Cara Unilever Tunjukkan Kepedulian pada Pembangunan Berkelanjutan

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 Desember 2017 | 15:03 WIB
Cara Unilever Tunjukkan Kepedulian pada Pembangunan Berkelanjutan
Unilever menunjukkan kepedulian pada pembangunan berkelanjutan (Suara.com/Dinda)

Suara.com - Isu sustainability atau pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu hal penting yang tengah dihadapi dunia. Kelaparan, kemiskinan, kesehatan, perubahan iklim dan sampah yang terus menerus mengotori lingkungan merupakan sederet isu sustainability yang dihadapi dunia saat ini.

Menurut laporan Unicef, 7,2 juta anak di Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, dan 40 anak dari setiap 1.000 kelahiran meninggal sebelum mencapai usia lima tahun.

Data BPS pada Maret 2017 mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesiq dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 27,77 juta orang, meningkat sebesar 6,90 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan dalam hal lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengungkapkan, bahwa setiap tahunnya dihasilkan 65,8 juta ton sampah di Indonesia dengan tingkat pemilahan sampah di masyarakat yang masih rendah. Sebanyak 1,29 (Million Metric Tons) sampah plastik dari Indonesia juga terbuang ke laut di setiap tahunnya.

Sederet permasalahan ini tidak akan dapat diatasi tanpa peran serta semua pihak. Sebagai salah satu perusahaan yang peduli hal ini, Unilever mengajak semua pihak memahami isu sustainability dan menjadikan sustainable living sebagai gaya hidup yang bisa dilakukan semua pihak.

"Kami percaya, keberadaan korporasi atau bisnis tidak boleh malah membuat masalah ini semakin besar. Sebaliknya, bisnis bisa dijadikan sebagai solusi. Karenanya, melalui program-programnya, Unilever bertujuan untuk memasyarakatkan kehidupan yang sustainable atau berkelanjutan," ungkap Presiden Direktur PT. Unilever Indonesia Tbk. Hemant Bakshi dalam "Sustainability Day" di BSD, Tangerang, Senin (11/12/2017).

Lebih lanjut, Hemant memaparkan, Unilever pada 2010 pernah merilis Unilever Sustanable Living Plan (USLP), salah satu strategi untuk terus mengembangkan bisnisnya, serata mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat.

USLP, lanjut dia, berfokus pada tiga tujuan utama. Yaitu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan satu miliar orang di seluruh dunia pada 2020, mengurangi setengah dari dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi bisnisnya pada 2030, dan meningkatkan penghidupan jutaan orang pada 2020.

Beragam hak dilakukan, mulai dari mempromosikan kebiasaan tentang kesehatan dan kebersihan yang lebih baik pada 88 juta orang Indonesia, mengembangkan 1.630 bank sampah di 17 kota, hingga meningkatkan mata pencaharian 35.500 petani kedelai hitam dan petani gula kelapa.

baca juga

President of United in Diversity Foundation and Leadership Council of UN SDSN Southeast Asia and Indonesia Mari Elka Pangestu mengungkapkan, Sustainable Development Global (SDG) yang diusung PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan atau Global Goals telah menetapkan sebuah visi untuk mengakhiri kemiskinan, kelaparan, ketidaksetaraan dan perlindungan sumber daya alam pada 2030.

"Di sinilah bisnis memiliki peran oenting dalam membentuk dan memberikan solusi kreatif dari Global Goals dan terus melakukannya dakam penyampaian tujuan sekaligus menciptakan kemajuan bagi masyarakat luas," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerja di Sini, Anda Bisa Nyalon, Ngegym Hingga Main Playstation

Kerja di Sini, Anda Bisa Nyalon, Ngegym Hingga Main Playstation

Lifestyle | Selasa, 28 November 2017 | 09:20 WIB

Kerennya Kantor Ramah Lingkungan Ini

Kerennya Kantor Ramah Lingkungan Ini

Lifestyle | Senin, 26 Juni 2017 | 16:00 WIB

Sustainable Business Awards 2016 Dimenangkan Unilever Indonesia

Sustainable Business Awards 2016 Dimenangkan Unilever Indonesia

Press Release | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 07:24 WIB

Kisah Para Pasoema, Pemburu Madu Hutan dari Pawanga

Kisah Para Pasoema, Pemburu Madu Hutan dari Pawanga

Lifestyle | Kamis, 25 Februari 2016 | 16:41 WIB

Wapres Jusuf Kalla Kenalkan 'Kartu Sakti' di PBB

Wapres Jusuf Kalla Kenalkan 'Kartu Sakti' di PBB

News | Minggu, 27 September 2015 | 04:31 WIB

Terkini

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset

Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×