Hindari Ini Jika Ingin Sekolahkan Anak ke Luar Negeri

Angelina Donna

Sabtu, 02 September 2017 | 07:00 WIB
Hindari Ini Jika Ingin Sekolahkan Anak ke Luar Negeri

Suara.com - Pendidikan buat anak pasti hal terpenting buat anak apalagi melepas anak kuliah jauh dari rumah, terlebih luar negeri. Ada tanggung jawab yang mereka pikul sendiri, mengatur keuangan.

Uang yang kita kirim setiap bulan bisa ludes sekejap berapapun nominalnya, nggak mau kan?

Karena itu, mari kita merefleksikan cara mendidik anak di keluarga. Hindari hal-hal ini dulu:

Uang saku berlebihan
Ngasih uang saku ke anak harus dihitung betul kira-kira berapa pengeluaran anak per hari, per minggu, atau per bulan. Misalnya anak masih SD dan diantar-jemput. Bisa jadi anak nggak perlu uang saku. Untuk makan, bisa dibuatkan di rumah untuk dibawa ke sekolah.

Atau memberikan uang saku, tapi untuk ditabung. Sediakan celengan khusus tabungan, bilang nanti kalau sudah penuh bebas uangnya mau dipakai buat beli apa biar semangat.

Royal ngasih hadiah
Jangan terlalu royal memberi hadiah ke anak walau mereka berprestasi. Apalagi jika prestasi itu gak terlalu spesial, misalnya mendapat nilai 100 dalam tugas.

Berikan reward khusus saat dia bisa menduduki peringkat atas. Beritahu jenis hadiah tersebut sebelumnya. Jadi, dia punya motivasi mengejar prestasi, meski nilai di rapor memang bukan segalanya.

Meremehkan anak
Jika anak kebanyakan dibantu, bisa-bisa dia terus mengharapkan bantuan orang lain, termasuk saat kuliah di luar negeri nanti.

Nggak bijak jika kita meremehkan kemampuan anak untuk mandiri. Biarkan mereka mampu melakukan sesuatu sendiri, sehingga akan timbul perasaan bangga pada diri mereka. Perasaan itu akan membentuk kebiasaan mandiri.

Jadi Doraemon
Doraemon si robot kucing itu mengabulkan apa pun permintaan Nobita. Kelihatannya memang baik, tapi ada risiko yang mengancam. Saat kita memberikan apapun yang diinginkan anak, dia akan merasa sangat kecewa jika kelak ada keinginannya yang nggak terpenuhi.

Nggak perlu ragu menggelengkan kepala jika anak meminta sesuatu yang dirasa gak perlu. Beri penjelasan kenapa permintaan itu belum bisa dipenuhi. Malah mungkin bisa memanfaatkannya untuk mengajari anak menabung buat mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Tidak menanyakan uang dipakai buat apa
Saat memberikan uang saku, anak juga mestinya sekaligus diberi tanggung jawab untuk melaporkan apa yang ia beli dari uang itu. Ini berguna untuk mengingatkan anak bahwa mencatat pengeluaran itu penting.

Selain itu, kita bisa sekalian mengajarkan anak untuk jujur. Ingatkan bahwa uang saku yang kita berikan itu adalah hasil jerih payah, bukan datang dari langit. Pengeluaran mesti berguna buat diri sendiri, bukan habis sia-sia.

Baca juga artikel DuitPinar lainnya:

Cara Cerdas Investasi Emas untuk Pendidikan Anak

Tips Kasih Pendidikan Keuangan Buat Anak Generasi Milenial

Mendidik Anak untuk Disiplin Gak Perlu Boros, Loh!

Published by



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari 5 Hal Gak Penting Kalau Mau Karier Makin Baik

Hindari 5 Hal Gak Penting Kalau Mau Karier Makin Baik

Lifestyle | Jum'at, 01 September 2017 | 18:35 WIB

5 Cara Berangkat Umrah Anti Gagal dan Pasti Berangkat

5 Cara Berangkat Umrah Anti Gagal dan Pasti Berangkat

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 08:00 WIB

Utang Indonesia Rp 3.779 triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Utang Indonesia Rp 3.779 triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:37 WIB

Nicolas Saputra Promosikan Parade Kebudayaan ASEAN di CFD

Nicolas Saputra Promosikan Parade Kebudayaan ASEAN di CFD

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 14:04 WIB

Terkini

Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui

Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan

Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat

Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

×