Tuak Manis Jadi Menu Buka Puasa Favorit di Lombok

Liberty Jemadu Suara.Com
Minggu, 04 Juni 2017 | 01:03 WIB
Tuak Manis Jadi Menu Buka Puasa Favorit di Lombok
Ilustrasi salah satu situs wisata laut di Lombok (Antara).

Suara.com - Minuman tradisional "tuak manis" atau air nira di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, masih menjadi incaran masyarakat Pulau Lombok menjadi menu berbuka puasa.

Fajri (37) salah seorang pedagang Tuak Manis di kawasan Wadon, Kekait Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Sabtu (3/6/2017), mengatakan, tuak manis yang dijajakan setiap hari tidak pernah tersisa.

"Dalam sehari saya membawa 25-20 botol tuak manis menggunakan botol bekas air mineral isi 1,5 liter, selalu habis bahkan kadang kurang," katanya.

Soal pelanggan, Fajri tidak kalah saing karena untuk tidak membuat pelanggannya jera dengan rasa tuak manis yang dijual, ia sangat memprioritaskan kualitas tuak manis yang dijual, sehingga pelanggannya tidak kecewa.

Tuak manis yang dijualnya merupakan tuak manis segar yang diambil dari pohon nira miliknya dan sejumlah petani lainya dari kawasan wisata Pusuk, Kabupaten Lombok Utara.

"Dengan kualitas yang baik, meskipun lokasi saya berjualan relatif jauh tapi mereka akan datang ke sini. Kadang kalau telat datang, mereka tidak kebagian," katanya.

Menurut Fajri, pelanggannya banyak berasal dari Kota Mataram. Harga yang ditawarkan juga masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni Rp10.000 per botol dengan isi 1,5 liter.

Dikatakan, bulan puasa merupakan bulan penuh berkah sebab selama satu bulan penuh ia bisa menjual tuak manis sebagai bekal untuk menyambut hari kemenangan.

"Di luar puasa, peminat tuak manis sangat kurang dan hasil air nira diolah menjadi gula merah dan dijual maksimal Rp5.000 perbiji," katanya.

Namun untuk mengolah air nira menjadi gula merah membutuhkan waktu lama, karena harus melalui beberapa proses.

"Kalau menjual tuak manis, sangat praktis tidak diperlukan pengolahan lagi setelah air nira ditampung dari pohonnya kita bisa langsung jual," ujar dia.

Omzet yang dihasilkan saat menjual tuak manis dalam sehari bisa mencapai 250 ribu hingga Rp300 ribu, dan dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta menambung untuk Hari Raya Idul Fitri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI