Merajut dapat Mengurangi Depresi, Kecemasan, dan Rasa Sakit

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 14 Maret 2018 | 14:41 WIB
Merajut dapat Mengurangi Depresi, Kecemasan, dan Rasa Sakit
Ilustrasi merajut. (Shutterstock)

Suara.com - Merajut tidak sekadar membuat sebuah sweater, tetapi sebuah penelitian menemukan manfaat lain dari merajut, yaitu mengurangi depresi dan kecemasan, memperlambat timbulnya demensia, dan mengalihkan perhatian dari rasa sakit kronis.

Knit for Peace yang menginisiasi penelitian ini dan telah memiliki jaringan terhadap lebih dari 15.000 perajut di Inggris, menyebutkan bahwa ada bukti penting yang menunjukkan bahwa merajut bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik seseorang.

Knit for Peace memutuskan untuk meneliti hal ini setelah banyak anggotanya yang melaporkan peningkatan kesehatan secara keseluruhan setelah melakukan hobi merajutnya.

Dan memang benar, kerajinan yang dilakukan secara santai ini ternyata memberikan berbagai manfaat kesehatan.

"Ada sejumlah besar penelitian yang menunjukkan bahwa merajut memiliki manfaat kesehatan pada fisik dan mental, sehingga memperlambat timbulnya demensia, memerangi depresi, dan mengalihkan perhatian dari rasa sakit kronis," demikian dilaporkan.

Salah satu penelitian yang dilakukan tahun 2007, yang dilakukan oleh Harvard Medical School’s Mind and Body Institute, menemukan bahwa merajut menurunkan denyut jantung rata-rata 11 kali per menit, dan meningkatkan status ketenangan seseorang yang serupa saat melakukan yoga.

Selain efek menenangkannya, merajut selimut atau sepasang sarung tangan bisa mengalihkan perhatian dari rasa sakit kronis. Hal ini karena kita mengalihkan fokus pada hal lain. Dan gerakan berulang yang dibutuhkan untuk menciptakan pola rajut, ternyata juga dapat membantu melepaskan hormon serotonin yang bersifat menenangkan, yang bisa mengangkat mood dan menyingkirkan rasa sakit yang tidak terlalu parah.

Dan sebuah penelitian tahun 2011 yang dilakukan oleh Mayo Clinic terhadap orang-orang berusia di atas 70 tahun, menemukan bahwa mereka yang merajut memiliki lebih sedikit risiko untuk menderita gangguan kognitif ringan dan kehilangan ingatan.

Selain itu, hobi yang sering dikaitkan dengan para lansia ini juga ternyata dapat membantu melawan kesepian, sesuatu yang dialami oleh 1,2 juta orang lanjut usia di Inggris saat ini, dan meningkatkan perasaan berguna serta keterlibatan dengan kelompok.

"Ini adalah aktivitas sosial yang membantu mengatasi keterasingan dan kesepian, yang kerap diasosiasikan dengan usia tua. Ini adalah sebuah keterampilan yang bisa terus dilanjutkan meski penglihatan Anda mulai menurun dan kekuatan mulai berkurang," demikian menurut hasil penelitian tersebut, seperti dilansir dari The Independent.

Temuan ini juga didukung oleh survei Knit for Peace terhadap 1.000 anggotanya. Menurut survei tersebut, 70 persen menyatakan bahwa mereka percaya bahwa merajut meningkatkan kesehatan mereka, alasan utamanya adalah karena merajut membuat mereka merasa rileks.

Responden survei juga mengungkapkan bahwa merajut membantu mereka mengatasi rasa sakit kronis, dengan 21,4 persen melaporkan bahwa merajut membantu meringankan rasa sakit pada artritis.

Knit for Peace berharap temuan ini akan mendorong lebih banyak orang untuk mulai merajut, karena mereka percaya hal itu dapat mengurangi kebutuhan untuk berkunjung ke dokter.

"Kami percaya bahwa merajut dapat membantu orang-orang untuk mengurangi kunjungannya ke dokter, membantu mereka merasa lebih bahagia, tak lagi merasa terisolasi, dan lebih sehat," demikian dilaporkan.

Jadi, jangan lagi menolak saat nenek Anda ingin mengajari cara merajut. Atau, Anda bisa mulai mempelajari teknik merajut lewat Youtube, di mana Anda bisa menemukan ratusan tutorial merajut untuk pemula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suka Membicarakan Diri Sendiri, Waspada Gejala Depresi

Suka Membicarakan Diri Sendiri, Waspada Gejala Depresi

Health | Kamis, 08 Maret 2018 | 12:00 WIB

Pil KB Bikin Perempuan Depresi?

Pil KB Bikin Perempuan Depresi?

Health | Rabu, 28 Februari 2018 | 15:33 WIB

Studi: Berjerawat Bikin Orang Tambah Depresi

Studi: Berjerawat Bikin Orang Tambah Depresi

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 08:02 WIB

Terkini

Jadwal Hari Tasyrik: Larangan Puasa, Dalil dan Anjuran Amalan Usai Iduladha

Jadwal Hari Tasyrik: Larangan Puasa, Dalil dan Anjuran Amalan Usai Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:04 WIB

Kamis Beruntung, 4 Shio Paling Hoki dan Panen Cuan pada 28 Mei 2026

Kamis Beruntung, 4 Shio Paling Hoki dan Panen Cuan pada 28 Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 06:55 WIB

Terpopuler: Hukum Kurban Pakai Uang Negara, Rekomendasi AC Panasonic 1/2 PK

Terpopuler: Hukum Kurban Pakai Uang Negara, Rekomendasi AC Panasonic 1/2 PK

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 06:50 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung pada 28 Mei 2026: Banjir Rezeki Akhir Bulan!

4 Zodiak Paling Beruntung pada 28 Mei 2026: Banjir Rezeki Akhir Bulan!

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 06:35 WIB

Cassidy Lee Hadirkan The Journey, Pertunjukan Sulap yang Sukses Memukau Penonton

Cassidy Lee Hadirkan The Journey, Pertunjukan Sulap yang Sukses Memukau Penonton

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 06:05 WIB

Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci

Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:08 WIB

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:19 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:35 WIB

4 Bedak Padat yang Tahan sampai 24 Jam: High Coverage, Makeup Tetap Flawless Seharian

4 Bedak Padat yang Tahan sampai 24 Jam: High Coverage, Makeup Tetap Flawless Seharian

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:10 WIB

Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet

Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:00 WIB