Anda Gemar Baca Buku? Ini Manfaat Menakjubkan yang Didapat

Ririn Indriani

Senin, 04 Desember 2017 | 07:52 WIB
Anda Gemar Baca Buku? Ini Manfaat Menakjubkan yang Didapat
Ilustrasi sekelompok orang sedang asyik membaca buku. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi orang yang hobi membaca buku, alur cerita yang disuguhkan oleh sang penulis dapat menjadi sebuah pelarian sementara dari penatnya dunia nyata.

Namun, manfaat membaca buku tidak sebatas memperkaya imajinasi dan informasi. Sains membuktikan, membaca meningkatkan aktivitas otak dan kemampuan analisis yang mencerminkan bagaimana seseorang berperilaku dan mengelola emosinya.

Membaca buku pun dapat membuat Anda menjadi orang yang lebih baik, yang bisa dilihat pada bagaimana Anda mampu berempati dengan orang lain.

Berikut penjelasan lengkap tentang manfaat membaca buku untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang yang dihimpun Helo Sehat.

Studi 2013 di Emory University membandingkan hasil pemindaian otak antara orang yang hobi membaca dan yang tidak lewat scan MRI. sebelumnya masing-masing partisipan telah diminta untuk membaca buku literatur klasik.

Peneliti menemukan bahwa aktivitas otak orang-orang yang hobi membaca terutama meningkat di area pemahaman bahasa dan visualisasi gerakan. Fungsi kedua area otak ini berperan penting dalam membangun emosi dan empati seseorang.

Hal ini dibuktikan lebih mendalam pada sebuah studi oleh Matthijs Bal dan Martijn Verltkamp, masih di tahun yang sama. Keduanya menyelidiki seberapa jauh emosi Anda terbawa ketika membaca buku — misalnya apa yang Anda rasakan ketika karakter utama mencapai suatu keberhasilan, dan bagaimana Anda merasa kasihan, marah atau cemburu terhadap suatu karakter — bisa membangun kepekaan Anda terhadap perasaan orang lain di dunia nyata.

Begini sederhananya: Bayangkan Anda sedang terdampar sendirian di sebuah pulau antah berantah. Tanpa teknologi, tanpa persediaan makanan, tanpa baju bersih. Sensasi nelangsa dan keputusasaan yang Anda rasakan (dan pikirkan) ketika membayangkan skenario tersebut seperti membuat Anda sendiri yang sedang benar-benar tersesat, bukan? Proses yang sama juga terjadi ketika Anda membayangkan diri Anda sebagai karakter dalam sebuah buku, sehingga Anda dapat berempati dengan emosi yang mereka rasakan.

Empati bisa tumbuh bahkan jika membaca buku beda bahasa
Penelitian terbaru dari University of South Carolina (USC) lewat pemindaian otak MRI menemukan bahwa otak tetap bisa merespon alur cerita untuk mengembangkan rasa empati terhadap sesama bahkan ketika membaca buku yang ditulis dalam bahasa lain, misalnya bahasa Inggris.

Riset ini mengajak 9 peserta dari Amerika, Cina dan Iran untuk membaca buku. Ada 3 bahasa yang disediakan dalam penelitian ini, yaitu bahasa Mandarin, Inggris dan bahasa Arab Persia. Sambil membaca buku, otak mereka “dibaca” dengan mesin MRI, sambil dilakukan tanya jawab mengenai cerita itu.

Morteza Dehghani, salah satu peneliti dari Brain and Creativity Institute di USC, mengatakan bahwa meski bahasa tulisannya berbeda, otak tetap bisa memunculkan respon umum untuk memahami alur dan isi cerita tersebut. Para peserta dapat merasakan empati dari isi cerita tersebut. Hal ini berlaku umum di dalam otak semua manusia, terlepas dari mana tokoh, budaya, dan asal-usul cerita tersebut berasal.

Khususnya pada pembaca literatur klasik, otak mereka menunjukkan tingkat empati yang lebih tinggi saat dibandingkan dengan pembaca literatur modern.
Manfaat membaca buku lainnya yang bisa Anda dapatkan

Selain bisa meningkatkan rasa empati terhadap orang lain, manfaat membaca buku juga berpengaruh pada kesehatan fisik tubuh. Membaca buku memberikan ketenangan dan menurunkan tekanan darah.

Di samping itu, bacaan menyajikan sebuah dunia imajinasi dan alternatif sebagai pelarian sementara dari masalah dunia nyata, seperti yang telah disinggung di atas tadi. Oleh sebab itu, baca buku bisa mencegah seseorang mengalami stres dan depresi.

Selain itu, membaca sama saja dengan melatih kemampuan konsentrasi dan fokus seseorang sehingga bisa mempermudah mereka melakukan multitasking dan menajamkan kekuatan otak dalam kemampuan mengingat dan menganalisis. Maka dari itu, orang yang rajin membaca diketahui memiliki risiko yang jauh lebih rendah terhadap macam-macam penyakit otak, seperti demensia dan Alzheimer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blok M, Surga Pemburu Buku Bekas!

Blok M, Surga Pemburu Buku Bekas!

Video | Senin, 23 Oktober 2017 | 07:04 WIB

Hebat! Baru Usia 4 Tahun, Anak Ini Sudah Baca 1000 Buku

Hebat! Baru Usia 4 Tahun, Anak Ini Sudah Baca 1000 Buku

Lifestyle | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:09 WIB

Studi: Membaca Buku Bisa Perpanjang Umur

Studi: Membaca Buku Bisa Perpanjang Umur

Health | Selasa, 09 Agustus 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

×