesayangan hampir sama menyedihkannya dengan kehilangan orang yang dicintai.
 
Rasa duka akibat kehilangan bisa mengganggu rutinitas sehari-hari. Dalam beberapa kasus, kehilangan hewan peliharaan terkadang bisa menyebabkan stres pada sang pemilik.

Untuk alasan inilah pets.id hadir. Belum lama ini, pets.id meluncurkan produk inovasi baru, yaitu Pet Tag by Pets.id. Pet Tag merupakan teknologi berbasis GPS pasif (passive GPS) dan NFC Chip yang berfungsi untuk melacak hewan-hewan peliharaan saat mereka hilang.

GPS pasif adalah sistem penunjuk lokasi yang bekerja secara pasif  dan tidak bergerak. GPS ini akan aktif, jika si penemu melakukan scan QR Code yang disediakan Pet Tag.

Ada beberapa desain yang diluncurkan pets.id, yang semuanya berfungsi untuk menjaga hewan peliharaan dari risiko kehilangan dan membuat penampilan mereka menjadi lebih cantik.

Cara pemakaian Pet Tag sangat mudah. Begini caranya:
1. Isi data diri pemilik, berupa alamat, nomor telepon, dan data binatang peliharaan di aplikasi/website pets.id;

2. Jika suatu saat binatang peliharaan Anda hilang, maka orang yang menemukannya cukup scan QR Code yang tercantum di Pet Tag, atau dengan NFC Chip dan kontak dari sang pemilik,  penemu bisa mendapatkan berbagai informasi tentang hewan yang ditemukannya. Sebelumnya, penemu harus mengunduh aplikasi pets.id;

3. Pemilik akan mendapatkan notifikasi bahwa binatang peliharaan mereka sudah ditemukan;

4. Pemilik bisa langsung bertemu dengan binatang kesayangan mereka.

Bagi si penemu, ada 3 cara yang bisa dilakukannya untuk mempertemukan kembali hewan peliharaan dengan pemiliknya:
1.    Scan QR Code dengan aplikasi pets.id atau QR Scanner.
Setelah terpasang, Anda bisa membuka link yang ada. Ketika menemukan hewan peliharaan yang hilang, Anda akan diminta untuk menyebutkan lokasi penemuan dan diminta allow location device tersebut. Pada bagian lain, sistem pets.id akan mencatat lokasi berdasarkan latitude dan longitude lokasi penemuan dan memberi notifikasi ke pemilik hewan peliharaan tersebut melalui e-mail.

2.    Tap dengan NFC Chip.
Ini bisa dilakukan oleh penemu binatang peliharaan, jika smartphone si penemu sudah dibekali dengan teknologi NFC. Cara kerjanya mirip dengan cara nomor 1.

3.    Si penemu bisa mengetik secara manual link scanmy.pet/unique, kemudian masukan kode yang tercantum di Pet Tag.

Bagi Anda yang berminat, cara pembeliannya sangat mudah. Cukup kunjungi halaman Pet Tag by Pets.id atau unduh aplikasinya di Playstore/Appstore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×