Tinggal di Pedesaan Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker?

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 20 Juli 2017 | 08:08 WIB
Tinggal di Pedesaan Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker?
Ilustrasi tinggal di pedesaan. (Shutterstock)

Suara.com - Tentu sebagian dari Anda pernah mendambakan menghabiskan masa tua tinggal di daerah pedesaan. Udara lebih bersih, bebas macet dan dekat dengan alam, merupakan beberapa alasan yang mendasarinya.

Namun siapa sangka, laporan terkini yang dihimpun Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menemukan bahwa tinggal di pedesaan mendatangkan risiko yang lebih besar untuk terkena beberapa jenis kanker.

Menurut laporan yang menarik data dari tahun 2006 sampai 2015, keseluruhan kematian akibat kanker turun di Amerika Serikat, namun jumlah kasusnya lebih tinggi di daerah pedesaan. Secara khusus, ada 180 kematian untuk setiap 100.000 penduduk di daerah pedesaan dibandingkan dengan 158 kematian per 100.000 penduduk di daerah perkotaan.

Departemen tersebut secara khusus menyebutkan, beberapa jenis kanker yang sering mengintai masyarakat pedesaan seperti kanker paru-paru, kolorektal, prostat, dan kanker serviks.

Peneliti mengatakan bahwa kebiasaan merokok bisa menjadi alasan mengapa banyak kasus kanker di daerah pedesaan. Bahkan, insiden kematian akibat kanker di daerah pedesaan lebih banyak dipicu kebiasaan menghisap rokok.

Selain itu, minimnya fasilitas kesehatan canggih di pedesaan juga meningkatkan risiko kasus kanker di daerah tersebut. Di perkotaan, kanker bisa lebih cepat ditangani dengan tindakan deteksi dini di fasilitas kesehatan yang canggih.

Peneliti menghimbau, jika Anda tinggal di daerah pedesaan, pastikan untuk melakukan pemeriksaan rutin, dan berkomunikasi dengan tim medis Anda mengenai risiko kanker dan menghindari kebiasaan merokok. [Womenshealthmag]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hah, Sandal Flip Flop Sebabkan Kanker?

Hah, Sandal Flip Flop Sebabkan Kanker?

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 07:38 WIB

Hati-hati, Kanker Ini Mengincar Lelaki Jangkung!

Hati-hati, Kanker Ini Mengincar Lelaki Jangkung!

Health | Jum'at, 14 Juli 2017 | 14:14 WIB

Kanker Bukan Halangan bagi Pasien untuk Olahraga

Kanker Bukan Halangan bagi Pasien untuk Olahraga

Health | Sabtu, 08 Juli 2017 | 17:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB