Lukisan Sudjojono Dipamerkan di Belgia

Tomi Tresnady

Rabu, 01 November 2017 | 03:15 WIB
Lukisan Sudjojono Dipamerkan di Belgia
Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan bertajuk Senandung Ibu Pertiwi di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (31/7).

Suara.com - Koleksi Galeri Nasional Indonesia berupa lukisan "Tjap Go Meh" karya S.Sudjojono yang berbahan cat minyak pada kanvas, berukuran 73x51 cm dan dibuat pada 1940 dipamerkan dalam pameran "Power and Other Things" di Belgia.

Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Sukmana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan dipamerkannya karya pelukis Indonesia di pameran tersebut merupakan suatu bentuk sinergi yang baik antarlembaga budaya pemerintah Indonesia.

"Selain itu, pameran ini juga merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan perupa Indonesia dan karya terbaiknya, khususnya S.Sudjojono, serta seni lukis modern Indonesia kepada publik internasional," ujar Tubagus.

Menurut dia, dengan menampilkan karya S.Sudjojono, diharapkan juga menjadi media untuk mengenali kemajemukan bangsa Indonesia dalam berbagai perspektif.

"Tjap Go Meh" merupakan lukisan karnaval perayaan keagamaan yang menghadirkan suasana hiruk pikuk serta ironi, yakni bisa sebatas pada karnaval yang meluapkan berbagai emosi dengan absurd, bisa juga merepresentasikan ketimpangan sosial.

Hal itu terkait tatanan sosial pada 1940 yang merupakan masa depresi ekonomi, tekanan pemerintah kolonial semakin keras kepada para nasionalis juga berbarengan dengan euphoria menjelang kedatangan tentara Jepang.

Pameran yang dikuratori Riksa Afiaty dan Charles Esche selama 18 Oktober 2017-21 Januari 2018 itu menampilkan karya-karya seni rupa modern dan kontemporer, mulai dari periode 1835 hingga sekarang.

Karya-karya yang dipamerkan terkait masa kolonialisme Belanda dan Jepang, kedudukan perempuan serta imigrasi.

Pemilihan itu untuk memberikan pemahaman mengenai praktik seni rupa di Indonesia dari masa ke masa.

baca juga

Pameran itu menampilkan karya lukisan dan sketsa koleksi Istana Kepresidenan, Galeri Nasional Indonesia, OHD Museum, Galeri Nasirun, dan S.Sudjojono Center. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lukisan Langka, Renoir, Dicuri Jelang Pelelangan

Lukisan Langka, Renoir, Dicuri Jelang Pelelangan

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 03:44 WIB

Lukisan Mao Zedong Terjual 12,6 Juta Dolar

Lukisan Mao Zedong Terjual 12,6 Juta Dolar

News | Senin, 03 April 2017 | 10:05 WIB

Menengok 28 Lukisan Koleksi Istana yang Dipamerkan di Galnas

Menengok 28 Lukisan Koleksi Istana yang Dipamerkan di Galnas

Lifestyle | Selasa, 02 Agustus 2016 | 02:17 WIB

Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan Dipamerkan di Galeri Nasional

Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan Dipamerkan di Galeri Nasional

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 11:05 WIB

Memprihatinkan, Banyak Lukisan Palsu Beredar di Indonesia

Memprihatinkan, Banyak Lukisan Palsu Beredar di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 22 Januari 2016 | 16:32 WIB

Terkini

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:34 WIB

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:25 WIB

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:17 WIB

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:16 WIB

×