Melihat Keindahan Bawah Laut NTT Lewat "Sikka Underwater"

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 22 Desember 2017 | 06:30 WIB
Melihat Keindahan Bawah Laut NTT Lewat "Sikka Underwater"
peluncuran buku Sikka Underwater 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis, (21/12/2017). (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Kabupaten Sikka yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur bukanlah nama baru dalam peta wisata selam dalam negeri. Sejak 1970-an, Sikka sudah menjadi primadona dalam jejeran destinasi wisata bawah laut terbaik di Indonesia.

Hingga akhirnya gempa dan tsunami 1992 merusak sebagian wilayah laut dan menghancurkan terumbu karang yang ada di perairan Sikka.

Setelah 25 tahun berlalu, Sikka bangkit dan berbenah. Alam bawah lautnya kembali cantik dan menjanjikan keindahan bagi para pelancong.

Kecantikan perairan Sikka juga telah didokumentasikan dalam sebuah buku bertajuk Sikka Underwater 2017. Ini merupakan buku keempat mengenai alam bawah laut perairan di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang sebelumnya hadir dalam edisi Alor, Lembata, dan Flores Timur.

"Sudah ada beberapa kali para penyelam melakukan foto di bawah laut (NTT). Keindahannya berbeda-beda, tergantung ekosistem di bawah (laut) itu sendiri dan itulah kekayaan di NTT," kata Kadis Pariwisata Nusa Tengga Timur, Marius Ardi Djelamu dalam acara peluncuran buku Sikka Underwater 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis, (21/12/2017).

Buku dengan tebal 126 halaman tersebut menampilkan puluhan foto-foto bawah laut Sikka, adat-istiadat setempat, kain tradisional, hingga pemandangan senja di tepi pantai Maumere.

Total, ada 11 kontributor yang terdiri dari pelancong dan fotografer yang terlibat dalam pembuatan buku Sikka Underwater. Nama-nama besar tersebut adalah Arbain Rambey, Gemala Hanafiah, Trinity, hingga tiga kontributor berkewarganegaraan asing yaitu Yuriko Chikuyama dari Jepang, Justin dari Amerika Serikat dan Neyuma dari Spanyol.

Pengambilan foto sendiri dilakukan di berbagai titik penyelaman seperti Pulau Babi, Tanjung Darat, dan Pesisir Pantai Maumere. "NTT punya dua spot besar (menyelam) yaitu Alor sebagai diving terpopuler dan sekarang diperkuat Teluk Maumere," tambah Marius.

Beberapa destinasi populer di sekitar Maumere misalnya, adalah Gunung Kelimutu yang terkenal dengan Danau Tiga Warna di Ende, maupun Pulau Komodo juga Wae Rebo.

Buku berkonsep coffe table book ini telah dicetak sebanyak 560 eksemplar dan akan disebarkan ke gedung-gedung kementerian, kedutaan besar, hingga tokoh-tokoh besar Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asiana Airlines Bisa Kirim Buku Korea ke Indonesia Gratis

Asiana Airlines Bisa Kirim Buku Korea ke Indonesia Gratis

Press Release | Selasa, 12 Desember 2017 | 11:20 WIB

Anda Gemar Baca Buku? Ini Manfaat Menakjubkan yang Didapat

Anda Gemar Baca Buku? Ini Manfaat Menakjubkan yang Didapat

Lifestyle | Senin, 04 Desember 2017 | 07:52 WIB

69 Alasan Menjadi Lajang Itu Menyenangkan

69 Alasan Menjadi Lajang Itu Menyenangkan

Lifestyle | Kamis, 07 September 2017 | 13:15 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×