Mengintip Tren Dunia Kecantikan Tahun Depan

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Desember 2017 | 07:00 WIB
Mengintip Tren Dunia Kecantikan Tahun Depan
Tata rias wajah untuk perempuan Asia. (Shutterstock)

Suara.com - Tahun 2017 merupakan tahun yang transformatif untuk dunia kecantikan. Kylie Jenner, Glossier dan Pat McGrath Labs menunjukkan kepada kita kekuatan media sosial untuk membangun merek di era digital.

Kolaborasi menarik seperti yang dilakukan oleh Gigi Hadid x Maybelline, Balmain x L'Oreal dan Nars x Man Ray membuktikan bahwa bila menyangkut kecantikan, dua kepala atau sebuah tim akan bekerja lebih baik.

Sementara itu, popularitas prosedur kulit non-invasif meningkat, dan segelintir teknologi baru yang fantastis, yang banyak yang berasal dari Korea Selatan mendapatkan banyak peminat.

Lalu, bagaimana dengan 2018? Berikut ada lima gerakan global yang dapat mengubah rezim kecantikan Anda di tahun yang baru, dilansir dari Vogue.

1. K-beauty akan memberi ruang bagi J-beauty
Pada 2017, permintaan untuk produk perawatan kulit dan make-up Korea yang inovatif begitu pesat. Mulai dari masker siput, kaktus, dan masih banyak lagi. Bahkan, penjualan untuk produk kecantikan Korea meningkat hingga 66 persen di seluruh dunia.

Pada 2018, permintaan untuk K-beauty tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Tapi nampaknya, K-beauty harus siap menghadapi persaingan ketat dari J-beauty (produk kecantikan Jepang) di tahun depan.

"Begitu banyak yang menarik dari K-beauty yang ternyata aslinya berasal dari Jepang," jelas Anna-Marie Solowij, mantan direktur Voguebeauty Inggris dan salah satu pendiri ritel Beauty Mart.

Victoria Buchanan, peneliti strategis di The Future Laboratory, juga meramalkan bahwa prinsip klasik estetika Jepang tentang Kanso, Shibui dan Seijaku (kesederhanaan, keindahan bersahaja dan ketenangan energi) akan muncul dan diminati banyak perempuan di seluruh dunia.

2. Produk alami akan berubah menjadi produk bersih
Kesadaran akan kesehatan yang semakin tinggi akan mengubah pendekatan kita terhadap kesejahteraan fisik, mental dan spiritual, bahkan dalam hal kecantikan. Bukti bahwa bahan-bahan tertentu dari semua produk kecantikan, baik yang topikal atau oral, memiliki implikasi kesehatan negatif saat dilihat bawah mikroskop.

Merek seperti Tata Harper, Goldfaden MD dan Goop bahkan mendapatkan tuduhan tersebut. Oleh karena itu di tahun depan, istilah "bersih" akan makin dicari. "Produk dan merek yang bebas dari bahan berbahaya dianggap 'bersih'. Itu termasuk silikon, paraben dan sulfat (terutama SLS). Faktanya, banyak merek yang yang mengklaim bahwa mereka menggunakan bahan alami, tapi secara inheren melakukan ini," Jensen menjelaskan.

3. Rezim kecantikan akan lebih sederhana
Untuk 2018, rezim kecantikan mungkin akan lebih sederhana, di mana, kita akan memghindari proses perawatan kulit multilangkah yang berbelit-belit dan mencari produk yang multiguna.

Pada tahun depan, konsumen akan sangat senang dengan merek yang menjual rangkaian produk yang mendukung kesederhanaan dan kemudahan.

4. Banyak produk yang berfungsi melawan polusi
Masalah kulit semua orang seakan muncul akibat polusi saat inu, sehingga banyak produk kecantikan yang mengembangkan perawatan kulit anti-polusi. Di Inggris saja, penjualan produk perawatan kulit anti-polusi meningkat sebesar 3,1 juta poundsterling di pertengahan tahun ini.

Bukan hanya itu, akan banyak produk yang dibuat untuk memerangi msalah kulit yang dipicu lingkungan lainnya, seperti pengkondisian udara dan pemanasan, bakteri penangkal (ditemukan di bangunan tertutup dan di angkutan umum) dan lampu biru dari layar komputer kita. Menurut Mitchell, semua ini berdampak negatif pada kualitas kulit kita.

5. Merek akan lebih inklusif
Isu seputar spektrum politik, ekonomi dan agama dari Trump di Amerika, hingga Brexit di Eropa, ancaman nuklir di Asia dan terus berlanjut di Timur Tengah telah menyebabkan kita melihat lebih dekat keragaman dan inklusivitas, dan menjadikannya fokus utama di 2017.

Peluncuran Fenty Beauty, merek all-shade milik Rihanna, dengan berani memimpin keragaman kecantikan.  "Fenty membawa kebutuhan akan inklusivitas, yang menjadi sorotan dengan cara yang tidak dimiliki merek lain," kata June Jensen, direktur NPD Beauty UK.

Dia berharap, bisa lebih banyak melihat merek kecantikan lain yang mengikuti strategi ini di 2018.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Delapan Tren Kecantikan Aneh di 2017

Delapan Tren Kecantikan Aneh di 2017

Lifestyle | Rabu, 20 Desember 2017 | 11:52 WIB

Alis Santa, Tren Kecantikan Sambut Natal 2017

Alis Santa, Tren Kecantikan Sambut Natal 2017

Lifestyle | Selasa, 19 Desember 2017 | 10:45 WIB

Minuman Ini Jadi Tren Kecantikan Kekinian

Minuman Ini Jadi Tren Kecantikan Kekinian

Lifestyle | Selasa, 07 November 2017 | 09:13 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×