Duh, Marcel "Kubur" Orangtuanya di Kulkas

Chaerunnisa

Minggu, 16 Juli 2017 | 13:29 WIB
Duh, Marcel "Kubur" Orangtuanya di Kulkas
Ilustrasi lelaki membuka kulkas (Shutterstock)

Suara.com - Seorang lelaki bernama Melvyn Marcel mengaku selama ini mengubur orangtuanya di rumah. Hal itu diutarakan Marcel kepada petugas dewan kota setelah mereka mendapati rencana dia menyimpan orangtuanya di lemari es.

Melvyn Marcel mengajukan banding atas keputusan hakim pada awal tahun ini. Sehingga dia memberi wewenang kepada Dewan Kota Edinburgh menguburkan orangtuanya, Eugenois dan Hilda Marcel, meski tidak membuat kesepakatan untuk melakukannya terlebih dulu.

Sebenarnya, dia menyimpan jenazah orangtuanya di sebuah rumah di Edinburgh selama beberapa tahun.

Hilda Marcel meninggal saat berusia 68 tahun pada 10 Februari 1987, sementara Eugenois meninggal di usia 91 tahun pada 31 Agustus 1994.  Alih-alih menahan waktu pemakaman, Marcel membalsam tubuh orangtuanya.

Seorang juru bicara Kantor Yudisial mengungkapkan, hakim Pengadilan Tinggi menolak permohonan Marcel untuk menjaga mayat dalam lemari es di rumah pada hari Jumat.

Pada bulan Mei 2002, polisi yang menyelidiki masalah lain menemukan bahwa pasangan tersebut belum dikuburkan, namun disimpan di rumah anak mereka, Melvyn Marcel, di Gilmour Place. Kini, mayat mereka dipindahkan ke kamar mayat kota, tempat mereka kemudian disimpan.

Jaksa diberitahu tentang penemuan tersebut, namun tidak ada proses yang diajukan dan fiskal Procurator mengatakan mayat tersebut dapat dikeluarkan untuk dimakamkan atau dikremasi.

Dewan Kota Edinburgh telah membahas penguburan pasangan tersebut dengan Marcel sejak tahun 2012. Namun, baru bisa mengajukan izin untuk menguburkan mereka setelah Marcel tidak melakukan pengaturan untuk melakukannya.

Dalam penilaian yang tertulis pada bulan Februari, Lord Mulholland mengatakan, bahwa dewan tersebut mengetahui rencana Marcel membangun sebuah unit berpendingin di rumah di mana mayat kedua orangtuanya itu akan disimpan. Ini menjadi tindakan sementara sampai sebuah kubah di atas rumahnya dibangun.

Atas langkah Marcel ini dapat dipahami bahwa tujuan utama Marcel agar mayat orangtuanya dipindahkan dan dimakamkan ke Tepi Barat dan Timur Tengah.

Lord Mulholland pada bulan Februari mengatakan, dewan kota memiliki 'tugas hukum' untuk membuang jenazahnya.

Mengomentari hasil persidangan, seorang juru bicara Dewan Kota Edinburgh mengatakan, "Kami mengakui keputusan Pengadilan Tinggi dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan tepat untuk mengubur mayat-mayat tersebut." (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Perlu Anda Tahu Bila Simpan Makanan dalam Kulkas

Yang Perlu Anda Tahu Bila Simpan Makanan dalam Kulkas

Lifestyle | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:13 WIB

Jangan Simpan Makanan dan Minuman Ini di Kulkas

Jangan Simpan Makanan dan Minuman Ini di Kulkas

Lifestyle | Sabtu, 07 Januari 2017 | 11:03 WIB

Jangan Simpan Lima Jenis Makanan Ini di Kulkas

Jangan Simpan Lima Jenis Makanan Ini di Kulkas

Lifestyle | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:35 WIB

Ini Mengapa Sayur dan Buah Cepat Kering Bila Disimpan di Kulkas

Ini Mengapa Sayur dan Buah Cepat Kering Bila Disimpan di Kulkas

Lifestyle | Senin, 27 Juni 2016 | 20:06 WIB

Beli Kulkas "Second" Cuma Rp400 Ribu, Ternyata Isinya Mayat

Beli Kulkas "Second" Cuma Rp400 Ribu, Ternyata Isinya Mayat

News | Sabtu, 04 Juni 2016 | 07:01 WIB

Ibu Simpan' Putrinya di Kulkas Hingga Meninggal

Ibu Simpan' Putrinya di Kulkas Hingga Meninggal

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 19:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×