Survivor Kanker Ini Dapat Wig dari Orang Asing di Facebook

Chaerunnisa

Kamis, 20 Juli 2017 | 18:11 WIB
Survivor Kanker Ini Dapat Wig dari Orang Asing di Facebook
Ilustrasi perempuan pakai wig pirang (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pasien kanker telah membuktikan terkadang Anda benar-benar dapat mengandalkan kebaikan orang asing dengan menerima sumbangan rambut mereka untuk menjadi wig baru. Orang asing itu terhubung dengan Britany lewat Facebook.

Britany Ek kehilangan rambutnya selama kemoterapi, dan harus membayar 7.600 poundsterling untuk mendapatkan wig custom made yang tidak bisa dia dapatkan. Britany bersama pasangannya, Allison Mawhinney, merupakan bagian dari kelompok ibu baru di Facebook.

Alison, yang tidak siap menyaksikan perjuangan Britany, berhasil menjangkau 200 komunitas untuk meminta bantuan.

"Sebuah wig jelas merupakan detail kecil dalam skema hal-hal untuk seorang ibu muda yang didiagnosis menderita kanker. Karena itu, saya menawarkan kelompok kami kesempatan untuk melakukan sesuatu yang nyata bagi Britany agar hidupnya sedikit lebih ceria," kata Allison, dari Florida.

"Ketika Britany didiagnosis menderita kanker payudara, seluruh kelompok ibu tertegun. Bisa jadi kita semua (kena kanker)," sambungnya.

Para member di komunitas itu kemudian terhubung dengan teman, kolega, salon rambut dan komunitas Facebook lainnya menemukan rambut untuk wig Britany. Alison pun berhasil mendapatkan rambut dari tujuh donor. Namun, tidak ada yang pernah bertemu dengan Britany.

Alison kemudian membawa rambut itu ke Connie di Hair Couture Designs di Camarillo, California, agar bisa dibuat menjadi wig pirang. Setiap sisa rambut kemudian dibuat menjadi wig untuk disumbangkan kepada anak-anak dengan kanker dan alopecia.

"Semua orang menganggapnya luar biasa. Saya pergi ke salon hari itu dan dia (Connie) menaruhnya di atas saya, dan saya mulai menangis. Ini terlihat dan terasa sangat nyata, sehingga saya akhirnya untuk pertama kali dapat kembali merasa percaya diri dalam beberapa bulan," ujar Britany yang didiagnosis menderita kanker payudara pada Januari lalu.

"Kupikir seluruh kelompok ibuku menangis saat pertama kali melihat wignya. Kami tidak melihat senyum berseri di wajah Britany sejak dia didiagnosis kanker," kata Alison, seperti dilansir dari Metro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinggal di Pedesaan Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker?

Tinggal di Pedesaan Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker?

Health | Kamis, 20 Juli 2017 | 08:08 WIB

Nikah Terlalu Muda, Waspada Kanker Serviks Mengintai

Nikah Terlalu Muda, Waspada Kanker Serviks Mengintai

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 13:28 WIB

Terapi Penggantian Hormon Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Terapi Penggantian Hormon Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Jum'at, 14 Juli 2017 | 19:09 WIB

Studi Terkini: Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Otak

Studi Terkini: Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Otak

Health | Jum'at, 14 Juli 2017 | 07:53 WIB

CISC Hibur Pasien Kanker RSCM dengan Tarian Tradisional

CISC Hibur Pasien Kanker RSCM dengan Tarian Tradisional

Press Release | Senin, 30 Mei 2016 | 14:30 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×