- Penerbangan Southwest 2094 dialihkan ke Atlanta setelah kru mendeteksi perilaku penumpang yang dianggap mencurigakan oleh penumpang lain.
- Petugas SWAT menangkap seorang penumpang Muslim karena mengatur timer ponsel untuk mengingatkan waktu salat, menimbulkan kekhawatiran keamanan.
- Setelah penyelidikan FBI dan polisi Atlanta memastikan tidak ada ancaman, penumpang akhirnya melanjutkan penerbangan dengan pesawat pengganti.
Suara.com - Penerbangan Southwest Airlines Flight 2094 dari Nashville menuju Fort Lauderdale mengalami insiden yang viral di sosial media.
Pasukan taktis bersenjatan lengkap, SWAT menggeruduk masuk pesawat tersebut untuk menangkap seorang penumpang muslim.
Pesawat Southwest Airlines sebelumnya dialihkan ke Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta karena adanya laporan gerak gerik mencurigakan dari salah satu penumpang.
“Saya baru sadar ada sesuatu yang serius ketika tim SWAT masuk dan mulai memberi perintah keras kepada kami,” ujar Sarah Porter, salah satu penumpang, kepada WKRN.
Video yang beredar menunjukkan penumpang dengan tangan terangkat saat petugas menurunkan satu orang dari pesawat.
Kejadian bermula sekitar 30 menit setelah lepas landas, ketika awak kabin terlihat gelisah dan mengumumkan agar penumpang menundukkan kepala dan mengangkat tangan.
“Kami tidak tahu apakah ini masalah teknis atau medis,” kata penumpang lainnya.
Sementara itu melansir dari laporan National Today, kejadian bermula ketika penumpang tersebut mengatur timer ponsel sebagai pengingat salat selama Ramadan, diduga untuk jam berbuka puasa.
Beberapa penumpang merasa khawatir setelah alarm berbunyi dan melihat pria tersebut salat di dalam pesawat, sehingga awak kabin menilai situasi sebagai kemungkinan masalah keamanan.
Baca Juga: Di Balik "Pesona" Beijing Ada Strategi Klasik "Soft Power" hingga Gelombang Video Hoaks
Southwest Airlines menyatakan, “Diversi dilakukan sebagai langkah kewaspadaan berlebih akibat kesalahpahaman perilaku seorang pelanggan. Kami mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi dan menghargai kesabaran para penumpang.”
Setelah pemeriksaan keamanan selesai, para penumpang dipindahkan ke pesawat lain.
FBI dan polisi Atlanta menyelidiki penumpang tersebut dan menyatakan tidak ada ancaman nyata, sehingga tidak ada dakwaan yang diajukan.
Penumpang lain menunggu beberapa jam sebelum naik penerbangan pengganti, baru tiba di Fort Lauderdale menjelang pukul 03.30 Sabtu pagi
Insiden ini menyoroti betapa cepatnya kesalahpahaman di dalam penerbangan dapat memicu respons keamanan besar-besaran.
Kontributor: Adam Ali