Berpikir Kritis dan Kreatif di "ASEAN Literary Festival 2017"

Ririn Indriani, Risna Halidi

Minggu, 06 Agustus 2017 | 20:40 WIB
Berpikir Kritis dan Kreatif di "ASEAN Literary Festival 2017"
Suasana 'ASEAN Literary Festival 2017' yang digelar di Kota Tua, Jakarta, sejak 3 hingga 6 Agustus 2017. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Sebagai seorang penggagas acara ASEAN Literary Festival,  Okky Madasari mengatakan bahwa diskusi kritis dan kreatifitas adalah dua hal yang paling penting dalam gelaran ASEAN Literary Festival (ALF) setiap tahunnya.

Terbukti ketika sekelompok masyarakat mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Muslim (AM3) menuntut pembubaran acara ALF 2016, Okky sontak menolak permintaan tersebut.

"Tahun lalu, beberapa program acara minta dihentikan oleh beberapa kelompok. Lalu kemudian polisi mengikutinya, polisi juga takut bentrok. Tapi kan kita menolak untuk menghapus itu. Karena apa? Karena memang diskusi-diskusi kritis adalah jiwa dari ASEAN Literary Festival sejak awal," ucapnya saat peluncuran buku kumpulan cerpen Okky Madasari berjudul Yang Bertahan dan Binasa Perlahan di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (6/8/2017).

Penolakan didasari atas dugaan akan adanya agenda-agenda penyebaran paham komunis, serta isu LGBT. Bahkan, novelis sekaligus salah satu pengisi acara ALF 2016, Leila S. Chudori dipaksa polisi untuk membatalkan acara sastra 1965 dan sastra LGBT.

"Apapun yang terjadi kita tidak akan menuruti keinginan orang. Dan syukur saat itu tetap bisa berjalan berkat dukungan publik bersuara lewat media massa hingga akhirnya kita bisa bertahan sampai festival tahun ini," terang peraih Khatulistiwa Literary Award 2012 untuk novelnya yang berjudul Maryam tersebut.

Tahun ini, gelaran ASEAN Literary Festival 2017 memasuki tahun keempat dan dihelat dalam konsep berbeda, serta lebih terbuka. Acara yang tahun lalu diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, dipindah ke kawasan Kota Tua Jakarta.

"Di Kota Tua sendiri merupakan bentuk kita menantang diri kita sendiri dan juga merupakan bentuk bagaimana ASEAN Literary Festival terus tumbuh dari tahun ke tahun," jelas Okky yang juga novelis sekaligus mantan jurnalis itu.

Perpindahan tersebut ia akui sangat terasa berbeda, karena festival tahun ini tidak hanya dapat dirasakan oleh mereka pecinta buku dan sastra, tetapi masyarakat yang jarang terpapar karya sastra.

"Kita tetap berharap ASEAN Literary Festival masih mendapat ruang di hati publik dan bisa semakin dimiliki. Karena kita ingin festival ini menjadi milik semua orang," jelas Okky.

ASEAN Literary Festval tahun ini, lanjut dia, mengangkat tema-tema yang akan didiskusikan oleh para penulis, sastrawan, dan intelektual ASEAN. "Kami yakin ini adalah masalah-masalah mendesak di kawasan ASEAN yang harus dibicarakan serta dicarikan jalan keluar," terang Okky.

Tema yang dihadirkan mulai dari tren meningkatnya radikalisme dan terorisme, kecendrungan politik populisme yang telah dimenangkan Donald Trump di Amerika, arus deras persekusi atas nama agama dan kepentingan politik dengan judul Persecution Stories.

"Makin menguatnya peredaran berita-berita palsu atau hoax untuk menghasut masyarakat juga kami bicarakan," tutup Okky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Didemo, The 3rd Asean Literary Festival di TIM Dijaga Ketat

Usai Didemo, The 3rd Asean Literary Festival di TIM Dijaga Ketat

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 21:06 WIB

Massa Demo Tuntut Bubarkan The 3rd Asean Literary Festival di TIM

Massa Demo Tuntut Bubarkan The 3rd Asean Literary Festival di TIM

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 17:52 WIB

Aksi Tolak Asean Literary Festival

Aksi Tolak Asean Literary Festival

Foto | Kamis, 05 Mei 2016 | 15:25 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×