Pentingnya Pengasuhan Paliatif untuk Anak Berpenyakit Berat

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 14:39 WIB
Pentingnya Pengasuhan Paliatif untuk Anak Berpenyakit Berat
Pembukaan instalasi The Living Wall di Cilandak Town Square, Jakarta Selaran, Jumat (13/10/2017) untuk mendukung pengasuhan paliatif anak sakit parah. (Suara.com/Dinda)

Suara.com - Hampir 700 ribu anak-anak Indonesia diperkirakan hidup dengan penyakit berat, seperti kanker dan HIV/AIDS. Hanya kurang dari satu persennya bisa mengakses pengasuhan paliatif, sementara anak-anak lainnya terus hidup dalam kesakitan.

Asuhan paliatif, menurut Dokter Spesialis Onkologi Anak Rumah Sakit Dharmais, dr. Edy Setiawan Tehuteru, merupakan suatu spesialisasi ilmu medis bagi orang-orang yang hidup dengan penyakit berat, serta keluarganya.

Hal ini, lanjut dia, sebenarnya wajib tersedia bagi semua orang, khususnya anak-anak yang hidup dengan penyakit berat. Pasalnya,  bisa meningkatkan kualitas hidup anak dan keluarganya, juga untuk mencegah dan meringankan penderitaan mereka.

"Sayangnya banyak pasien yang mengira kalau sudah mendapat pengasuhan paliatif, anak mereka sudah masuk dalam fase akhir hidupnya. Padahal paliatif itu dimulai sejak anak didiagnosis, sehingga kita bisa mengatasi nyeri dan gejalanya," ujar dia dalam pembukaan Instalasi The Living Waal bersama Yayasan Rumah Rachel, di Cilandak Tonw Square, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Lebih lanjut, dr. Edi menjelaskan, pengasuhan paliatif terdiri dari dua komponen, yakni penanganan nyeri dan gejala yang dilakukan oleh tim medis. Serta yang kedua adalah, memersiapkan anak menghadapi hari akhir hidup dengan memberikan dukungan psikososial dan spiritual.

Menurut dia, pelatihan pengasuhan paliatif tidak hanya bisa dilakukan di rumah sakit dengan tenaga medis, tetapi juga di rumah bersama keluarga dari pasien sendiri.

"Rumah sakit bukan tempat seseorang untuk memghadapi fase akhir dari hidup mereka. Kalau di rumah, anak ini bisa bertemu semua keluarganya. Anak senang berada di tengah orang yg sangat dia sayangi. Rumah adalah tempat terbaik untuk seseorang meninggalkan dunia ini," ungkapnya.

Dengan adanya pengasuhan paliatif, meski tidak bisa disembuhkan, kata dr. Edi, paling tidak, kita bisa membuat mereka memiliki kualitas hidup yang baik, diakhir hayatnya dan meninggal tidak dalam kesakitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pentingnya Morfin Bagi Pasien Kanker

Ini Pentingnya Morfin Bagi Pasien Kanker

Health | Senin, 22 Agustus 2016 | 19:51 WIB

Selain Obat, Terapi Paliatif juga Dibutuhkan Pasien Kanker

Selain Obat, Terapi Paliatif juga Dibutuhkan Pasien Kanker

Health | Senin, 15 Februari 2016 | 17:14 WIB

Perawatan Ini Cocok Bagi Anak Penderita HIV/AIDS

Perawatan Ini Cocok Bagi Anak Penderita HIV/AIDS

Health | Rabu, 14 Oktober 2015 | 07:30 WIB

Terkini

Promo Alfamart Terbaru 28 Maret-2 April 2026: Diskon Besar Popok Bayi dan Kebutuhan Rumah Tangga

Promo Alfamart Terbaru 28 Maret-2 April 2026: Diskon Besar Popok Bayi dan Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:35 WIB

Gaya Effortless Nayeon TWICE di New York, Buktikan Sepatu Flats Juga Bisa Tampil Sleek

Gaya Effortless Nayeon TWICE di New York, Buktikan Sepatu Flats Juga Bisa Tampil Sleek

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:05 WIB

Kapan WFH ASN dan Pekerja Swasta Mulai Berlaku? Ini Usulan Hari Kerja di Rumah

Kapan WFH ASN dan Pekerja Swasta Mulai Berlaku? Ini Usulan Hari Kerja di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:03 WIB

Hukum Menabung Emas Digital Menurut Islam Halal atau Haram? Ini Penjelasannya

Hukum Menabung Emas Digital Menurut Islam Halal atau Haram? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:40 WIB

Apakah Sneakers Bisa untuk Lari? Ini Jawabannya

Apakah Sneakers Bisa untuk Lari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:35 WIB

5 Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak: Pori-Pori Tersamarkan, Makeup Awet Seharian

5 Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak: Pori-Pori Tersamarkan, Makeup Awet Seharian

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:35 WIB

Beda Primer dan Setting Spray, Mana yang Wajib Dipakai agar Makeup Tahan Lama Seharian?

Beda Primer dan Setting Spray, Mana yang Wajib Dipakai agar Makeup Tahan Lama Seharian?

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:30 WIB

5 Alternatif Skin Tint untuk Pengganti Cushion, Wajah Glowing Seharian

5 Alternatif Skin Tint untuk Pengganti Cushion, Wajah Glowing Seharian

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:22 WIB

Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular

Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:05 WIB

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:57 WIB