Kenalkan Anak Uang Sejak Dini, Begini Caranya

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Senin, 04 Desember 2017 | 19:00 WIB
Kenalkan Anak Uang Sejak Dini, Begini Caranya
Ilustrasi mengenalkan uang kepada anak (Shutterstock)

Suara.com - Anak usia dini seakan menjadi fondasi yang harus dipersiapkan untuk membangun masa depan Indonesia jadi lebih baik. Karena itu, Tokoh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), DR. Mei Tientje mengungkapkan pentingnya bagi mereka belajar berbagai hal, termasuk pendidikan keuangan dasar.

Dia mengatakan, mengenalkan anak usia dini dengan literasi keuangan merupakan hal penting, yang nantinya dapat mengasah keterampilan anak berpikir logis, kritis dan kreatif.

Lantas, bagaimana cara untuk mulai menanamkan pendidikan keuangan dasar pada mereka?

"Anak-anak usia dini biasanya lebih tertarik pada warna. Orangtua atau guru PAUD bisa mulai mengenalkan uang pada anak berdasarkan dari warna-warna mereka. Misalnya, untuk yang warnanya merah, nilainya Rp100 ribu, biru Rp50 ribu dan seterusnya," ungkap dia dalam acara "Peluncuran Gerakan Edukasi Keuangan Anak Usia Dini" di Jakarta, Senin (4/11/2017).

Agar menyenangkan, kata dia, orangtua atau guru PAUD bisa sambil mengenalkan uang sambil mencerita dongeng. Namun, perlu diingat, untuk tidak membiasakan sulap uang terhadap anak. Seperti, menyulap uang Rp50 ribu menjadi banyak dan lainnya.

Hal ini, kata dia, akan membingungkan anak. Mereka akan lebih fokus terhadap jumlah uang daripada nilai uangnya. Selain itu, anak-anak usia dini juga sudah bisa mulai dikenalkan dengan jenis-jenis uang, yakni uang rupiah kertas dan logam. Dengan pengetahuan ini, diharapkan mereka menjadi paham, bahwa uang memiliki nilai.

"Mengenalkan pecahan juga penting. Karena banyak anak yang mengira, semakin banyak uangnya, semakin besar jumlahnya. Padahal tidak begitu. Uang Rp100 ribu satu lembar dengan uang Rp10 ribu sebanyak 10 buah, bernilai sama. Jadi, mereka perlu diberi tahu nilainya. Bukan banyaknya," imbuh dia.

Lainnya, kata DR. Mei Tientje, anak juga sudah bisa diberi pengetahuan mengenai uang rupiah sebagai lambang negara,

"Uang tidak boleh diremas-remas, harus bersih. Mereka harus menghargai dan menghormati uang rupiah sebagai lambang negara. Ini juga akan melatih mereka dalam menghargai hal-hal lain," ujar dia.

baca juga

Setelah anak paham akan hal-hal mendasar tersebut, Kasubdit Kurikulum PAUD Dikmas Dra Kurniati, menambahkan, orangtua atau guru PAUD bisa mulai memasukkan hal penting lainnya, yakni manfaat dari rajin menabung, yang bisa membuat anak lebih berbudi pekerti dan jujur.

Jadi, kata Dra. Kurniati, mengenalkan literasi keuangan pada anak juta tak melulu tentang uang, tapi juga bisa membentuk karakter mereka yang bermanfaat bagi mereka di masa depan.

"Banyak hal lebih dari sekedar keuangan saja. Anak sejak dini bisa lebih memiliki tanggung jawab, jujur, dan melatih kemampuannya berkomunikasi. Ini bisa ditanamkan sejak dini," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Dana Darurat Lebih Aman Disimpan ke Bentuk Deposito? Ini

Mengapa Dana Darurat Lebih Aman Disimpan ke Bentuk Deposito? Ini

Bisnis | Senin, 20 November 2017 | 19:00 WIB

Ini Cara Hemat Atur Uang Bulanan ala Anak Kos

Ini Cara Hemat Atur Uang Bulanan ala Anak Kos

Bisnis | Sabtu, 18 November 2017 | 08:00 WIB

Inilah Faktor Penentu Kecerdasan Anak

Inilah Faktor Penentu Kecerdasan Anak

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2016 | 18:30 WIB

1.000 Guru PAUD dan TK Diberi Pendidikan Montessori Gratis

1.000 Guru PAUD dan TK Diberi Pendidikan Montessori Gratis

Health | Jum'at, 04 Maret 2016 | 13:23 WIB

1.000 Guru PAUD dan TK Diberi Pendidikan Montessori Gratis

1.000 Guru PAUD dan TK Diberi Pendidikan Montessori Gratis

Health | Jum'at, 04 Maret 2016 | 13:23 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×