Unik, Resto Ini Sajikan Batu, Pensil dan Telur Mentah

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Jum'at, 16 Maret 2018 | 11:03 WIB
Unik, Resto Ini Sajikan Batu, Pensil dan Telur Mentah
Salah satu hidangan di Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Tak sulit menentukan resto berkonsep fine dining di Jakarta. Namun, sebagian besar resto fine dining yang ada menyajikan konsep dan teknik yang berkiblat pada negara Prancis.

Nah, jika Anda tertarik menyesap kuliner Indonesia dengan gaya fine dining, Namaaz Dining yang berlokasi di Gunawarman, Jakarta bisa menjadi pilihan tepat. Di tangan Chef Andrian Ishak, Namaaz menyajikan menu tradisional Indonesia dengan gaya memasak kontemporer.

Beberapa waktu lalu, Suara.com berkesempatan menjajal sensasi fine dining ala Namaaz. Andrian membuka sesi fine dining dengan penjelasan mengenai visi misi restorannya yang unik dan membocorkan menu-menu kuliner tradisional dibalik tampilannya yang nyeleneh.

"Di sini kami ingin memberikan value pada makanan yang under value. Salah satunya yang teman-teman lihat adalah churros. Padahal sebenarnya itu adalah cireng yang kami olah bentuknya hingga tampak seperti churros," ujar Andrian beberapa waktu lalu.

Ada 17 menu yang dihidangkan Andrian dan kru Namaaz Dining dengan rupa yang tentunya akan mengecoh Anda. Pihaknya memang menerapkan teknik molecular gastronomi untuk menyajikan menu dengan tagline #whatyougetisnotwhatyousee. Ya, menu yang Anda dapatkan tidak seperti yang Anda lihat.

"Setiap makanan juga punya filosofinya sendiri. Misalnya cabe-cabean. Ini representasi tentang sebutan dalam budaya pop di masyarakat Indonesia untuk perempuan muda yang labil dan nakal. Kami merepresentasikannya dengan cabai yang labil karena tidak pedas, dan isinya daging ayam," tambah dia.

Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Benar saja rasa cabe-cabean yang sebenarnya adalah ayam dan keripik beras tidak pedas sama sekali. Andrian menuturkan, konsep ini sama dengan istilah mobil-mobilan yang berarti mobil mainan atau tidak asli.

Lanjut ke makanan berikutnya yang lebih tampak seperti telur mentah. Namun ketika disantap, ternyata adalah puding mangga. Benar-benar mengejutkan.

baca juga

Ada pula menu pembuka lainnya yang tak mudah ditebak sebelumnya antara lain udang di balik batu yang merupakan peribahasa populer Indonesia. Sekilas, menu ini benar-benar tampak seperti batu. Namun begitu digigit, batu ini ternyata adalag tepung ketan berisi udang yang ditumis dengan sambal roa.

Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Puas menyantap menu makanan, Andrian juga menyuguhkan hidangan Teh Talua asal Minangkabau. Namun, pada sajian kali ini telur telah dimodifikasi layaknya kue kering. Sehingga Anda bisa menyantapnya terlebih dahulu, baru menyedot teh yang disajikan dalam botol kecil.

Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Tak cukup sampai disitu, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai sajian utama seperti lontong opor, rendang, gulai tunjang, kambing guling hingga tumis cumi. Tapi jangan bayangkan menu di atas hadir dalam rupa sesungguhnya.

Untuk lontong opor, Andrian mengolahnya dalam bentuk pensil, kertas dan tinta. Sajian ini bisa didapat jika Anda menggulung pensil dengan kertas lalu memasukkannya ke tinta yang merupakan santan opor. Kertas itu sendiri sebenarnya adalah lontong, sementara pensilnya adalah crackers yang terbuat dari tepung dan butter.

Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Masuk ke menu selanjutnya, Anda akan disuguhi arang hitam yang sebenarnya adalah kambing guling dan singkong sebagai menu pengganti nasi. Adapula menu tumis cumi yang bagian tinta hitamnya dibentuk menyerupai QR Code dimana Anda bisa memindainya menggunakan ponsel.

Namaaz Dining. [Suara.com/Firsta Nodia]

Paling seru adalah explodeng, paduan kata explode (meledak) dan es podeng yang berisi bola coklat, es krim, kacang mete, dan kismis. Pasalnya, semua pengunjung harus mengenakan jas hujan sebelum menikmati menu penutup ini untuk menghindari cipratannya.

Andrian, sang pemilik, turun langsung menyemarakkan suasana dengan permainan gitar listrik. Tak cukup sampai disitu, Ia kembali melemparkan cairan nitrogen yang membuat ruangan dipenuhi kabut tebal.

Tertarik menikmati pengalaman fine dining yang sangat menyenangkan ini? Andrian mengatakan pengunjung harus melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs mereka dan siapkan Rp1.25 juta untuk mencicipi 17 menu unik ini ya! Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecap Ini Bisa Jadi Pilihan Nikmati Kuliner Nusantara Sehat

Kecap Ini Bisa Jadi Pilihan Nikmati Kuliner Nusantara Sehat

Lifestyle | Jum'at, 09 Maret 2018 | 06:30 WIB

Chef Degan Kenalkan Bumbu Kuning di Paris dan London

Chef Degan Kenalkan Bumbu Kuning di Paris dan London

Lifestyle | Rabu, 28 Juni 2017 | 14:12 WIB

Nikmatnya Berbuka Puasa Menu Indonesia di Gran Melia

Nikmatnya Berbuka Puasa Menu Indonesia di Gran Melia

Lifestyle | Kamis, 01 Juni 2017 | 21:00 WIB

Sate Padang Berhasil Goyang Lidah Masyarakat Ceko

Sate Padang Berhasil Goyang Lidah Masyarakat Ceko

Lifestyle | Kamis, 18 Mei 2017 | 07:04 WIB

Tangerang Gelar Festival Kuliner Pasundan

Tangerang Gelar Festival Kuliner Pasundan

Lifestyle | Sabtu, 10 September 2016 | 07:36 WIB

Tahu Bakso, Camilan Khas Ungaran yang Maknyus ...

Tahu Bakso, Camilan Khas Ungaran yang Maknyus ...

Lifestyle | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:38 WIB

Terkini

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kuliner Unik Makin Dilirik, Tampilan hingga Harga Jadi Daya Tarik

Kuliner Unik Makin Dilirik, Tampilan hingga Harga Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Rute Baru Vietjet Hubungkan 3 Kawasan, Pariwisata dan Pertukaran Budaya Makin Terbuka

Rute Baru Vietjet Hubungkan 3 Kawasan, Pariwisata dan Pertukaran Budaya Makin Terbuka

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

×