Unik, Komunitas Ini Fokus pada Seni Merangkai Kertas Tiga Dimensi

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 19 Mei 2018 | 10:46 WIB
Unik, Komunitas Ini Fokus pada Seni Merangkai Kertas Tiga Dimensi
Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

Suara.com - Sewaktu kecil, kita mungkin akrab dengan kegiatan melipat dan merangkai kertas menjadi beragam bentuk. Tapi, siapa sangka, jika ditekuni dengan serius, kegiatan ini bisa menghasilkan karya-karya yang luar biasa, lho. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Paper Replika Indonesia, atau sering disingkat sebagai Peri Kertas, yang fokus pada seni merangkai kertas tiga dimensi atau yang dikenal dengan ichinogami.

"Ichinogami atau papercraft ini mirip dengan origami, namun dalam ichinogami, kita harus dimulai dari pola khusus terlebih dahulu, kemudian dipotong, dilipat, dan dilem. Pola ini kemudian bisa dibentuk robot, kendaraan, bangunan, karakter, atau lainnya," ungkap pendiri Komunitas Peri Kertas, Rauf Raphanusnya, pada suara.com.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

Menurutnya, ichinogami memiliki keunggulan tersendiri dibandikan dengan seni melipat dan merangkai kertas biasa, salah satunya adalah materi yang digunakan cukup mudah didapat. Peralatan yang diperlukan pun hanya gunting dan lem kertas, apalagi perakitnya tidak dibatasi usia, bisa dikerjakan mulai dari anak umur 6 tahun hingga lansia.

Berdasarkan ketertarikan ini, lantas Rauf menjadikan kegiatan ini sebagai hobi. Sayangnya, masih belum banyak yang mengetahui seni satu ini saat ia memulainya. Akhirnya, ia pun berinisiatif membuat wadah untuk pecinta ichinogami, sekaligus tempat untuk membagikan tips dan trik untuk membuat karya yang baik dengan beberapa teman lainnya.

Maka, terbentuklah komunitas Peri Kertas di tahun 2009, dan hingga sekarang sudah ada di 36 regional berbasis kota yang tersebar di Indonesia.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

"Melalui komunitas ini, saya ingin menyebarluaskan informasi mengenai ichinogami atau papercraft, baik bagaimana cara merakitnya, mendesainnya, sampai ajang narsis untuk memajang hasil rakit," jelas dia.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

baca juga

Menurut Rauf, kegiatan ini memiliki banyak manfaat untuk generasi muda, di antaranya fungsi edukasi dasar pembuatan tiga dimensi, pengembangan kreatifitas, dan pengembangan motorik halus anak.

Selain itu, dalam Komunitas Peri Kertas, Rauf juga memfokuskan membuat tim khusus untuk pengembangan bisnis, yaitu dengan membantu perusahaan atau perorangan untuk promosi kreatif sampai pembuatan iklan yang menggunakan karya-karya anggota komunitas Peri Kertas.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

Kegiatan komunitas ini pun terbagi menjadi dua, yaitu online dan offline. Kegiatan online termasuk dalam membagikan pola (template) gratis di website, diskusi tips dan trik merakit, pamer foto hasil rakit, hingga belajar desain secara online.

"Sedangkan kegiatan offline yang kami lakukan adalah workshop-workshop ichinogami yang dilakukan di sekolah, kantor, atau di pusat perbelanjaan. Mengajarkan merakit menggunakan pola dasar yang mudah dan cepat dirakit oleh pemula. Biasanya teman-teman di beberapa regional juga secara rutin mengadakan gathering setiap minggu," jelas dia.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

Hingga saat ini, semakin banyak anggota yang ikut bergabung dalam komunitas Peri Kertas, yakni tercatat sekitar 15 ribu orang yang terdiri dari anggota group utama Peri Kertas dan yang tersebar di 36 regional berbasis kota di Indonesia.

"Anggota komunitas tidak dibatasi oleh usia, gender, maupun profesi. Semua bisa ikut dalam komunitas Peri Kertas ini," tambah Rauf.

Komunitas Peri Kertas, merangkai kertas tiga dimensi. (Komunitas Peri Kertas)

Nah, jika Anda ingin bergabung, caranya cukup mudah dan tidak dikenakan biaya apapun. Hanya klik website group di www.perikertas.com dan Anda akan tersambung ke Group facebook. Lalu klik 'Join' atau 'Gabung'. Syarat utamanya adalah merakit sebuah papercraft dengan tingkat kesulitan apapun, lalu unggah foto hasil rakitannya di group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia

Ini Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 12 Mei 2018 | 12:28 WIB

Komunitas Jangkrik yang Satu Ini Hobinya Berburu Kuliner

Komunitas Jangkrik yang Satu Ini Hobinya Berburu Kuliner

Lifestyle | Sabtu, 05 Mei 2018 | 14:10 WIB

Ini Dia Komunitas untuk Para Pecinta Mobil Proton

Ini Dia Komunitas untuk Para Pecinta Mobil Proton

Otomotif | Sabtu, 28 April 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×