Jomblo Saat Valentine? Jangan Sedih, Ada Manfaatnya, Lho!

Vania Rossa | Firsta Nodia
Jomblo Saat Valentine? Jangan Sedih, Ada Manfaatnya, Lho!
Ilustrasi perempuan jomblo (Shutterstock)

Kabar baik untuk para jomblo atau lajang yang belum punya pasangan.

Suara.com - Valentine tampaknya tidak bersahabat untuk para jomblo alias mereka yang lajang tanpa pasangan.

Tapi tahukah Anda bahwa ternyata status jomblo itu punya banyak manfaat menurut sebuah penelitian. Kebebasan waktu adalah salah satunya. Bella DePaulo, seorang psikolog di University of California Santa Barbara menjelaskan manfaat jomblo dari kacamata psikologi.

Menurut Bella, orang yang berstatus jomblo cenderung lebih bisa memberikan manfaat ke orang-orang di sekitarnya dari segi waktu, uang, dan keberadaan, dibandingkan orang-orang yang punya pacar atau sudah menikah.

"Sederhananya, menjadi jomblo justru dapat meningkatkan hubungan sosial baik pada perempuan maupun laki-laki," ujar Bella seperti dilansir dari laman Independent.co.uk.

Bella meneruskan, sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2008 di British Medical Journal, menemukan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan sosial yang baik terhadap 10 atau lebih orang lain secara signifikan lebih bahagia daripada mereka yang tidak melakukannya. Secara tidak langsung, Bella menunjukkan kalau status jomblo juga bisa bikin seseorang bahagia.

"Menjaga hubungan persahabatan dengan beberapa teman yang benar-benar baik di sekitar kita, bisa membuat dunia berbeda dan berimplikasi positif untuk kesehatan dan kesejahteraan kita," kata Bella.

Selain itu, Bella juga merujuk pada sebuah studi tahun 2015 yang dipublikasikan dalam jurnal Social Science and Medicine. Penelitian tersebut membandingkan indeks massa tubuh sekitar 4.500 orang di sembilan negara Eropa dan menemukan bahwa orang-orang lajang memiliki BMI yang lebih rendah daripada mereka yang telah menikah.

"Secara keseluruhan, pasangan yang sudah menikah juga beratnya sekitar 2,5 kilogram lebih banyak dibanding mereka yang jomblo," ujar Bella mengutip temuan tersebut.

Sependapat dengan Bella, Amy Morin, seorang psikoterapis, mengatakan bahwa status jomblo juga dapat membantu orang menjadi lebih produktif. Justru di masa-masa jomblo, seseorang lebih bisa mengeksplor berbagai hal yang dia sukai.

"Anggapan bahwa jomblo itu sengsara dan kesepian hanyalah mitos belaka. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan status lajang ini," kata Morin.

Bagaimana, status jomblo tidak semenyedihkan itu, kan?

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS