"Mengintip" Berbagai Ukuran Mr P di Museum Ini

Chaerunnisa | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2017 | 19:24 WIB
"Mengintip" Berbagai Ukuran Mr P di Museum Ini
Museum penis di Islandia (Shutterstock)

Suara.com - Ukuran penis tidak menjadi masalah di Museum Phatologis Islandia. Museum ini menjadi rumah bagi koleksi penis terbesar di seluruh dunia, yang berasal dari ratusan spesimen binatang.

Penis dari berbagai ukuran binatang mulai paus, beruang, kuda, anjing laut, kucing, hamster hingga tikus terpampang di museum yang satu ini. Di pintu masuk, pengunjung akan disambut oleh lingga dari paus sperma, yang berukuran 1,7 meter dan bobot 75 kilogram.

Di Museum ini, terdapat pula spesimen manusia, yaitu seorang lelaki berusia 96 tahun. Ada juga surat dari orang-orang yang berjanji akan menyumbangkan tubuh mereka setelah mati, serta gips tim bola tangan pemenang medali perak Olimpiade, yang semua peninggalannya itu disemprotkan dengan perak.

Museum ini juga menyimpan koleksi 23 spesimen cerita rakyat, termasuk penis makhluk elf yang menyedihkan, tapi tidak terlihat jelas. Beragam artefak berbentuk penis juga menghiasi museum tersebut, seperti patung totem, telepon, hingga nampan.

"Konsep museum yang didedikasikan untuk penis dengan spesimen biologis ini sebenarnya menarik pengunjung. Museum ini juga menjawab keingintahuan umum," kata Thordur Olafur Thordarson, asisten kurator di museum itu.

Berawal dari candaan

Thordur Sigurdsson mengungkapkan, museum ini merupakan gagasan sang ayah, Sigurdur Hjartarson. Sebagai seorang sejarawan yang juga guru selama 37 tahun, Hjartarson membuka museum ini pada 1997, hanya dengan 62 spesimen.

"Museum ini awalnya didirikan pada tahun 1974 ketika saya mendapat pizzle, atau penis banteng. Kemudian saya tinggal di kota Akranes di pesisir barat daya, bekerja sebagai kepala sekolah di sebuah sekolah menengah. Beberapa guru saya dulu bekerja di musim panas di sebuah stasiun perburuan paus, dan setelah spesimen pertama, mereka mulai membawa saya penis paus, yang menggoda saya," kata Sigurdsson.

"Kemudian gagasan itu muncul secara bertahap, sehingga menarik lebih banyak spesimen spesies mamalia," sambungnya.

Pertama-tama, koleksi ini hanyalah penis binatang. Namun, bertahun-tahun berikutnya, ayah Sigurdsson mendapatkan donor penis manusia dari seorang pria Islandia berusia 96 tahun. Saat itu, lelaki tua ini mengaku takut kejantanannya akan mengkerut seiring dengan pertambahan umurnya.

Setelah koleksi semakin bertambah, dan peminat semakin banyak, lelaki yang sebelumnya bekerja sebagai manajer logistik itupun kini fokus mengelola museum yang terletak di Reykjavik, Islandia.

Menerima donasi

Dengan jumlah pengunjung yang semakin banyak dan penasaran selalu ingin melihat spesimen biologis yang dipajang di museum ini, koleksi museum terus bertambah.

"Kami secara teratur menerima sumbangan, terutama dari luar negeri saat ini. Sekitar dua bulan yang lalu, seorang teman lama museum menyajikan penis yang mengesankan dari zebra, yang juga dikenal sebagai zebra biasa," kata pengelola museum, Thordarson.

"Sumbangan baru selalu diterima, terutama dari spesies yang belum kita miliki. Belum lama ini, kami gembira dan bersiap untuk menerima penis singa, tapi rupanya itu dimakan di suatu tempat di jalan," sambungnya.

Berbeda dengan pengalaman museum tradisional yang terasa agak suram, pengunjung yang datang ke Museum Phatologis Islandia biasanya terus berjalan sambil menahan gelak tawa.

Ada banyak hal yang perlu dipelajari dalam perjalanan tentang sejarah penis, dan pengetahuan yang menarik di dalamnya. Misalnya, tahukah Anda bahwa gajah dapat menggunakan penis mereka untuk menggores daerah yang sulit dijangkau?

Bagi Thordarson, nilai museum ini bukan terletak pada erotika, tetapi pendidikan. Pengunjung favoritnya adalah anak-anak sekolahan. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Penis Raksasa" Ditebas, Norwegia Heboh

"Penis Raksasa" Ditebas, Norwegia Heboh

Lifestyle | Senin, 26 Juni 2017 | 19:35 WIB

Kirim Gambar Payudara dan Penis, Bangkitkan Gairah si Dia

Kirim Gambar Payudara dan Penis, Bangkitkan Gairah si Dia

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:51 WIB

Dokter Berhasil Selamatkan Mr P Pasien yang Nyangkut di Kunci Pas

Dokter Berhasil Selamatkan Mr P Pasien yang Nyangkut di Kunci Pas

Lifestyle | Kamis, 08 Juni 2017 | 19:40 WIB

Wow, Pekerjaan Perempuan Ini Memotret Penis Sepanjang Waktu

Wow, Pekerjaan Perempuan Ini Memotret Penis Sepanjang Waktu

Lifestyle | Kamis, 01 Juni 2017 | 20:00 WIB

Kabar Gembira! Transplantasi Penis Ketiga di Dunia Berhasil

Kabar Gembira! Transplantasi Penis Ketiga di Dunia Berhasil

Lifestyle | Selasa, 23 Mei 2017 | 18:30 WIB

Museum Pengkoleksi Penis

Museum Pengkoleksi Penis

Video | Kamis, 20 Februari 2014 | 16:27 WIB

Terkini

Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya

Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:01 WIB

5 Pilihan Setting Powder untuk Mengunci Makeup agar Tahan Lama dan Bebas Kilap

5 Pilihan Setting Powder untuk Mengunci Makeup agar Tahan Lama dan Bebas Kilap

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:56 WIB

Iduladha 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya, Ada Potensi Long Weekend Menanti

Iduladha 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya, Ada Potensi Long Weekend Menanti

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:48 WIB

5 Calming Serum untuk Kulit Wajah Rewel Pasca Libur Lebaran 2026

5 Calming Serum untuk Kulit Wajah Rewel Pasca Libur Lebaran 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:44 WIB

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang Dua? Ini Cara Cek Jadwal One Way dan Contraflow

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang Dua? Ini Cara Cek Jadwal One Way dan Contraflow

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:26 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:58 WIB

Hemat Gas LPG, Ini 5 Rekomendasi Kompor Listrik Low Watt untuk Rumah Tangga

Hemat Gas LPG, Ini 5 Rekomendasi Kompor Listrik Low Watt untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:45 WIB

Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Cek Kalender Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Cek Kalender Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:25 WIB

5 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga Mulai Rp20 Ribuan

5 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:19 WIB

5 Sepatu Sneakers Lokal Dengan desain Versatile, Cocok Dipakai Segala Acara

5 Sepatu Sneakers Lokal Dengan desain Versatile, Cocok Dipakai Segala Acara

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:12 WIB