Pakai Kosmetik Mengandung Asam, Wajah Perempuan Ini Terbakar

Chaerunnisa

Rabu, 11 Oktober 2017 | 09:29 WIB
Pakai Kosmetik Mengandung Asam, Wajah Perempuan Ini Terbakar
Ilustrasi wajah perempuan terbakar usai memakai kosmetik mengandung zat asam (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan dilaporkan menderita luka bakar yang mengerikan di wajahnya setelah menggunakan produk kecantikan kulit murah yang terbuat dari buah yang dijual di eBay.

Sebotol produk kecantikan yang mengandung zat terlarang dan 100 persen asam murni itu dibeli dengan harga 14 Dolar Singapura atau setara USD18. Penjual mengklaim, produk itu dapat menghilangkan jerawat, tanda-tanda penuaan, dan garis-garis halus di wajah.

Prosedur yang dilakukan terdiri dari tahap pengenceran asam yang lemah ke kulit untuk menghilangkan noda, biasanya dilakukan oleh ahli kecantikan yang berkualifikasi di salon dan dapat menghabiskan biaya hingga 1.900 Dolar Singapura atau setara USD2442.

Namun, penjual itu adalah produsen nakal yang berbasis di AS, menjual "produk kimia" seharga 15 Dolar Singapura atau setara USD19. Beberapa produk terdiri dari 100 persen asam murni sementara yang lain mengandung asam trikloroasetat (TCA), yang dilarang untuk digunakan dalam produk kosmetik di Inggris.

Hannah Smith, dari Wiltshire, di South West England, membeli produk TCA di eBay namun mengatakan dia mengalami "penderitaan" setelah "memakai sampai habis" produk itu di kulitnya.

Petenis berusia 23 tahun itu diberitahu oleh dokternya bahwa dia beruntung tidak memerlukan pembedahan plastik.

"Pertama kali saya mencobanya, jadi tidak seharusnya berbahaya. Tapi dalam beberapa detik, rasanya seperti wajah saya terbakar. Ada lesi yang melahap wajahku. Saya tidak bisa bekerja selama sembilan hari," katanya kepada Mail On Sunday.

Para member yang tergabung dalam kampanye Safety in Beauty mengatakan, telah menerima 27 laporan tentang chemical peels yang salah pada tahun lalu.

Pendiri Antonia Mariconda mengatakan kepada surat kabar, mereka telah melaporkan orang-orang yang membelinya di boot penjualan mobil.

baca juga

"Orang mungkin mengira mereka hanya produk kulit, tapi luka bisa sama dengan serangan asam. Bahkan kulit yang paling ringan pun bisa membuat kerusakan yang tahan lama. Jenis barang ini dilarang di Inggris, dan telah dihapus," kata juru bicara eBay. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merasa Sensasi Terbakar di Anus? Mungkin Ini Penyebabnya

Merasa Sensasi Terbakar di Anus? Mungkin Ini Penyebabnya

Health | Minggu, 13 Agustus 2017 | 12:34 WIB

Masih Remaja Sering Ber-Makeup, Awas Diincar risiko Ini!

Masih Remaja Sering Ber-Makeup, Awas Diincar risiko Ini!

Lifestyle | Sabtu, 17 Juni 2017 | 12:28 WIB

Awas, Zat Kimia di Kosmetik Bisa Ganggu Kesuburan

Awas, Zat Kimia di Kosmetik Bisa Ganggu Kesuburan

Health | Kamis, 13 April 2017 | 09:18 WIB

Sebelum "Make-up", Jangan Lupa Tiga Perawatan Dasar Ini

Sebelum "Make-up", Jangan Lupa Tiga Perawatan Dasar Ini

Lifestyle | Rabu, 02 November 2016 | 17:40 WIB

Pemerintah batasi Peredaran Kosmetik Berbahaya

Pemerintah batasi Peredaran Kosmetik Berbahaya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2015 | 22:01 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×