Begini Cara Budi Ubrux Menunjukkan Semangat Nasionalisme

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 03:00 WIB
Begini Cara Budi Ubrux Menunjukkan Semangat Nasionalisme
Semangat Nasionalisme dalam Pameran Karya Tunggal Budi Ubrux (Suara.com/Dinda)

Suara.com - Memperingati HUT RI ke-72, Galeri Nasional Indonesia menghadirkan pameran tunggal karya Budi Ubrux, seniman yang dikenal dengan berbagai lukisan korannya yang unik.

Karya seniman bernama asli Budi Haryono itu bertajuk "Indonesia", yang dibingkai dengan tema nasionalisme. Berbagai lukisan koran diterapkan pada karya tiga dimensi dengan banyak objek, seperti nasi bungkus, kursi tamu, senapan mesin, motor vespa kayu, mesin gergaji, dan beberapa karya patung.

Karya-karya tersebut ditata dalam tiga ruang pameran gedung B, Galeri Nasional Indonesia. Di dalam ruang pertama, pengunjung akan disambut lukisan peta berjudul "Indonesia", lukisan berjudul "BPUPKI", lukisan berjudul "Imigran", dan kursi tamu berjudul "Mereka yang Terhormat".

Pada karya tersebut, tertera judul beragam koran pada zaman kolonial Belanda serta nama-nama tokoh pergerakan nasional, seperti Soekarno, Hatta, RA Kartini, Tirto Adi Suryo.

Memasuki ruang kedua, terpajang instalasi nasi bungkus, berjudul "Atas Nama Rakyat", yang memenuhi dinding dan lantai ruangan yang membentuk peta Indonesia.

Sementara di ruang ketiga, terpajang lukisan ayam-ayam kampung, lukisan berjudul "Belajar sampai ke Negeri China", "Sepak Bola di Indonesia", "Eselon", "Desa Urban", "Imagologi" dan karya instalasi senjata, akar pohon kaju jati dan gergaji mesin Chain saw dengan judul "Kami Siap Bela Negara".



Pameran ini menjadi penting, karena dari sekian banyak pameran tunggal Ubrux, karya dengan tema nasionalisme selalu ada. Namun, seakan tenggelam dengan tema lain yang kekinian.

Karya ini diambil untuk menandai karya-karya lukisan koran Ubrux yang terinspirasi dari para pendiri media cetak koran ketika negara ini belum bernama Indonesia.



Menurut Ubrux, terbentuknya negara Indonesia diawali oleh terbentuknya koran De Locomotief yang melahirkan politik etis. Setelah De Locomotief hadir, banyak bermunculan koran-koran pribumi yang menjadi cikal-bakal pergerakan nasional Indonesia yang dimotori oleh kaum feodal terpelajar.

"Jiwa nasionalisme dari tokoh-tokoh pahlawan merupakan inspirasi yang terus hidup dalam karya-karya lukisan saya," tegas Ubrux.



Karya-karya tersebut dipersiapkan Ubrux sejak tahun 2010, ditambah dengan karya-karya sebelumnya seperti lukisan ayam-ayam kampung dan lukisan realistik yang menjadi titik pangkal lukisan korannya. Pengunjung bisa menikmati seluruh karya seni Ubrux dengan gratis, mulai 3-13 Agustus 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan

Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan

Foto | Senin, 31 Juli 2017 | 16:39 WIB

Lukisan Mengagumkan Jun Sakata dengan Medium Pelepah Pisang

Lukisan Mengagumkan Jun Sakata dengan Medium Pelepah Pisang

Lifestyle | Senin, 10 Juli 2017 | 08:42 WIB

Galeri Nasional Pajang 15 Karya Triyadi Guntur Wiratmo

Galeri Nasional Pajang 15 Karya Triyadi Guntur Wiratmo

Lifestyle | Selasa, 11 April 2017 | 10:20 WIB

Coba Perhatikan, Apa yang Janggal dengan Perempuan Ini?

Coba Perhatikan, Apa yang Janggal dengan Perempuan Ini?

Lifestyle | Senin, 10 April 2017 | 19:50 WIB

Pameran Lukisan di Meksiko Terinspirasi Budaya Indonesia

Pameran Lukisan di Meksiko Terinspirasi Budaya Indonesia

Lifestyle | Kamis, 24 November 2016 | 07:21 WIB

Pameran Merging Metaphors

Pameran Merging Metaphors

Foto | Rabu, 18 Maret 2015 | 10:05 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×