Array

Ternyata, Mengeluh Bikin Anda Lebih Produktif

Rabu, 09 Mei 2018 | 12:00 WIB
Ternyata, Mengeluh Bikin Anda Lebih Produktif

Suara.com - Terkadang, kita perlu mengeluh dan menumpahkan ketidakpuasan tentang tempat kerja, entah itu karena jam kerja yang panjang, perintah bos yang tidak masuk akal, atau kurangnya apresiasi atas performa Anda. Tapi, banyak orang menyarankan untuk tidak mengeluh di ranah sosial dengan alasan etika.

Tapi tahukah Anda, ternyata mengeluh ini punya manfaat untuk membuat Anda tetap waras dan produktif di kantor?

Vanessa Pouthier, seorang peneliti di University of Melbourne di Australia, menemukan bahwa mencurahkan ketidakpuasan tentang kantor dapat meningkatkan ikatan antarpekerja dan memberi mereka energi untuk mengatasi emosi negatif.

"Ini memungkinkan orang untuk mengenali seberapa banyak teman kerja yang bernasib sama dan menguatkan ikatan di antara mereka," ujar Pouthier.

Untuk mendapatkan temuan ini, Pouthier dan tim menganalisis perawat dan tenaga kesehatan lainnya di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat dan menemukan bahwa sebenarnya ada manfaat untuk sesi-sesi curhat dari keluhan seputar pekerjaan.

Pouthier mengamati, keluhan yang terus-menerus dicurahkan para responden selama lebih dari 12 bulan, membantu mereka dalam mengelola stres dan frustrasi.

Tidak peduli apa pun lingkungan tempat Anda bekerja, akan selalu ada sudut kantor atau ruang makan siang, di mana sekelompok kecil karyawan melampiaskan keluhan mereka soal bos atau tuntutan pekerjaan yang terlalu berat.

Yang menarik, Pouthier menemukan bahwa hal tersebut berlaku untuk semua hirarki, tak memandang jabatannya. Para atasan mungkin mengeluh tentang bawahan mereka, begitu sebaliknya, para bawahan mungkin kerap membicarakan bawahan mereka.

“Keluhan itu tidak selalu membutuhkan perubahan, mereka hanya membutuhkan simpati dan tempat untuk melepaskan energi negatif, terutama dengan menggunakan candaan," tambah dia.

Baca Juga: Kenang 20 Tahun Reformasi, Ketua DPR Baca Puisi

Agar keluhan tentang kantor tidak berujung depresi, Pouthier menyarankan Anda untuk mencari teman yang merasakan hal yang sama dan mengajak mereka untuk membicarakan keluhan tersebut sembari diselipi dengan candaan yang meriuhkan suasana.

"Stres Anda akan berkurang, Anda amenjadi lebih berenergi dan pada akhirnya lebih banyak pekerjaan yang bisa Anda selesaikan," tandasnya seperti dilansir dari NYPost.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI