Dian Pelangi Terus Membawa Budaya Indonesia ke Mancanegara

Chaerunnisa

Senin, 23 Oktober 2017 | 13:32 WIB
Dian Pelangi Terus Membawa Budaya Indonesia ke Mancanegara
Dian Pelangi di New York Fashion Week (Instagram)

Suara.com - Dian Pelangi, salah seorang desainer busana muslim yang membawa penuh warna baik di Indonesia maupun mancanegara. Kiprah perempuan kelahiran Palembang, tanggal 14 Januari 1991 ini di industri fesyen mampu memberikan inspirasi dengan memadukan banyak warna pada karya desainnya.

Dikenal sebagai desainer multitalenta, Dian terinspirasi pelangi yang begitu kaya warna dan selalu berusaha menggali kekayaan budaya Indonesia, mulai dari tie dye yang cerah, songket yang indah, batik yang mewah, sampai tenun yang memesona.

Anggota termuda Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI) ini menerbitkan sebuah buku yang berisi kumpulan "street style" para muslimah yang ditemuinya di negara-negara yang dikunjunginya. Itu diwujudkan saat Dian memamerkan rancangannya di perhelatan internasional New York Fashion Week (NYFW) 2017, beberapa waktu lalu.

"Temanya aurelis, terinspirasi Kota New York, dari buku 'humans of New York' banyak memperlihatkan Kota New York kayak apa. Di situ banyak menceritakan karakter-karakter orang New York seperti apa, ada karakter melankolis, sanguin, koleris sampai pelukis. Itu aku transfer jadi sebuah koleksi temanya aurealis. Mulai dari pemilihan warnanya juga beragam, ada kuning, ada hijau central park-nya, merah dari traffic light-nya, jadi benar-benar memperlihatkan hingar bingar New York. Detailnya juga berupa payet kayu, terinspirasi benar-benar New York," kata Dian kepada Suara.com, belum lama ini. 

Tampil di ajang internasional, pemilik nama Dian Pelangi adalah Dian Wahyu Utami itu memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan Indonesia ke luar. Karena itu, Dian pun memilih kain tenun saat memamerkan koleksinya di NYFW 2017

"Pakai tenun. Saya selalu pakai kain Indonesia, kayak songket, tenun, batik, tetap ada. Karena memang mepet jadi pakai bahan yang ada, soalnya ada beberapa motif aku bikin dari awal. Tenun dipakai karena aku lihat di sana koleksinya untuk Fall/Winter, jadi lebih banyak menggunakan model-model yang cenderung tebal biar bisa digunakan untuk suhu udara di New York. Karena kan sudah masuk di sana marketnya di sana, disesuaikan di sana cocok di sana," ungkapnya.

Tak hanya sekali memakai kain tradisional Indonesia, Brand Ambassador Wardah itupun kerap memanfaatkan kain dari berbagai daerah Tanah Air lainnya.

"Aku memang selalu berpatok pada kain-kain tradisional yang kontemporer. Banyak juga pakai kain lain, kayak Batik bukan motif Pekalongan atau Cirebon, tapi batik kontemporer, batik karya aku sendiri. Karena batik kan teknik, kalau Pekalongan motifnya, batik Afrika pun ada. Tenun juga, tenun teknik menenun, bukan motif," jelasnya.

baca juga

Meski kini telah sukses go international, bukan berarti Dian tak memiliki beban. Mantan istri Tito Haris Prasetyo itu sempat merasa terbebani membawa nama Indonesia ke kancah internasional. 

"Sebenarnya agak-agak jadi beban juga, aku harus bisa memberikan yang bagus, membawa nama Indonesia, modest busana muslim, di negara kontroversi, sempat mundurlah. Tapi tetap harus jalani," tutup Dian seraya mengungkapkan setelah NYFW tampil di Paris Fashion Week, JFW dan Singapore Fashion Week.

Sekadar diketahui, Dian Pelangi pernah duduk di bangku SMP Insan Kamil, Ponpes Al-Ihya Bogor dan SMK 1 Pekalongan. Dian lulus dari Ecole Superieure des Arts et Techniques de la Mode (ESMOD) tahun 2008. Ia mengambil kursus Bahasa Arab pada tahun 2010 di Lessanul Arab, Kairo, Mesir.

Dian yang juga anggota APPMI merupakan satu di antara perancang busana kelas atas di Indonesia, dan desainer utama Dian Pelangi Company, perusahaan busana muslim terkemuka di Indonesia. Ia mampu memberikan inspirasi yang menarik dengan memadukan banyak warna pada karya desainnya, baik di Indonesia maupun mancanegara.

Pada akhir 2011, Dian Pelangi diundang ke Paris untuk mengikuti The International Fair of Muslim World di Le Bourget dan memastikan jejaknya sebagai salah seorang desainer muda Indonesia yang patut diperhitungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Lifestyle | Senin, 16 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Atlet Perempuan Ini Buktikan Hijab Tak Halangi Dirinya Sabet Emas

Atlet Perempuan Ini Buktikan Hijab Tak Halangi Dirinya Sabet Emas

Lifestyle | Senin, 02 Oktober 2017 | 08:44 WIB

Talita Setyadi dan Misi Membawa Pastry Indonesia Mendunia

Talita Setyadi dan Misi Membawa Pastry Indonesia Mendunia

Lifestyle | Senin, 18 September 2017 | 07:00 WIB

Togu, Sarjana IT yang Sukses "Meracik" Kopi

Togu, Sarjana IT yang Sukses "Meracik" Kopi

Lifestyle | Senin, 18 September 2017 | 09:15 WIB

Terkini

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

×