Jangan Pesan Ini di Pesawat Jika Tak Mau Bikin Pramugari Jengkel

Yazir Farouk, Dinda Rachmawati

Jum'at, 04 Agustus 2017 | 13:47 WIB
Jangan Pesan Ini di Pesawat Jika Tak Mau Bikin Pramugari Jengkel
Intip kamar pramugari seperti apa (Shutterstock)

Suara.com - Sering memesan minuman Diet Soda di dalam pesawat? Minuman satu ini memang cukup digemari karena disebut sebagai minuman berkarbonasi bebas kalori.

Tapi, tahukah jika kebiasaan Anda meminta minuman ini bisa membuat awak kabin atau pramugari merasa jengkel?

Ternyata minuman Diet Soda lebih sulit ketika dituangkan di dalam pesawat, khususnya saat pesawat mencapai ketinggian tertentu. Menurut postingan terbaru di blog pramugari The Gold Wings, minuman ini akan berbuasa lebih banyak daripada minuman tak bersoda.

Blog tersebut menulis, jika mereka sudah memastikan hal ini pada pramugari lainnya. Diantaranya adalah Heather Poole, pramugari American Airlines yang menulis tentang fenomena tersebut dalam sebuah artikel tahun 2012 untuk Mental Floss.

"Minuman Diet Soda adalah minuman yang paling menyebalkan yang harus dituangkan oleh seorang pramugari kepada penumpang, saat dalam perjalanan, karena kita memerlukan waktu lebih banyak untuk mengisi satu cangkir. Waktu tersebut bahkan bisa kita pakai untuk melayani seluruh barisan penumpang," tulis Poole.

Dia menambahkan, dirinya benar-benar mengalami mimpi buruk karena merasa panik saat mencoba menyelesaikan layanan minuman Diet Soda yang tidak pernah berakhir, sebelum mendarat.

Banyak penggemar soda mencatat bahwa Diet Soda lebih encer daripada minuman soda biasa bahkan saat kita berada si daratan. Sebabnya diyakini, karena Diet Soda kurang gula yang membuat cairan kurang kental, dan memungkinkan gelembung bertahan lebih lama.

Seorang juru bicara soda menolak untuk membagikan spesifik ilmiah dengan HuffPost, namun ia mengisyaratkan bahwa bahan Diet Soda bisa menjadi penyebab gelembung ekstra. Menuangkan minuman di atas es juga sama menjengkelkannya.

Menurut pramugari Southwest Airlines Stephanie Mikel, efek ini juga terjadi pada semua minuman diet.

baca juga

"Semua minuman diet atau berkalori nol akan menjadi lebih banyak dari jenis biasa. Tapi, jika itu adalah sesuatu yang penumpang inginkan, saya tidak akan pernah kecewa atas hal itu. Anda bisa dengan mudah menuangkannya jika dilakukan dari sudut yang tinggi dan perlahan," kata Mikel. [huffpost].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Pariwisata, Maskapai Didorong Gelar "Travel Fair"

Genjot Pariwisata, Maskapai Didorong Gelar "Travel Fair"

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 01:11 WIB

Pesawat N-219 Bikinan PT DI Sudah Layak Terbang

Pesawat N-219 Bikinan PT DI Sudah Layak Terbang

Tekno | Rabu, 02 Agustus 2017 | 05:02 WIB

Heboh Lelaki Bugil Larang Pesawat Mendarat

Heboh Lelaki Bugil Larang Pesawat Mendarat

News | Senin, 31 Juli 2017 | 15:01 WIB

Inilah 'Misteri' Angka dan Huruf di Landasan Pacu Pesawat

Inilah 'Misteri' Angka dan Huruf di Landasan Pacu Pesawat

Video | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:08 WIB

Gara-gara Es Seukuran Bola Golf, Pesawat Ini "Babak Belur"

Gara-gara Es Seukuran Bola Golf, Pesawat Ini "Babak Belur"

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 07:15 WIB

Soal Alutsista, Jokowi: Tak Ada Toleransi atas Praktik Mark-up

Soal Alutsista, Jokowi: Tak Ada Toleransi atas Praktik Mark-up

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 00:13 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×