Kesalahan yang Sering Dilakukan Lelaki Saat Pasangannya Jadi Ibu

Chaerunnisa

Minggu, 05 November 2017 | 18:06 WIB
Kesalahan yang Sering Dilakukan Lelaki Saat Pasangannya Jadi Ibu
Ilustrasi tangan lelaki dan kaki bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Kehadiran bayi baru memang bisa membuat hubungan 'meledak' seperti dilempar granat. Sebuah studi terbaru oleh Murdoch Children's Research Institute menunjukkan, kunci untuk kepuasan emosional dan seksual pascakelahiran terletak dari lelaki yang menjadi ayah.

The Maternal Health Study menyelidiki kesehatan dan kesejahteraan lebih dari 1.500 ibu usai melahirkan, menanyakan tentang kenikmatan seksual dan kepuasan emosional pada tahun pertama dan setengah tahun setelah melahirkan. Kelompok yang lebih kecil tiga tahun kemudian ditanyakan kembali mengenai hal itu.

Apa yang mereka temukan adalah, sementara kepuasan seksual tampak membaik dalam 18 bulan setelah melahirkan, kepuasan emosional tampak menurun.

Namun, itu tidak sesederhana 'kehidupan seks yang bahagia, kehidupan emosional yang menyedihkan'. Ingatlah, 'perbaikan' dalam kepuasan seksual sebenarnya adalah perbaikan pada bagaimana perasaan mereka setelah melahirkan. Yang penting, temuan penelitian menyoroti sejauh mana kepuasan seksual dan kepuasan emosional terkait.

Dan apa yang membedakannya dengan kepuasan emosional? Bukan ayah baru yang membawa pulang bunga seminggu sekali. Bukan ayah yang memberi tahu pasangan mereka bahwa mereka masih cantik dengan perut tiga bulan pascamelahirkan. Namun, ayah yang berbagi pekerjaan rumah tangga.

Ayah yang memainkan peran setara dalam kondisi ibu yang baru melahirkan mungkin tidak akan ditampilkan dalam iklan Lynx, dalam waktu dekat. Namun, ketika mereka berbagi keterlibatan dalam tugas rumah tangga, inilah yang memberi perbedaan paling besar bagi kepuasan emosional ibu baru yang sedang belajar mengasuh anak.

Mengasuh anak tidak terlalu menyenangkan

Perempuan yang pasangannya kadang-kadang 'membantu' dengan pekerjaan rumah tangga, dan bukannya berbagi beban adalah kepuasan yang paling tidak terpuaskan, dan ketidakpuasan itu meningkat seiring berjalannya waktu. Seperti yang dialami Dani, ibu dari Arlo (3).

"Sebelum kita memiliki Arlo, suami saya dan saya memiliki apa yang saya anggap sebagai hubungan yang baik. Tapi melihat ke belakang, karena kami berdua mandiri dan bekerja, kami tidak pernah harus benar-benar menegosiasikan ruang domestik itu," ungkapnya.

baca juga

"Begitu Arlo datang, semuanya berubah. Dalam beberapa bulan pertama Anda dikepung secara emosional dan fisik, dan kami tidak pernah membicarakan siapa yang akan melakukan apa. Kurasa kita baru saja kembali ke peran yang pernah kita lihat di keluarga kita sendiri selama masa kecil. Begitu suami saya kembali bekerja, selain merawat bayi baru sepanjang waktu, saya juga menjadi pembantu rumah tangga, memasak dan membersihkan rumah," sambungnya.

"Setelah kami berpisah, saya benar-benar dapat melihat bagaimana saya kehilangan rasa berada dalam kemitraan. Rasanya tidak seperti memiliki pasangan, dan lebih seperti memiliki satu orang lagi untuk diurus," tandasnya.

Melihat kondisi itu, Dr Ellie McDonald, salah satu rekan penulis studi tersebut menilai kemitraan dibutuhkan saat seorang perempuan menjadi ibu untuk pertama kali. 

"Kemitraan dan berbagi beban kerja muncul sebagai tema penting bagi para ibu. Merasa bagian dari tim benar-benar membuat perbedaan. Dan tidak ada yang membuat Anda merasa lebih berperan dalam tim daripada bila pasangan berbagi peran," imbuh Dr Ellie McDonald. 

Dani, yang akhirnya berpisah saat Arlo berusia dua, menambahkan, "Lucu hal-hal yang akhirnya menjadi penting. Begitu banyak tugas rumah tangga tampak tidak penting atau tidak penting, namun ini merupakan pola yang lebih besar. Saya tidak akan pernah lupa melihat pasangan saya menendang keranjang cuci penuh keluar dari jalan dan bukannya membantu. Saya menyadari bahwa dia melihat 'barang itu' sebagai karya perempuan, dan kecuali saya memutar lengannya untuk mendapatkan pertolongan dasar setiap saat, itu akan menjadi hidup kita bersama. Pada saat itulah saya menyadari hal itu telah berakhir."

Perubahan signifikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Lelaki' di Masa Depan Juga Bisa Hamil Lho

'Lelaki' di Masa Depan Juga Bisa Hamil Lho

Health | Minggu, 05 November 2017 | 15:16 WIB

Memilih Jenis Folat yang Tepat untuk Ibu Hamil

Memilih Jenis Folat yang Tepat untuk Ibu Hamil

Health | Kamis, 02 November 2017 | 17:53 WIB

Ini Sembilan Langkah Tingkatkan Keberhasilan Program Bayi Tabung

Ini Sembilan Langkah Tingkatkan Keberhasilan Program Bayi Tabung

Health | Kamis, 02 November 2017 | 16:44 WIB

Do and Dont's Merawat Bayi Baru Lahir

Do and Dont's Merawat Bayi Baru Lahir

Health | Kamis, 02 November 2017 | 10:47 WIB

Ingin Anak Lelaki, Perempuan Ini Operasi Bayi dari Rahim Bumil

Ingin Anak Lelaki, Perempuan Ini Operasi Bayi dari Rahim Bumil

Health | Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:00 WIB

Terkini

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

×